Edukasi Seksual Juga Jadi Hak Anak, Begini Kata Menteri PPPA

Bimo Aria Fundrika, Lilis Varwati

Selasa, 30 Mei 2023 | 14:50 WIB
Edukasi Seksual Juga Jadi Hak Anak, Begini Kata Menteri PPPA
Pendidikan Seksual. (Shutterstock)

Suara.com - Orang tua perlu menyadari kalau edukasi seksual juga termasuk salah satu hak anak. Termasuk salah satunya tentang edukasi kesehatan reproduksi sebagai bagian dari pemenuhan haknya, terutama bagi anak perempuan. 

Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA) meminta kepada orang tua dan satuan pendidikan untuk berikan terkait edukasi tersebut.

Menteri PPPA Bintang Puspayoga mengatakan, beragam masalah mulai dari anak hamil hingga pernikahan dini sebenarnya salah satunya disebabkan masih kurangnya edukasi seksual

Menteri PPPA Bintang Puspayoga. (ANTARA/HO-KemenPPPA)
Menteri PPPA Bintang Puspayoga. (ANTARA/HO-KemenPPPA)

“Isu kesehatan anak tentunya terkait dengan isu kesehatan reproduksi, di mana banyak masalah yang akan timbul apabila diabaikan. Masalah-masalah yang timbul akibat kurangnya pengetahuan terhadap kesehatan reproduksi, yaitu Kehamilan yang Tidak Diinginkan (KTD), aborsi, perkawinan anak, IMS (Infeksi Menular Seksual) atau PMS (Penyakit Menular Seksual), dan HIV/AIDS,” kata Bintang dalam acara persiapan Kampanye Edukasi dan Promosi Kesehatan Reproduksi bagi Anak dan Remaja di Jakarta pada Senin (29/5/2023).

Bintang menambahkan, hak kesehatan reproduksi menjadi penting, terkait dengan pengembangan fisik, kepribadian, ketahanan diri anak untuk bisa menghindari penyakit yang bisa ditimbulkan, seperti penyakit menular seksual dan bisa mencegah bahaya infertilitas. 

Oleh sebab itu, orang tua, baik ayah maupun ibu harus memiliki pengetahuan yang cukup tentang kesehatan reproduksi sehingga mampu mendampingi perkembangan anak.

Hingga saat ini masih banyak anak perempuan Indonesia yang kehilangan waktu belajar akibat menstruasi. Survei UNICEF Indonesia pada 2018 menunjukkan 1 dari 6 siswa perempuan tidak masuk sekolah saat menstruasi. 

Alasan mereka tidak datang ke sekolah saat menstruasi, antara lain karena merasa tertekan, cemas, dan malu bila orang lain mengetahui mereka sedang menstruasi. Mereka juga takut diolok-olok atau diejek karena menstruasi. 

Selain itu, tidak adanya sarana toilet sekolah yang tidak nyaman, tidak menyediakan air bersih dan tempat sampah untuk membuang pembalut bekas menjadi alasan lain siswa perempuan enggan bersekolah saat menstruasi. Hal ini berarti anak perempuan kehilangan kesempatan mendapatkan haknya atas pendidikan. 

baca juga

Di sisi lain, hal itu juga menunjukkan kurangnya pemahaman yang benar tentang menstruasi. Rasa tertekan, cemas, dan malu menunjukkan bahwa menstruasi masih dianggap sebagai hal yang tabu dan harus disembunyikan. 

Olokan dan ejekan, saat siswa perempuan mengalami kondisi darah menstruasi tembus di rok seragam juga dinilai sebagai stigma tentang menstruasi yang dianggap sebagai hal kotor. 

Bintang menegaskan pemahaman seperti itu harus dimiliki bukan hanya oleh anak perempuan, melainkan juga ibu, ayah, guru perempuan dan laki-laki, dan anak laki-laki. 

