Pangeran Harry dan Meghan Markle Dituding Manfaatkan Gelar Kerajaan Anak-Anaknya Demi Cuan, Apa Iya?

M. Reza Sulaiman, Lilis Varwati

Kamis, 23 Maret 2023 | 13:58 WIB
Pangeran Harry dan Meghan Markle Dituding Manfaatkan Gelar Kerajaan Anak-Anaknya Demi Cuan, Apa Iya?
Pangeran Harry dan Meghan Markle (youtube.com/Entertainment Tonight)

Suara.com - Pangeran Harry dan Meghan Markle dituding memanfaatkan gelar Kerajaan Inggris untuk kedua anaknya demi mendapatkan cuan dan tetap eksis di Amerika Serikat.

Tudingan itu dilontarkan oleh presenter AS Megyn Kelly. Dalam sebuah wawancara dengan Sky New Australia, Kelly mengklaim keberadaan anak-anak itu dengan gelar kerajaannya hanya untuk membantu pasangan itu tetap populer di AS.

"Hanya itu yang mereka miliki untuk membayar tagihan dan membuat diri mereka menarik," kata Kelly.

Dia juga memberi tahu pembawa acara Paul Murray, dirinya yakin kalau popularitas Harry dan Meghan di Amerika Serikat telah turun sejak beberapa bulan terakhir.

Pangeran Harry dan Meghan Markle. (Instagram/meghan_markle_page)
Pangeran Harry dan Meghan Markle. (Instagram/meghan_markle_page)

"Memanggil anaknya pangeran dan putri tidak akan membantu," katanya.

Archie dan Lilibet kini terdaftar sebagai Pangeran Archie dari Sussex dan Putri Lilibet dari Sussex di situs resmi kerajaan.

Sebelumnya, anak Harry dan Meghan, Pangeran Archie dan Putri Lilibet tidak mendapat gelar saat lahir karena orangtuanya telah keluar sebagai bangsawan senior. Pada akhirnya Raja Charles menetapkan kedua cucunya itu tetap diberikan gelar kerajaan.

Situs resmi keluarga kerajaan juga telah diubah dengan mencantumkan gelar baru anak-anak Sussex.

"Gelar anak-anak telah menjadi hak sejak kakek mereka menjadi Raja. Masalah ini telah diselesaikan selama beberapa waktu sejalan dengan Buckingham Istana," kata juru bicara Harry dan Meghan, dikutip dari Mirror.

baca juga

Lilibet lahir pada Juni 2021, dia menjadi cicit dari Raja, jadi tidak memenuhi syarat untuk mendapatkan gelar seperti kakak laki-laki dan sepupunya.

Namun, mendiang Ratu turun tangan untuk mengubah aturan terhadap Pangeran George, Putri Charlotte dan Pangeran Louis karena anak tertua Pangeran William dan Kate Middleton akan menjadi raja suatu hari nanti.

Karena Harry kurang senior dari kakaknya, atau serig menyebut dirinya sebagai 'cadangan', sehingga itu tidak berlaku untuk anak-anaknya.

Namun, Lilibet berhak menjadi seorang putri ketika kakeknya Raja Charles naik takhta pada September tahun lalu.

Dengan Charles yang diketahui telah lama menginginkan monarki yang dilucuti dengan berkurangnya jumlah bangsawan yang bekerja serta gelar kerajaan, gelar anak-anak Sussex selalu mengudara.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Cincin Tunangan Putri Diana yang Kini Dipakai Kate Middleton Ternyata 'Pemberian' Pangeran Harry, Kok Bisa?

Cincin Tunangan Putri Diana yang Kini Dipakai Kate Middleton Ternyata 'Pemberian' Pangeran Harry, Kok Bisa?

Lifestyle | Senin, 20 Maret 2023 | 09:50 WIB

Ambisi Meghan Markle Menikah dengan Pangeran Harry Terungkap, Demi Wujudkan Kisah Dongeng Masa Kecil?

Ambisi Meghan Markle Menikah dengan Pangeran Harry Terungkap, Demi Wujudkan Kisah Dongeng Masa Kecil?

Lifestyle | Sabtu, 18 Maret 2023 | 20:10 WIB

Penyebab dan Gejala ADD, Diagnosa untuk Pangeran Harry dari Terapis Canada

Penyebab dan Gejala ADD, Diagnosa untuk Pangeran Harry dari Terapis Canada

Your Say | Minggu, 12 Maret 2023 | 11:45 WIB

Terkini

10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas

10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas

Sumsel | Senin, 17 Agustus 2026 | 23:07 WIB

Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja

Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja

Sport | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:54 WIB

Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?

Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?

Tekno | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:28 WIB

175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya

175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya

Riau | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:17 WIB

Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?

Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:10 WIB

Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi

Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi

Tekno | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:04 WIB

5 Sabun Cuci Muka untuk Bruntusan di Dahi dan Pipi, Lengkap dengan Ulasan Pengguna

5 Sabun Cuci Muka untuk Bruntusan di Dahi dan Pipi, Lengkap dengan Ulasan Pengguna

Lifestyle | Senin, 17 Agustus 2026 | 21:48 WIB

Prabowo-Gibran Kompak Pakai Beskap, Pimpin Kemeriahan Karnaval Kemerdekaan di Monas

Prabowo-Gibran Kompak Pakai Beskap, Pimpin Kemeriahan Karnaval Kemerdekaan di Monas

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 21:35 WIB

Dari Bundaran HI, Warga Titip Harapan untuk Indonesia di HUT Ke-81 RI

Dari Bundaran HI, Warga Titip Harapan untuk Indonesia di HUT Ke-81 RI

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 21:32 WIB

KPK Tak Sanksi Etik Setya Budi Dias di Kasus Pemerasan Bupati Pemalang, Ini Alasannya

KPK Tak Sanksi Etik Setya Budi Dias di Kasus Pemerasan Bupati Pemalang, Ini Alasannya

News | Senin, 17 Agustus 2026 | 21:26 WIB

×