5 Cara Dorong Kesetaraan Gender dalam Perusahaan

Ririn Indriani

Selasa, 30 Mei 2023 | 16:32 WIB
5 Cara Dorong Kesetaraan Gender dalam Perusahaan
Johanna Gani CEO Grant Thornton Indonesia. (Foto: Dok. Grant Thornton Indonesia)

Suara.com - Simak 5 cara mendorong kesetaraan gender dalam perusahaan yang direkomendasi Grant Thornton.

Tahun ini, Grant Thornton mengambil tema “The Push for Parity” untuk Laporan tahunan Women in Business 2023 dalam menyoroti pentingnya percepatan tindakan dari bisnis skala menengah dalam mendorong terjadinya keseimbangan lebih cepat.

Laporan Women in Business tahun ini juga menempatkan Indonesia di peringkat ke-8 sebagai negara dengan posisi manajemen senior perempuan paling banyak secara global.

Angka ini cukup membanggakan karena mampu melampaui angka rata-rata global dimana jumlah perempuan yang menempati posisi manajemen senior hanya di angka 30%.

Pentingnya Bisnis Skala Menengah Mendorong Kesetaraan
Bisnis skala menengah diyakini oleh Grant Thornton merupakan pelopor dalam percepatan kesetaraan di dalam lingkungan kerja.

Hal ini dikarenakan banyak bisnis di skala menengah yang sudah menerapkan sistem kerja hybrid dan juga birokasi yang tidak terlalu ketat, yang terbukti mendorong lebih banyak perempuan di posisi manajemen senior.

Hasil survei menunjukkan untuk bisnis yang mengadopsi cara kerja hybrid, 34% pemimpin senior mereka adalah perempuan. Sedangkan di bisnis yang sepenuhnya fleksibel yang membolehkan staf mereka memilih cara dan tempat mereka bekerja mampu mencetak 36% perempuan dalam kepemimpinan senior mereka.

Tidak hanya itu, bisnis di skala menengah banyak menawarkan program kepemimpinan sebagai salah satu upaya perusahaan untuk melahirkan pemimpin yang transparan dan mendukung penuh kesetaraan sebagai salah satu budaya perusahaan.

“Survei ini menunjukkan semakin banyak bisnis kelas menengah yang mulai menyadari pentingnya keberagaman gender di dalam perusahaan mereka, hal ini dikarenakan keberagaman gender di dalam kepemimpinan senior dalam suatu perusahaan ternyata membawa berbagai keuntungan finansial, seperti peningkatan kualitas kinerja organisasi, kesejahteraan pegawai, efektivitas dalam pembuatan keputusan, serta reputasi perusahaan yang lebih baik,” kata Johanna Gani, CEO Grant Thornton Indonesia, dalam keterangan tertulisnya.

Untuk mendorong keseimbangan, Grant Thornton pun juga memberikan 5 rekomendasi untuk perusahaan dalam menciptakan lingkungan kerja yang mendukung kesetaraan gender dan menciptakan budaya inklusif:

baca juga

1. Menawarkan Fleksibilitas
Perusahaan harus bisa menawarkan sistem kerja yang fleksibel untuk menciptakan kesetaraan gender yang lebih besar pada tingkat manajemen level.

2. Adanya niat yang lebih besar untuk mendorong kesetaraan gender
Mempercepat dan terus berperan aktif dalam merancang berbagai program yang mendorong adanya lingkungan kerja yang lebih inklusif di tingkat senior manajemen untuk perempuan, khususnya juga dari senior manajemen laki - laki yang harus lebih menciptakan kesempatan untuk perempuan mencapai level senior manajemen.

3. Bersikap transparan dan terus membina para perempuan
Menyediakan program kesejahteraan dan pendampingan karyawan yang secara aktif mendukung perempuan menjadi pemimpin senior

4. Bijak dalam membuat dalam keputusan
Perusahaan yang mengharuskan pekerjanya untuk bekerja dari kantor harus mempertimbangkan dampak yang akan terjadi dalam perwujudan kesetaraan gender, terutama pada perempuan.

Perusahaan perlu memahami bahwa ini mungkin memiliki konsekuensi yang tidak diinginkan, mengutip dari Harvard Business Review, seperti karyawan yang merasa tidak produktif hingga memilih resign apabila kebijakan Work from Office (WFO) secara penuh diberlakukan.

5. Tetap memantau dan terus menyempurnakan berbagai peraturan perusahaan
Tetap perhatikan apabila ada dampak negatif ketika karyawan bekerja dari rumah, pahami potensi kerugian yang dapat ditimbulkan dengan adanya kebijakan tersebut dan tanggap dalam memberikan solusi untuk permasalahan tersebut.

