Kepergok Anak Sedang Berhubungan Intim, 4 Hal Ini Mesti Kamu Lakukan

Bimo Aria Fundrika Suara.Com
Senin, 03 April 2023 | 19:35 WIB
Kepergok Anak Sedang Berhubungan Intim, 4 Hal Ini Mesti Kamu Lakukan
Ilustrasi berhubungan seks (Shutterstock)

Suara.com - Menikmati waktu berdua ketika sudah memiliki anak tentu tidak mudah, apalagi jika sedang ingin berhubungan intim. Orangtua harus lebih berhati-hati dalam menentukan waktu dan memilih tempat agar tidak ketahuan oleh anak.

Tentu saja semua orangtua tidak menginginkan kepergok oleh anak saat sedang berhubungan intim. Tidak hanya membuat malu, anak yang tidak sengaja memergoki orangtuanya sedang bercinta pun dapat berdampak pada kondisi psikologisnya.

Ikhsan Bella Persada, M. Psi., Psikolog melalui Klikdokter menuturkan beberapa dampak yang bisa terjadi pada anak saat memergoki orangtuanya sedang berhubungan intim.

Berhubungan seks di depan kaca. (Dok: Elements Envanto)
Berhubungan seks di depan kaca. (Dok: Elements Envanto)

Misal, anak yang usianya masih di bawah tiga tahun akan beranggapan kalau ayahnya sedang menyakiti ibunya. Pada anak berusia 5 tahun akan menimbulkan rasa penasaran dan mencoba untuk mencari tahu.

Kemudian anak yang berusia di atas 8 tahun sampai praremaja akan menganggap orangtuanya sedang melakukan hal aneh dan/atau menjijikan.

Ikhsan pun mengimbau hal-hal yang harus dilakukan orangtua apabila ketahuan sedang bercinta oleh anak, seperti berikut ini:

1. Jangan Panik

Apabila kepergok oleh anak saat sedang berhubungan, langkah pertama yang harus dilakukan orangtua adalah untuk tetap tenang, dan jangan sampai panik. Serta hindari untuk memarahi anak.

2. Meminta Maaf

Baca Juga: Viral, Almarhum Ustadz Jefri Seolah Hidup Lagi? Sosok Abidzar Anak Uje Dibilang Begini: Terlalu..

Ketika suasana sudah kondusif dan tenang, awali dengan meminta maaf pada anak jika ia merasa terusik atau tidak nyaman.

Lalu tanyakan bagaimana perasaan anak, apabila anak sudah cukup besar (praremaja) jangan sungkan untuk bertanya mengenai seputar hubungan seks yang sudah ia ketahui.

3. Berikan Penjelasan Sesuai Usia Anak

Jangan menutup-nutupi yang sudah terjadi pada anak. Setelah kepergok oleh anak dan kondisi sudah tenang, orangtua sebisa mungkin memberikan penjelasan sesuai dengan usia si anak.

Misal, pada anak usia di bawah 3 tahun beri penjelasan kalau ibu dan ayah tidak menyakiti satu sama lain, tetapi sedang menikmati waktu berdua.

Sementara pada anak usia 5 tahun ke atas, orangtua bisa menjelaskannya dengan cara mengenai proses bayi dibuat. Kemudian pada anak yang sudah remaja, sampaikan pemahaman bahwa hubungan seks hanya boleh dilakukan oleh pasangan yang resmi sudah menikah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI