Profil Mbah Slamet: Dukun Serial Killer Bunuh 11 Orang di Banjarnegara

Ruth Meliana | Suara.com

Selasa, 04 April 2023 | 10:25 WIB
Profil Mbah Slamet: Dukun Serial Killer Bunuh 11 Orang di Banjarnegara
Polisi kembali melakukan penggalian dan temukan 10 mayat lainnya yang diduga korban pembunuhan oleh ST. (Suara.com/Citra Ningsih).

Suara.com - Slamet Tohari (45) alias Mbah Slamet telah menggegerkan masyarakat Indonesia. Sosok dukun pengganda uang asal Banjarnegara, ternyata merupakan pembunuh berantai atau serial killer yang setidaknya telah menghabisi 11 nyawa korban.

Hal tersebut diketahui dari 11 mayat yang ditemukan terkubur di sebuah kebun Desa Balun, Banjarnegara pada Senin (3/4/2023) kemarin. Simak profil Mbak Slamet, dukun pembunuh 11 orang dan pengganda uang di Banjarnegara berikut ini.

Dukun pengganda uang

Profesi dan usaha yang dilakoni Mbah Slamet kurang jelas dan tidak diketahui banyak warga di desanya. Menurut keterangan sang kepala desa, Mahbudiono, Mbah Slamet dalam kesehariannya jarang kelihatan. 

Hal itu karena rumah Mbah Slamet terletak di pinggiran dan bersebelahan dengan sungai, sehingga jauh dari warga yang lain dan orang-orang di sekitarnya juga cuek.

Sementara itu, mbah Slamet menguburkan korban-korban di sebuah ladang yang ternyata merupakan milik orang tuanya.

Modus Mbah Slamet

Mbah Slamet melancarkan aksi kejinya  dengan modus mengiming-imingi korban keuntungan besar jika menggandakan uang di tempatnya. Misalkan korban setor uang Rp40 juta hingga Rp70 juta, Mbah Slamet berjanji akan menggandakan menjadi Rp5 miliar.

Alih-alih menempati janjinya, Mbah Slamet malah dengan keji membunuh korban. Ia kemudian mengubur korban di satu liang lahat yang terletak di area perkebunan di Desa Balun, Kecamatan Wanayasa, Kabupaten Banjarnegara.

Polisi telah melakukan penggalian untuk menemukan para korban Mbah Slamet sejak Senin (3/4/2023) siang.

Terbongkarnya kasus Mbah Slamet

Kasus serial killer ini terbongkar setelah seorang korban berinisial PO hilang. Keluarga sudah berusaha menghubungi PO sejak 24 Maret 2023, namun tidak ada jawaban. Akhirnya, keluarga PO memutuskan melaporkan kejadian ke polisi. 

Sebelum hilang, PO mengabari bahwa dia sudah tiba di kediaman Mbah Slamet pada 23 Maret 2023. Saat itu, lewat pesan WhatsApp, PO meminta anaknya untuk menghubungi polisi bila dia tak ada kabar dalam beberapa hari ke depan.

PO mendatangi rumah Mbah Slamet untuk menagih uang Rp 70 juta yang dia serahkan untuk digandakan. Namun karena kesal terus ditagih, Mbah Slamet yang mengaku bisa menggandakan uang itu merencanakan membunuh PO dengan memberikan minuman beracun.

Korban Mbah Slamet berasal dari berbagai daerah

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mirip Serial Killer Wowon, Mbah Slamet Bunuh 11 Orang Pakai Racun Potasium

Mirip Serial Killer Wowon, Mbah Slamet Bunuh 11 Orang Pakai Racun Potasium

News | Selasa, 04 April 2023 | 10:02 WIB

Ini Awal Mula Aksi Keji Dukun Slamet Terbongkar, Ngaku Bisa Gandakan Uang hingga Bunuh Korban-korbannya

Ini Awal Mula Aksi Keji Dukun Slamet Terbongkar, Ngaku Bisa Gandakan Uang hingga Bunuh Korban-korbannya

| Selasa, 04 April 2023 | 09:21 WIB

Heboh Dukun Slamet yang Bisa Menggandakan Uang, 11 Jasad Korbanya Ditemukan, Ada yang Dikubur Satu Lubang

Heboh Dukun Slamet yang Bisa Menggandakan Uang, 11 Jasad Korbanya Ditemukan, Ada yang Dikubur Satu Lubang

| Selasa, 04 April 2023 | 09:06 WIB

Pesulap Merah Bongkar Trik Dukun dari Ibu Ida Dayak, Jenderal Andika Perkasa Bela Ahli Pengobatan dari Kalimantan?

Pesulap Merah Bongkar Trik Dukun dari Ibu Ida Dayak, Jenderal Andika Perkasa Bela Ahli Pengobatan dari Kalimantan?

| Selasa, 04 April 2023 | 06:31 WIB

Psikopat! Dukun Pengganda Uang Asal Banjarnegara Bunuh 11 Orang Terungkap, Simak Kronologinya

Psikopat! Dukun Pengganda Uang Asal Banjarnegara Bunuh 11 Orang Terungkap, Simak Kronologinya

| Senin, 03 April 2023 | 22:17 WIB

Gempar Sosok Mbah Slamet, Dukun Palsu Jagal Banjarnegara Bunuh Puluhan Orang

Gempar Sosok Mbah Slamet, Dukun Palsu Jagal Banjarnegara Bunuh Puluhan Orang

| Senin, 03 April 2023 | 18:33 WIB

Terkini

Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?

Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:56 WIB

Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus

Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:43 WIB

Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?

Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:01 WIB

Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos

Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:50 WIB

Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!

Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:37 WIB

Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli

Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:08 WIB

Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat

Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:07 WIB

Gus Ipul Pastikan Pengadaan Sepatu Sekolah Rakyat Transparan

Gus Ipul Pastikan Pengadaan Sepatu Sekolah Rakyat Transparan

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:04 WIB

Tutup Program Magang Kemendagri Wamendagri Bima Arya Tekankan Pentingnya Penguatan Karakter

Tutup Program Magang Kemendagri Wamendagri Bima Arya Tekankan Pentingnya Penguatan Karakter

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:04 WIB

Evaluasi Rekrutmen Polri: Hapus Kuota Khusus, Libatkan Multi-aktor

Evaluasi Rekrutmen Polri: Hapus Kuota Khusus, Libatkan Multi-aktor

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 19:57 WIB