Dukun Pengganda Uang Bunuh 11 Korbannya, Kenapa Sih Orang Masih Percaya Dukun?

Bimo Aria Fundrika | Dini Afrianti Efendi | Suara.com

Selasa, 04 April 2023 | 19:05 WIB
Dukun Pengganda Uang Bunuh 11 Korbannya, Kenapa Sih Orang Masih Percaya Dukun?
Ilustrasi dukun (Unsplash)

Suara.com - Peristiwa mengerikan kembali terjadi di Indonesia. Dukun pengganda uang Slamet Tohari (45) alias Mbah Slamet membunuh 11 korban penipuan yang dilakukan olehnya. Lantas, kenapa ya di zaman serba digital ini masih percaya dengan dukun?

Aksi pembunuhan Mbah Slamet terjadi di Desa Balun, Wanayasa, Kabupaten Banjarnegera. Para korban dibunuh dengan cara diracun, yakni mencampurkan air minum dengan apotas.

Para korban dibunuh karena menagih uang hasil penggandaan yang dilakukan Mbah Slamet, padahal sebelumnya dijanjikan uang hingga miliaran rupiah setelah meninggalkan uang puluhan juta.

Ilustrasi Dukun. [Shutterstock]
Ilustrasi Dukun. [Shutterstock]

Mengutip Scientific American, Selasa (4/4/2023) Psikolog Sosial dan Dosen Universitas Princeton, Sander van der Linden mengatakan alasan seseorang masih percaya paranormal atau termakan iming-iming dukun karena tidak semua hal bisa dijelaskan oleh sains.

Tapi sayangnya, pemikiran ini kerap jadi bumerang dan berbahaya karena rentan mendapatkan informasi yang salah. Bahkan penelitian Prancis menyebut orang dengan pemikiran tidak reflektif, bisa sangat rentan terkena penipuan.

Pemikiran reflektif adalah kemampuan menghubungkan pengetahuan terbaru dengan pengetahuan lama, yang akan jadi solusi atau pemecah masalah berikutnya.

Jadi memiliki pemikiran reflektif adalah salah satu cara agar tidak mudah terbuai pemikiran paranormal atau penipuan keagamaan. 

Tapi sayangnya, pemikiran reflektif saja tidak cukup tapi perlu juga mengandalkan pemikiran intuisi untuk sehari-hari, karena kadang dua pemikiran ini bekerja bersama-sama agar dapat pemikiran bijak.

"Atau simpelnya untuk mencegah penipuan dukun, baiknya cari tahu kapan tepatnya menggunakan kekuatan intuisi atau firasat dan kekuatan analisis atau reflektif saat menyikapi sebuah masalah," jelas Linden.

Sementara itu, kini polisi masih melakukan serangkaian penyelidikan, Kasat Reskrim Polres Banjarnegara AKP Bintoro Thio Pratama mengatakan hingga kini, polisi melakukan pendalaman dan penyelidikan guna mengetahui kepastian jumlah korban jiwa Mbah Slamet.

"Untuk jumlah pasti (korban pembunuhan Mbah Slamet) belum bisa kami pastikan. Namun kami terus melakukan pengembangan terkait kasus ini," ujar AKP Bintoro Thio Pratama.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mulai dari Siklus Aksi, Ini 5 Kemiripan Kasus Serial Killer Wowon Cs dan Mbah Slamet

Mulai dari Siklus Aksi, Ini 5 Kemiripan Kasus Serial Killer Wowon Cs dan Mbah Slamet

News | Selasa, 04 April 2023 | 16:02 WIB

Merinding, 3 Kasus Serial Killer di Indonesia Libatkan Dukun, Terbaru Mbah Slamet

Merinding, 3 Kasus Serial Killer di Indonesia Libatkan Dukun, Terbaru Mbah Slamet

News | Selasa, 04 April 2023 | 15:34 WIB

Geger Mbah Slamet, Ini Sejarah Dukun yang Masih Eksis hingga Kini di +62

Geger Mbah Slamet, Ini Sejarah Dukun yang Masih Eksis hingga Kini di +62

News | Selasa, 04 April 2023 | 14:09 WIB

Terkini

Mengolah Sampah Organik Jadi Bernilai Ekonomi, Ini Langkah Sederhananya

Mengolah Sampah Organik Jadi Bernilai Ekonomi, Ini Langkah Sederhananya

Lifestyle | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:43 WIB

Urutan Skincare Pigeon Pagi dan Malam agar Kulit Glowing Alami

Urutan Skincare Pigeon Pagi dan Malam agar Kulit Glowing Alami

Lifestyle | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:20 WIB

Kulit Sensitif Apa Boleh Pakai Retinol? Ini Tips Aman agar Tidak Iritasi

Kulit Sensitif Apa Boleh Pakai Retinol? Ini Tips Aman agar Tidak Iritasi

Lifestyle | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:10 WIB

Apa Arti Smudge Proof? Ini 4 Lipstik Tahan Geser yang Awet Seharian

Apa Arti Smudge Proof? Ini 4 Lipstik Tahan Geser yang Awet Seharian

Lifestyle | Rabu, 06 Mei 2026 | 19:50 WIB

4 Shio Paling Hoki 7 Mei 2026: Rezeki Mengalir, Karier dan Cinta Bersinar Besok

4 Shio Paling Hoki 7 Mei 2026: Rezeki Mengalir, Karier dan Cinta Bersinar Besok

Lifestyle | Rabu, 06 Mei 2026 | 19:40 WIB

Apa Beda Waterproof dan Transferproof? Ini 5 Cushion dengan Dua Kelebihan Sekaligus

Apa Beda Waterproof dan Transferproof? Ini 5 Cushion dengan Dua Kelebihan Sekaligus

Lifestyle | Rabu, 06 Mei 2026 | 19:26 WIB

Cushion Somethinc Copy Paste untuk Kulit Apa? Ini Harga dan Kelebihan Produknya

Cushion Somethinc Copy Paste untuk Kulit Apa? Ini Harga dan Kelebihan Produknya

Lifestyle | Rabu, 06 Mei 2026 | 19:01 WIB

Ella Skincare Apakah Sudah BPOM? Ini Faktanya

Ella Skincare Apakah Sudah BPOM? Ini Faktanya

Lifestyle | Rabu, 06 Mei 2026 | 18:35 WIB

Keberuntungan Berpihak ke 5 Shio Ini Pada 7 Mei 2026, Siap-Siap Cuan!

Keberuntungan Berpihak ke 5 Shio Ini Pada 7 Mei 2026, Siap-Siap Cuan!

Lifestyle | Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31 WIB

Suka Wangi Minimalis? Intip 7 Parfum Aroma Clean dari Harga Lokal Hingga Luxury

Suka Wangi Minimalis? Intip 7 Parfum Aroma Clean dari Harga Lokal Hingga Luxury

Lifestyle | Rabu, 06 Mei 2026 | 18:11 WIB