Suara.com - Mandi air hangat sering menjadi pilihan karena bisa membuat tubuh terasa lebih rileks. Namun, hal ini justru menjadi pantangan jika dilakukan usai melakukan bercinta. Pasalnya, ada risiko kesehatan tersendiri jika kamu nekat melakukannya.
Hal ini disampaikan pakar seksual dr Boyke Dian Nugraha Sp.OG melalui akun Instagram @wishdrboyke. Menurutnya, mandi air hangat setelah bercinta bisa meningkatkan infeksi, iritiasi dan tekanan darah yang menurun.
"Terdapat pantangan yang perlu kamu perhatikan setelah bercinta, salah satu pantangannya adalah tidak mandi dengan air hangat atau panas," jelasnya seperti yang Suara.com kutip pada Jumat (5/5/2023).
Menurut dr Boyke, hal ini disebabkan, karena setelah melalukan hubungan seks, wanita mengalami perubahan pada vulva yang menjadi lebih besar, akibat adanya respons rangsangan seksual.

Ini, lanjut dr Boyke, membuat Miss V menjadi kurang efisien dalam melakukan perlindungan antimikroba dan mandi air hangat dapat meningkatkan penularan infeksi.
"Selain itu ada pengaruh pada suhu air yang meningkat. Pada umumnya ketika bercinta suhu tubuh akan meningkat dan pembuluh darah akan melebar. Sehingga lebih baik untuk tidak mandi dengan air hangat setelah bercinta," jelasnya.
Lebih lanjut kata dr Boyke, ini dikhawatirkan akan membuat pembuluh darah menjadi lebih lebar dan bisa membuat penurunan tekanan darah.