Nggak Perlu Galau Bunda, Ini Solusi untuk Anak yang Kurang Makan Sayur

Ririn Indriani

Minggu, 09 April 2023 | 07:00 WIB
Nggak Perlu Galau Bunda, Ini Solusi untuk Anak yang Kurang Makan Sayur
Ilustrasi anak susah makan. [Shutterstock]

Suara.com - Saat anak memasuki masa pertumbuhan terutama di usia 1-12 tahun, maka penting bagi bunda untuk mencukupi kebutuhan gizi anak agar dapat menciptakan pertumbuhan dan perkembangan yang sehat dan optimal.

Salah satu komponen penting dari asupan gizi anak adalah sayur, karena sayur mengandung berbagai nutrisi yang dibutuhkan untuk pertumbuhan dan perkembangan yang optimal, seperti phytonutrient, zat besi, kalsium, vitamin A, C, dan K.

Bunda pasti mencoba memberikan anak gizi terbaik dari makanan yang ia konsumsi, tetapi tidak jarang anak di masa pertumbuhan malah menjadi susah makan.

Sikap susah makan pada anak ini dapat terjadi mulai dari usia balita hingga anak-anak.

Pada balita, penyebab susah makan salah satunya adalah karena di usia tersebut mereka belum mengerti pentingnya makan untuk memenuhi gizi serta memberikan rasa kenyang yang menjadi energi, sehingga mereka tidak memiliki urgensi untuk makan-makanan yang bergizi.

Pada anak-anak, salah satu penyebab mereka susah makan yang paling umum adalah karena sudah mencoba merasakan makanan luar yang rasanya lebih kuat sehingga makanan yang dibuat di rumah relatif tidak seenak makanan luar.

Setelah mengetahui rasa makanan yang lebih enak itu, maka ketika diberikan sayur yang cenderung hambar dan pahit mereka tidak akan begitu nafsu makan.

Ketika anak tidak suka dan menghindari makan sayur, tentu ada dampak negatif yang dapat terjadi pada tumbuh kembang anak. Dampak negatif tersebut antara lain seperti dikutip dari Vegeblend 21 Jr.:

1. Risiko obesitas dan masalah kesehatan lainnya
Sayur mengandung serat yang bermanfaat untuk menjaga kesehatan pencernaan dan mengurangi risiko obesitas.

baca juga

Jika anak kurang makan sayur, mereka mungkin lebih cenderung mengonsumsi makanan olahan yang tinggi kalori dan rendah serat, sehingga dapat meningkatkan risiko obesitas dan dalam jangka panjang dapat menimbulkan obesitas seperti diabetes dan penyakit jantung.

2. Masalah mental dan emosional
Sayur juga merupakan sumber nutrisi penting untuk kesehatan mental dan emosional, terutama asam folat yang dikenal dapat meningkatkan mood dan mengurangi risiko depresi.

Jika anak kurang makan sayur, mereka mungkin lebih rentan terhadap masalah mental dan emosional.

3. Masalah kesehatan gigi dan mulut
Sayur yang dikonsumsi dengan cara dimakan segar atau dikonsumsi dalam bentuk jus juga dapat membantu membersihkan gigi dan mulut serta mencegah masalah seperti plak dan gigi berlubang.

Jika anak kurang makan sayur, mereka mungkin lebih rentan terhadap masalah kesehatan gigi dan mulut.

Pastinya sayang sekali jika anak tidak mengonsumsi sayur karena manfaatnya begitu besar untuk mengoptimalkan masa pertumbuhan anak.

Oleh karena itu, ada tiga cara agar anak berselera untuk makan sayur antara lain dengan menyajikan sayur dengan bentuk yang menarik, membiarkan anak memilih sayur yang disukai saat membeli sayur, dan mengajak mereka untuk memasak sayur bersama.

Selain itu, anak juga bisa mendapatkan nutrisi sayur dari suplemen tambahan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Orangtua Wajib Tahu Pubertas Prekoks pada Anak, Apa Saja Dampaknya Bagi Tumbuh Kembang?

Orangtua Wajib Tahu Pubertas Prekoks pada Anak, Apa Saja Dampaknya Bagi Tumbuh Kembang?

Health | Kamis, 30 Maret 2023 | 14:12 WIB

Bukan Mainan Mahal, Momen Sensory Play Baby Moana Pakai Taoge: Apa Sih Manfaatnya?

Bukan Mainan Mahal, Momen Sensory Play Baby Moana Pakai Taoge: Apa Sih Manfaatnya?

Lifestyle | Sabtu, 12 November 2022 | 17:00 WIB

10 Nutrisi Penting Untuk Tumbuh Kembang Anak, Catat ya Bun

10 Nutrisi Penting Untuk Tumbuh Kembang Anak, Catat ya Bun

Mamagini | Minggu, 18 September 2022 | 07:56 WIB

Latih Kecerdasan Fisik Hingga Moral, Permainan Tradisional Penting untuk Tumbuh Kembang Anak

Latih Kecerdasan Fisik Hingga Moral, Permainan Tradisional Penting untuk Tumbuh Kembang Anak

Health | Senin, 29 Agustus 2022 | 23:04 WIB

Ini Pentingnya Eksperimen Sains untuk Dukung Aspek Tumbuh Kembang Anak

Ini Pentingnya Eksperimen Sains untuk Dukung Aspek Tumbuh Kembang Anak

Health | Jum'at, 05 Agustus 2022 | 10:30 WIB

Jadi Pintu Masuk Nutrisi, Ini Pentingnya Kesehatan Saluran Pencernaan untuk Tumbuh Kembang Anak

Jadi Pintu Masuk Nutrisi, Ini Pentingnya Kesehatan Saluran Pencernaan untuk Tumbuh Kembang Anak

Health | Jum'at, 22 Juli 2022 | 15:08 WIB

Terkini

Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI

Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 23:16 WIB

Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional

Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 23:16 WIB

Metodologi Audit BPKP Dinilai Tak Konsisten, Pakar Desak Evaluasi Total

Metodologi Audit BPKP Dinilai Tak Konsisten, Pakar Desak Evaluasi Total

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 23:06 WIB

Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi

Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:57 WIB

Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?

Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?

Bogor | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:37 WIB

Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak

Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak

Lifestyle | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:28 WIB

Stop Jadi Beban Jalanan, Jasa Raharja-Korlantas Polri Perangi Budaya Melawan Arus

Stop Jadi Beban Jalanan, Jasa Raharja-Korlantas Polri Perangi Budaya Melawan Arus

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:27 WIB

Industri Hiburan Indonesia Naik Kelas, Teknologi Jadi Senjata Baru di Balik Pengalaman Spektakuler

Industri Hiburan Indonesia Naik Kelas, Teknologi Jadi Senjata Baru di Balik Pengalaman Spektakuler

Lifestyle | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:23 WIB

Bale by BTN Permudah Masyarakat Miliki Rumah Lewat Kolaborasi dengan Rumah123

Bale by BTN Permudah Masyarakat Miliki Rumah Lewat Kolaborasi dengan Rumah123

Bisnis | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:22 WIB

BRI dan Kementerian UMKM Perkuat Pembiayaan KUR, Dorong UMKM Bandung Naik Kelas

BRI dan Kementerian UMKM Perkuat Pembiayaan KUR, Dorong UMKM Bandung Naik Kelas

Jabar | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:20 WIB

×