Barang Incaran Lagi Diskon Tapi Uang Lagi Tekor, Beli Gak Ya? Begini Saran Perencana Keuangan

Jum'at, 31 Maret 2023 | 19:05 WIB
Barang Incaran Lagi Diskon Tapi Uang Lagi Tekor, Beli Gak Ya? Begini Saran Perencana Keuangan
Ilustrasi diskon. [Markus Spiske/Unsplash]

Suara.com - Barang diskon tentu jadi incaran banyak orang, terutama bila yang didiskon itu memang barang yang sudah lama diincar, tentu makin menggiurkan untuk membelinya.

Tetapi, apa iya setiap barang yang sedang diskon harus dibeli agar jadi lebih untung? Beneran untung gak sih, meski sebenarnya tidak terlalu butuh barang tersebut?

Perencana keuangan Annisa Steviani mrngatakan bahwa pada dasarnya setiap kali ingin belanja apa pun, entah diskon atau tidak, perlu melihat kondisi keuangan terlebih dahulu.

"Yang perlu dilihat sebenarnya masih ada uangnya atau engga. Kalaupun mau pakai uang lain, dilihat dulu yang dipakai itu uang apa," jelas Annisa saat konferensi pers bersama Shopee di Jakarta, Rabu (28/3/2023).

Ilustrasi diskon (pexels/Artem Beliaikin)
Ilustrasi diskon (pexels/Artem Beliaikin)

Menurut Annisa, tidak sedikit orang biasanya memaksa beli barang diskon dengan menggunakan alokasi uang dari yang lain. Sehingga merelakan kegunaan uang yang lain demu belanja barang diskon.

"Bisa banget misalnya, 'oke aku beli deh, tapi mulai besok di kantor gak akan makan, jadi puasa'. Itu boleh-boleh aja. Jadi kuncinya adalah gak lebih dari budget," pesannya.

Annisa mengingatkan, terpenting jangan menggunakan uang dari tabungan atau investasi bipa bukan untuk keperluan mendesak, seperti belanja barang diskon yang tidak terlalu dibutuhkan. Sebab, kebiasaan itu yang justru membuat seseorang sering merasa sulit menabung.

"Karena kalau apa-apa pakai uang tabungan atau investasi, kalau iya, itu lah penyebab kenapa orang sering bilang percuma atur uang tapi di akhir bulan tabungan kepake lagi. Itu karena gak bisa atur keuangannya," ujarnya.

Setiap kali mengatur keuangan bulanan juga sebaiknya dibuat dengan realistis. Menurut Annisa, bukan karena ingin berhemat, maka alokasi belanja dibuat sesedikit mungkin. Hal itu justru rentan membuat seseorang memakai alokasi uang lain.

Baca Juga: Selama Ramadhan Pengeluaran Kok Malah Makin Bengkak, Gara-Gara Sering Belanja Ya?

"Makanya sebisa mungkin bikin budget yang realistis. Kalau memang selama ini budget belanja sekian, diturut-turutin pada akhirnya gak bisa kamu capai juga. Jadi menirut aku tambah penghasilan aja. Konsekuensi sebagai orang dewasa yang maunya banyak, ya kerjanya juga harus banyak. Lelah sih, tapi yauda lah," ujar Annisa.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Statistika dan Peluang
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI