Viral Guru Kirim Pesan Cabul Komentari Bagian Fisik Perempuan, Termasuk Pelecehan Verbal?

Bimo Aria Fundrika, Fajar Ramadhan

Selasa, 23 Mei 2023 | 09:30 WIB
Viral Guru Kirim Pesan Cabul Komentari Bagian Fisik Perempuan, Termasuk Pelecehan Verbal?
Ilustrasi pelecehan seksual (Suara.com/Ema Rohimah)

Suara.com - Baru-baru ini viral tangkapan layar seorang guru yang mengirimkan pesan cabul kepada seorang perempuan. Dalam tangkapan layar yang diunggah akun @tanyakanrl, memperlihatkan isi pesan guru tersebut kepada perempuan yang menjadi korban pesan mesum.

Pada tangkapan layar tersebut, perempuan itu tampak mengunggah Instagram Story di akun pribadinya. Namun, guru bernama Entah tersebut tiba-tiba mengirimkan pesan tidak pantas yang menyindir ukuran payudara perempuan tersebut

“Gak ada susunya,” tulis guru tersebut dalam tangkapan layar itu.

Ilustrasi pelecehan seksual, pemerkosaan, kekerasan seksual. [Suara.com/Eko Faizin]
Ilustrasi pelecehan seksual, pemerkosaan, kekerasan seksual. [Suara.com/Eko Faizin]

Tidak terima dengan pesan guru tersebut, perempuan itu langsung membalas balik. Ia menuliskan, apa yang diucapkan guru tersebut bukanlah suatu hal yang pantas dilakukan. Bahkan perempuan itu lantas mengancam untuk memviralkan pesan cabul yang dikirimkan guru tersebut.

“Busett. Guru kok ngomongnya begitu, gak malu pake kopiah? Viralin gak nih? Viralih ah mumpung tau ngajarnya di mana,” sahut perempuan tersebut.

Namun, bukannya meminta maaf guru tersebut malah menyalahkan gaya berpakaian perempuan itu.  Guru tersebut menuliskan, kalau hal tersebut merupakan salah perempuan karena telah memamerkan auratnya di media.

“Ya salah sendiri yang mulai, tau ini di media malah dipamerin, dosa lo,” balas guru tersebut.

Sementara itu, perempuan itu mengatakan, seharusnya guru itu bisa menghargai bukan melecehkan. Apalagi guru tersebut memakai kopiah sehingga tidak pantas mengirimkan pesan kepadanya.

“Walahh, manusia dikasih kan dan logika buat gak melecehkan, harusnya ngasih tau yang bener, malu gak tuh sama kopiah,” jawab perempuan tersebut lagi.

baca juga

Dalam pesan WhatsApp, perempuan tersebut kembali mengirimkan tangkapan layar pesan cabul guru tersebut. Namun, menurut guru tersebut apa yang dilakukan perempuan tersebut berlebihan sampai dibahas segitunya.

Terkait pesan cabul sendiri pada dasarnya masih bisa termasuk sebagai pelecehan seksual secara verbal. Mengutip laman Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara, pelecehan secara verbal merupakan ucapan seseorang untuk menyerang, mendominasi, mengejek, memanipulasi, dan menghina orang lain serta mempengaruhi kesehatan mental orang tersebut.

Bentuk umum pelecehan secara verbal juga beragam, di antaranya sebagai berikut.

1. Menyalahkan

Pelecehan verbal dapat berupa menyalahkan korban untuk bertanggung jawab atas perilakunya sendiri. Korban akan disalahkan dan dinilai mendapat pelecehan karena perbuatannya sendiri.

2. Merendahkan

Merendahkan orang lain juga bisa menjadi bentuk pelecehan secara verbal. Mereka sering kali meremehkan atau merendahkan orang lain.

3. Kritik

Pelecehan verbal juga bisa dilakukan dalam bentuk kritik. Namun, kritik yang diberikan ini bersifat menyakitkan dan merendahkan orang lain.

4. Gaslighting

Pelecehan verbal lainnya yaitu gaslighting. Pelecehan ini bisanya membuat korban mempertanyakan penilain dan kenyataan mereka sendiri.

5. Penghinaan

Penghinaan juga bisa menjadi bentuk dari pelecehan verbal. Mereka yang melakukan penghinaan di depan umum, keluarga, atau orang lain dapat menjadi pelecehan secara verbal.

6. Manipulasi

Pelecehan verbal lainnya yaitu bisa dalam bentuk manipulasi. Pelaku biasanya akan mengendalikan orang lain dan melakukan pelecehan dengan membuat nama korban menjadi buruk.

7. Atribusi

Pelaku yang menuliskan bahasa kasar, menjatuhkan harga diri, dapat menjadi bagian dari pelecehan verbal. Hal tersebut membuat korban merasa sakit hati dan tidak nyaman atas tindakan para pelaku.

