Menu Kepiting Asap di Restoran Ini Mulanya Hanya Iseng, Sekarang Jadi Hidangan Favorit Presiden Joko Widodo

Bimo Aria Fundrika, Lilis Varwati

Jum'at, 09 Juni 2023 | 11:45 WIB
Menu Kepiting Asap di Restoran Ini Mulanya Hanya Iseng, Sekarang Jadi Hidangan Favorit Presiden Joko Widodo
Kepiting Asap. (Suara.com/Lilis Varwati)

Suara.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) termasuk penggemar masakan hewan laut atau sea food. Salah satu menu favoritnya ternyata kepiting asap

Orang nomor satu di Indonesia itu rupanya restoran sea food langganan di Jakarta, yakni Resto Wiro Sableng. Sebelum pandemi Covid-19, Jokowi dan keluarganya terbilang sering menyantap langsung di tempat makan tersebut. 

"Tapi sejak corona itu lebih sering katering," kata pemilik Resto Wiro Sableng Ikhsan ditemui di cabang Wiro Sableng Garden, Kelapa Gading, Jakarta, Kamis (8/6/2023).

Ikhsan mengungkapkan kalau kepiting asap memang jadi salah satu menu wajib yang dipesan ketika Jokowi berkunjung. Tak heran kalau kini hidangan itu juga jadi salah satu yang sering direkomendasikan kepada pengunjung. 

Ikhsan menjamin kalau menu tersebut memang lezat, karena ia sendiri yang sejak awal mengkreasikan hidangan tersebut. Jadi pengusaha kuliner sejak tahun 1995, Ikhsan mengaku lebih banyak belajar dari pengalaman, termasuk dalam menemukan menu kepiting asap tersebut.

"Ini awalnya cuma iseng, waktu itu ada orang pesan kepiting asap. Ya sudah saya buat kaya bumbu Jawa gitu. Pakai rempah, semua dari bahan Indonesia, segala kunyit, jahe, lengkuas," ungkapnya.

Sesuai namanya, kepiting tersebut dimasak dengan cara diasap dengan dibungkus pakai daun pisang. Namun sebelumnya, kepiting direbus terlebih dahulu agar dagingnya tidak menempel pada cangkangnya.

"Dimasak sebentar terus dibakar. Kepiting harus direbus dulu dengan gitu akan masuk air dan jadi gak lengket, masak aja 10-15 menit," ujar Ikhsan.

Hasilnya, daging kepiting asap khas Wiro Sableng memang terasa lembung dengan bumbu rempahnya yang meresap. Saking lembutnya, tak perlu usaha lebih untuk bisa meraih keluar daging dari cangkangnya.

baca juga

Sementara itu, kepiting yang digunakan rupanya jenis kelamin jantan dan kebanyakan diambil dari perairan Sumatera, terutama Lampung.

"Dulu kan Lampung kepitingnya top. Sekarang udah dari mana-mana, (pastinya) laut Sumatera," ujarnya.

Kepiting asap tersebut dibandrol per kilo dengan harga Rp 400 ribu yang bisa disantap untuk 5-6 orang. Ikhsan yakin kalah menu kepiting asapnya tidak hanya enak, tapi juga harganya lebih terjangkau.

"Biar terjangkau semua. Kepiting saya dijual per kilo kurang kebih 400 ribu. Coba tanya di tempat lain bisa di atas 500 (ribu)," ungkapnya. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ganjar Pranowo Diklaim Tak Hanya Mau Lanjutkan IKN Hingga Hilirisasi Industri Era Jokowi, Tapi..

Ganjar Pranowo Diklaim Tak Hanya Mau Lanjutkan IKN Hingga Hilirisasi Industri Era Jokowi, Tapi..

Liberte | Jum'at, 09 Juni 2023 | 08:50 WIB

Guyonan Prabowo dan Para Menteri Jokowi, Sebut Lagi Bahas 'Koalisi Permanen'

Guyonan Prabowo dan Para Menteri Jokowi, Sebut Lagi Bahas 'Koalisi Permanen'

Deli | Jum'at, 09 Juni 2023 | 08:47 WIB

Jokowi Larang Ekspor Bauksit Mulai 10 Juni

Jokowi Larang Ekspor Bauksit Mulai 10 Juni

Bisnis | Jum'at, 09 Juni 2023 | 08:23 WIB

Terkini

64 Pesawat dan 54.394 Personel Dikerahkan Tangani Karhutla di Indonesia

64 Pesawat dan 54.394 Personel Dikerahkan Tangani Karhutla di Indonesia

News | Minggu, 20 September 2026 | 21:45 WIB

98 Resolution Network Kirim Ratusan Tenda dan Bantuan Pendidikan ke Lokasi Gempa NTT

98 Resolution Network Kirim Ratusan Tenda dan Bantuan Pendidikan ke Lokasi Gempa NTT

News | Minggu, 20 September 2026 | 21:32 WIB

Denny Indrayana Tantang Gibran Hadir di Sidang MK soal Keabsahan Cawapres

Denny Indrayana Tantang Gibran Hadir di Sidang MK soal Keabsahan Cawapres

News | Minggu, 20 September 2026 | 21:18 WIB

Houthi Ultimatum Arab Saudi: Serang Yaman, Bandara Bakal Hancur Lebur

Houthi Ultimatum Arab Saudi: Serang Yaman, Bandara Bakal Hancur Lebur

News | Minggu, 20 September 2026 | 21:05 WIB

Prabowo Minta Sanksi Pembakar Hutan Masuk Kategori Terorisme Ekologi

Prabowo Minta Sanksi Pembakar Hutan Masuk Kategori Terorisme Ekologi

Video | Minggu, 20 September 2026 | 21:01 WIB

5 Alasan Tarik Tunai di ATM Masih Terasa Merepotkan di Era Digital

5 Alasan Tarik Tunai di ATM Masih Terasa Merepotkan di Era Digital

Jabar | Minggu, 20 September 2026 | 20:58 WIB

Gibran Sentil Pegawai SPPG yang Olok-olok Korban Keracunan MBG: Jangan Bully Anak-anak

Gibran Sentil Pegawai SPPG yang Olok-olok Korban Keracunan MBG: Jangan Bully Anak-anak

News | Minggu, 20 September 2026 | 20:51 WIB

6 Masalah Tarik Tunai Konvensional yang Bikin Orang Beralih ke Dompet Digital

6 Masalah Tarik Tunai Konvensional yang Bikin Orang Beralih ke Dompet Digital

Sulsel | Minggu, 20 September 2026 | 20:48 WIB

5 Masalah Keuangan yang Sering Dialami Wisatawan Indonesia di Luar Negeri

5 Masalah Keuangan yang Sering Dialami Wisatawan Indonesia di Luar Negeri

Jatim | Minggu, 20 September 2026 | 20:33 WIB

Di Hadapan Pemimpin Kota Dunia, Pramono Pamer Ekonomi Jakarta Tumbuh 5,52 Persen

Di Hadapan Pemimpin Kota Dunia, Pramono Pamer Ekonomi Jakarta Tumbuh 5,52 Persen

News | Minggu, 20 September 2026 | 20:32 WIB

×