“Oleh karena itu, untuk mengatasi berbagai persoalan di atas, harus dilakukan edukasi kesehatan mengenai cara perawatan organ reproduksi, perkembangan remaja saat pubertas, dampak pornografi, Kehamilan Tidak Diinginkan (KTD) dan aborsi, HIV/AIDS, infeksi menular seksual, dan pendewasaan usia perkawinan dengan melibatkan peran pemerintah, orang tua, satuan pendidikan, dunia usaha, media, dan juga peer group,” tegas Bintang.
 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Respons Gibran Rakabuming Raka saat Istrinya Dilecehkan Jadi Sorotan, Bisa Dicontoh Pasangan Lain

Respons Gibran Rakabuming Raka saat Istrinya Dilecehkan Jadi Sorotan, Bisa Dicontoh Pasangan Lain

Lifestyle | Selasa, 30 Mei 2023 | 08:31 WIB

Fakta-fakta Mengerikan ABG Diperkosa 11 Pria, Pelaku dari Kades sampai Anggota Brimob

Fakta-fakta Mengerikan ABG Diperkosa 11 Pria, Pelaku dari Kades sampai Anggota Brimob

News | Minggu, 28 Mei 2023 | 20:53 WIB

Darurat Seks di Ponpes! KemenPPA  Kutuk Perkosaan 41 Santri, Modus Pelaku: Janji Masuk Surga via Pengajian Seks

Darurat Seks di Ponpes! KemenPPA Kutuk Perkosaan 41 Santri, Modus Pelaku: Janji Masuk Surga via Pengajian Seks

Serang | Minggu, 28 Mei 2023 | 17:10 WIB

Terkini

Demi Jaga Warisan Ahok, Gubernur DKI Bakal Revitalisasi Total Kalijodo

Demi Jaga Warisan Ahok, Gubernur DKI Bakal Revitalisasi Total Kalijodo

Video | Minggu, 20 September 2026 | 16:14 WIB

Tren Kopi Susu dan FOMO Gen Z: Waspada Jebakan Gula di Balik Kedok Nongkrong

Tren Kopi Susu dan FOMO Gen Z: Waspada Jebakan Gula di Balik Kedok Nongkrong

Your Say | Minggu, 20 September 2026 | 16:12 WIB

Kemeriahan HKBP 165 Padel Series di Medan: Disambut Antusias, Berlanjut ke GBK

Kemeriahan HKBP 165 Padel Series di Medan: Disambut Antusias, Berlanjut ke GBK

Sumut | Minggu, 20 September 2026 | 16:11 WIB

Houthi Akui 73 Anggotanya Tewas dalam Sehari, Total Korban Capai 413 Orang

Houthi Akui 73 Anggotanya Tewas dalam Sehari, Total Korban Capai 413 Orang

News | Minggu, 20 September 2026 | 16:02 WIB

Mengupas Sisi Psikologis Film Iyus Jenius, Pentingnya Memberi Ruang Anak untuk Bersedih

Mengupas Sisi Psikologis Film Iyus Jenius, Pentingnya Memberi Ruang Anak untuk Bersedih

Your Say | Minggu, 20 September 2026 | 16:02 WIB

Motif Pria Tendang Wanita di Senayan City Terkuak, Mengaku Terganggu dan Dihalangi Korban

Motif Pria Tendang Wanita di Senayan City Terkuak, Mengaku Terganggu dan Dihalangi Korban

News | Minggu, 20 September 2026 | 16:00 WIB

5 Zodiak Paling Susah Move On, Belum Bisa Lepas dari Masa Lalu?

5 Zodiak Paling Susah Move On, Belum Bisa Lepas dari Masa Lalu?

Lifestyle | Minggu, 20 September 2026 | 15:59 WIB

Olok-olok Netizen Jersey Ketiga Timnas Indonesia: Mirip Seragam SPPG hingga Simbol Politik 02

Olok-olok Netizen Jersey Ketiga Timnas Indonesia: Mirip Seragam SPPG hingga Simbol Politik 02

Bola | Minggu, 20 September 2026 | 15:56 WIB

Ramai Disebut Intel, Pangdam Cenderawasih Pastikan 4 Korban KKB Murni Warga Sipil

Ramai Disebut Intel, Pangdam Cenderawasih Pastikan 4 Korban KKB Murni Warga Sipil

News | Minggu, 20 September 2026 | 15:52 WIB

Dunning-Kruger Effect: Matinya Kepakaran Akibat Penguasa yang Anti Kritik

Dunning-Kruger Effect: Matinya Kepakaran Akibat Penguasa yang Anti Kritik

Your Say | Minggu, 20 September 2026 | 15:50 WIB

×