Jangan Air Dingin! Minum Air Hangat Lebih Dianjurkan untuk Bikin Badan Adem Saat Cuaca Panas

M. Reza Sulaiman, Hiromi Kyuna

Senin, 24 April 2023 | 14:05 WIB
Jangan Air Dingin! Minum Air Hangat Lebih Dianjurkan untuk Bikin Badan Adem Saat Cuaca Panas
Ilustrasi cuaca panas (Pexels.com/Pixabay)

Suara.com - Beberapa hari belakangan cuaca panas terjadi di sejumlah daerah Indonesia, yang bisa membuat orang lebih ingin minum air dingin. Padahal sebaliknya, minum minuman hangat lebih disarankan loh. Kenapa begitu?

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) lantas mengungkap penyebab cuaca terik yang dirasakan Indonesia. Melansir dari akun Instagram infobmkg, sejumlah negara di Asia tengah mengalami gelombang panas atau heatwave. Bangladesh bahkan sampai menyentuh angka suhu 51 derajat Celsius di cuaca panas yang ekstrem ini.

Sedangkan cuaca panas di Indonesia dipengaruhi beberapa hal seperti dinamika atmosfer yang tak biasa, pengaruh gerak semu matahari, pemanasan global, memasuki musim kemarau hingga intensitas maksimum radiasi matahari saat cerah dan kurangnya tutupan awan.

Di cuaca panas, banyak orang yang memilih melepas dahaga dengan minuman dingin agar terasa segar. Siapa sangka, minuman hangat justru dapat membantu mendinginkan tubuh ketika cuaca panas, lho.

Melansir dari Mirror UK, Sebuah studi tahun 2012 oleh para peneliti dari University of Ottawa melihat efek minum air panas ketika cuaca panas. Hasilnya, minum air panas ketika cuaca panas bisa mendinginkan tubuh daripada minum air dingin.

Kendati demikian, hal ini hanya berlaku dalam kondisi panas kering. "Jika Anda minum air panas, minuman itu akan menghasilkan sedikit panas yang disimpan dalam tubuh, sehingga menyebabkan tubuh mengeluarkan keringat dan akan menguap," kata Dr Ollie Jay, salah satu penulis penelitian.

Pada dasarnya, tubuh akan mulai berkeringat banyak ketika Anda minum air panas, terlebih selama cuaca panas. Jika keringat ini menguap, maka tubuh akan terasa lebih dingin selama cuaca panas.

Saat keringat menguap dari permukaan kulit, itu menghilangkan panas berlebih dengan mengubah air dari cairan menjadi uap. Tapi, efek pendinginan alami ini akan kurang efektif dalam kondisi lembap sehingga minum air panas tidak akan membantu mengatasinya.

"Bila Anda berkeringat hingga menetes ke lantai karena tidak mengaup selama cuaca panas dan lembab, maka minum air panas adalah langkah yang buruk," jelas Dr Ollie Jay.

baca juga

Secara keseluruhan, minuman panas akan mendinginkan Anda selama cuaca panas. Tapi, minuman dingin bisa menjadi pilihan terbaik selama cuaca panas yang lembap.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

BMKG Beberkan 5 Penyebab Suhu Panas Selama Sepekan Terakhir

BMKG Beberkan 5 Penyebab Suhu Panas Selama Sepekan Terakhir

Indotnesia | Minggu, 23 April 2023 | 15:07 WIB

Cuaca Panas yang Mengintai Wilayah Indonesia, Apa Dampaknya bagi Kesehatan?

Cuaca Panas yang Mengintai Wilayah Indonesia, Apa Dampaknya bagi Kesehatan?

Your Say | Jum'at, 21 April 2023 | 15:15 WIB

Cuaca Panas di Depok Terasa Neraka Lagi Bocor, Ini Penyebabnya

Cuaca Panas di Depok Terasa Neraka Lagi Bocor, Ini Penyebabnya

Depok | Sabtu, 15 April 2023 | 17:03 WIB

Terkini

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:16 WIB

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Jogja | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:04 WIB

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:25 WIB

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Bola | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:00 WIB

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:59 WIB

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:35 WIB

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Video | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:30 WIB

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:00 WIB

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:47 WIB

×