Johanna Gani menuturkan meskipun terdapat perkembangan positif pada proporsi perempuan di tingkat manajemen senior secara global, namun fakta bahwa poin persentase setiap tahun hanya meningkat sedikit, bahkan cenderung stagnan, menunjukkan pentingnya mendorong terjadinya keseimbangan lebih cepat.

“Dalam rangka mendukung percepatan tersebut, perlu adanya dukungan penuh dari pemerintah, investor, klien, dan juga konsumen. Selain itu, perusahaan juga perlu mengkaji inovasi - inovasi untuk mendorong keseimbangan gender dan menciptakan lingkungan kerja yang inklusif dan mendukung.” tutupnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Terjun ke Politik, Puteri Indonesia Irma Lina Habibah Perjuangkan Hak Perempuan dan Kesetaraan Gender

Terjun ke Politik, Puteri Indonesia Irma Lina Habibah Perjuangkan Hak Perempuan dan Kesetaraan Gender

Entertainment | Kamis, 13 April 2023 | 02:52 WIB

Hari Perempuan Internasional Fokus Bahas Kesetaraan Gender, Ternyata Ini Lho Pentingnya Untuk Dunia

Hari Perempuan Internasional Fokus Bahas Kesetaraan Gender, Ternyata Ini Lho Pentingnya Untuk Dunia

Lifestyle | Rabu, 08 Maret 2023 | 16:50 WIB

6 Fakta Menarik Hari Perempuan Internasional, Apa yang Melatarbelakanginya?

6 Fakta Menarik Hari Perempuan Internasional, Apa yang Melatarbelakanginya?

Lifestyle | Selasa, 07 Maret 2023 | 15:25 WIB

Terkini

On Squad Race Debut di Jakarta, Lomba Estafet Urban Satukan Komunitas Pelari dalam Format Unik

On Squad Race Debut di Jakarta, Lomba Estafet Urban Satukan Komunitas Pelari dalam Format Unik

Lifestyle | Selasa, 07 Juli 2026 | 22:29 WIB

6 Shio Paling Beruntung pada 8 Juli 2026, Hoki Menghampiri Sepanjang Hari

6 Shio Paling Beruntung pada 8 Juli 2026, Hoki Menghampiri Sepanjang Hari

Lifestyle | Selasa, 07 Juli 2026 | 21:05 WIB

Apa Itu Teknik Baking dalam Makeup? Ini Caranya agar Riasan Tahan Lama

Apa Itu Teknik Baking dalam Makeup? Ini Caranya agar Riasan Tahan Lama

Lifestyle | Selasa, 07 Juli 2026 | 20:45 WIB

Review Viva Velvet Cushion yang Cuma Rp70 Ribuan: Hasilnya Flawless dan Samarkan Pori-Pori

Review Viva Velvet Cushion yang Cuma Rp70 Ribuan: Hasilnya Flawless dan Samarkan Pori-Pori

Lifestyle | Selasa, 07 Juli 2026 | 20:35 WIB

Dari Matras ke Yacht, Tren Gaya Hidup Sehat Kini Hadir dengan Cara yang Lebih Seru

Dari Matras ke Yacht, Tren Gaya Hidup Sehat Kini Hadir dengan Cara yang Lebih Seru

Lifestyle | Selasa, 07 Juli 2026 | 20:30 WIB

Apa Bedanya Tone Up Cream dan Moisturizer? Sering Dianggap Sama Padahal Fungsinya Beda

Apa Bedanya Tone Up Cream dan Moisturizer? Sering Dianggap Sama Padahal Fungsinya Beda

Lifestyle | Selasa, 07 Juli 2026 | 19:35 WIB

Beda Cushion Emina Hijau dan Ungu: Intip Kandungan, Manfaat, dan Harganya

Beda Cushion Emina Hijau dan Ungu: Intip Kandungan, Manfaat, dan Harganya

Lifestyle | Selasa, 07 Juli 2026 | 19:35 WIB

Ramalan Horoskop 8 Juli 2026, 3 Zodiak Ini Bakal Diselimuti Keberuntungan

Ramalan Horoskop 8 Juli 2026, 3 Zodiak Ini Bakal Diselimuti Keberuntungan

Lifestyle | Selasa, 07 Juli 2026 | 19:30 WIB

Budget Rp35 Ribuan Dapat Serum Apa? Ini 3 Pilihan untuk Kulit Glowing dan Cerah

Budget Rp35 Ribuan Dapat Serum Apa? Ini 3 Pilihan untuk Kulit Glowing dan Cerah

Lifestyle | Selasa, 07 Juli 2026 | 19:15 WIB

5 Alasan Mengapa Sepatu Jalan Kaki Tidak Cocok Dipakai Lari, Dampaknya Bisa Fatal

5 Alasan Mengapa Sepatu Jalan Kaki Tidak Cocok Dipakai Lari, Dampaknya Bisa Fatal

Lifestyle | Selasa, 07 Juli 2026 | 18:16 WIB

×