8. Menggoda

Bentuk pelecehan verbal lainnya yaitu mengirimkan pesan menggoda. Biasanya pelaku menganggap itu adalah humor atau hal lucu. Namun, apa yang disampaikan pelaku itu membuat para korban menjadi tidak nyaman.

9. Ancaman

Ancaman juga merupakan bagian dari pelecehan verbal. Ancaman dapat berupa intimidasi, mengendalikan, memanipulasi, agar korban turut akan kemauannya.

10. Penolakan

Penolakan kasih sayang atau perhatian rupanya juga bisa menjadi bagian dari pelecehan verbal. Biasanya, penolakan itu membuat korban merasa direndahkan sehingga itu menjadi bagian dari pelecehan verbal. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Usai Video Syur 47 Detik Viral, Rebecca Klopper Sempet Ngumpet di Rumah Fadly Faisal

Usai Video Syur 47 Detik Viral, Rebecca Klopper Sempet Ngumpet di Rumah Fadly Faisal

Metro | Selasa, 23 Mei 2023 | 07:59 WIB

Pilih Selamatkan Anak Atau Desta, Jawaban Natasha Rizky Jadi Gunjingan Netizen: Selamat Menikmati

Pilih Selamatkan Anak Atau Desta, Jawaban Natasha Rizky Jadi Gunjingan Netizen: Selamat Menikmati

Moots | Selasa, 23 Mei 2023 | 07:46 WIB

Pengakuan Wanita Bercadar Pamer Kemaluan di Ciwidey, Disuruh Suami dan Video Dijual Rp 300 Ribu

Pengakuan Wanita Bercadar Pamer Kemaluan di Ciwidey, Disuruh Suami dan Video Dijual Rp 300 Ribu

Moots | Selasa, 23 Mei 2023 | 07:29 WIB

Terkini

Siap Jadi Ketum FKPPI, Titiek Soeharto: Putra-Putri Purnawirawan Harus Dukung Program Prabowo

Siap Jadi Ketum FKPPI, Titiek Soeharto: Putra-Putri Purnawirawan Harus Dukung Program Prabowo

News | Rabu, 04 November 2026 | 23:56 WIB

Menang AMI Awards 2026, Hindia Angkat 3 Jari: Kami Dedikasikan untuk Teman-teman yang Sulit Bernapas

Menang AMI Awards 2026, Hindia Angkat 3 Jari: Kami Dedikasikan untuk Teman-teman yang Sulit Bernapas

Entertainment | Rabu, 04 November 2026 | 23:23 WIB

Menteri Riefky Mabar Bareng Anak SD di Bojonggede, Game Sambal Siap Mendunia

Menteri Riefky Mabar Bareng Anak SD di Bojonggede, Game Sambal Siap Mendunia

Jabar | Rabu, 04 November 2026 | 22:37 WIB

Warisan Bukan Sekadar Harta, Habib Jafar Ingatkan Pentingnya Menjaga Masa Depan Keturunan

Warisan Bukan Sekadar Harta, Habib Jafar Ingatkan Pentingnya Menjaga Masa Depan Keturunan

Lifestyle | Rabu, 04 November 2026 | 22:16 WIB

HP Disadap Eks Kapolri, Prabowo Ternyata Tahu dari Sosok Ini

HP Disadap Eks Kapolri, Prabowo Ternyata Tahu dari Sosok Ini

News | Rabu, 04 November 2026 | 22:15 WIB

TNI AL Benarkan Pengerahan Pasukan ke Jakarta, Jumlah Personel Dirahasiakan

TNI AL Benarkan Pengerahan Pasukan ke Jakarta, Jumlah Personel Dirahasiakan

News | Rabu, 04 November 2026 | 22:05 WIB

Pentingnya Kesehatan Mata Pemain Sepak Bola: Tak Hanya Diukur dari Ketajaman Penglihatan

Pentingnya Kesehatan Mata Pemain Sepak Bola: Tak Hanya Diukur dari Ketajaman Penglihatan

Health | Rabu, 04 November 2026 | 22:05 WIB

Berani Lawan Trump, Inilah Sosok Abdul El-Sayed yang Cetak Rekor Politik AS

Berani Lawan Trump, Inilah Sosok Abdul El-Sayed yang Cetak Rekor Politik AS

News | Rabu, 04 November 2026 | 21:43 WIB

Mi Goreng dan Makanan Pedas Jadi Favorit Gen Z, Ini Tren Kuliner yang Menarik Dicoba

Mi Goreng dan Makanan Pedas Jadi Favorit Gen Z, Ini Tren Kuliner yang Menarik Dicoba

Lifestyle | Rabu, 04 November 2026 | 21:43 WIB

Gerindra Minta Kasus Dugaan Penyadapan Prabowo Diusut Tanpa Intervensi

Gerindra Minta Kasus Dugaan Penyadapan Prabowo Diusut Tanpa Intervensi

News | Rabu, 04 November 2026 | 21:32 WIB

×