Bukan Sulap Bukan Sihir, Perusahaan Belgia Ubah Darah Babi Jadi Air Minum: Mau Coba?

M. Reza Sulaiman, Dini Afrianti Efendi

Sabtu, 10 Juni 2023 | 21:39 WIB
Bukan Sulap Bukan Sihir, Perusahaan Belgia Ubah Darah Babi Jadi Air Minum: Mau Coba?
Ilustrasi air minum, air garam (Pixabay/1456301)

Suara.com - Jika water purifier yang mengubah air tanah atau air keran jadi air minum sudah lazim, sebuah perusahaan Belgia kini berhasil mengubah darah babi menjadi air minum.

Perusahaan itu bernama Veos, berbasis di Zwevezele, Flanders Barat, Belgia yang memiliki spesialisasi memproduksi protein hewani untuk industri makanan. Sehingga tidak jarang perusahaan ini mengolah darah hewan dan kolagen menjadi produk bubuk protein untuk dikonsumsi manusia dan hewan.

Bahkan jika biasanya perusahaan tersebut menggunakan sejumlah besar air tanah untuk membersihkan tangki besar tempat menyimpan darah babi. Tapi berkat investasi 2 juta euro dan memasang pemurni air atau water purifier buatannya, Veos mengklaim mampu membuat air minum menggunakan darah babi.

"Untuk memperkuat ambisi keberlanjutan kami dan menjaga air tanah pada tingkat yang tepat, kami mulai mencari alternatif lain," ujar Co-CEO Veos, Robert Slee mengutip Odditycentral, Sabtu (10/6/2023).

Ilustrasi air minum. (Pexels/Pixabay)
Ilustrasi air minum. (Pexels/Pixabay)

Slee menambahkan berkat inovasinya perusahaan bisa menyediakan 150 ribu liter air minum per hari. Air minum ini dihasilkan dari proses pengentalan darah babi saat proses produksi, lalu dikeringkan dengan cara divakum.

"Selama proses itu uai apri dilepaskan dari darah kami, dan membiarkannya mengembun hingga menjadi air lagi. Air itu sekarang akan dimurnikan berkat instalasi pengolahan air yang baru, sehingga bisa digunakan kembali untuk proses produksi," lanjut Slee.

Berkat inovasi ini, Slee mengklaim mampu mengurangi penggunaan air tanah 40 persen lebih sedikit, karena sebagian besar air yang disuling dari darah babi digunakan untuk membersihkan tangkinya.

Terakhir, Slee juga mengklaim air bisa diminum oleh manusia, sebagaimana yang telah dibuktikan karyawannya yang bersulang dengan air hasil sulingan itu.

Sementara itu melansir Watercare menyebutkan air keran yang disaring lebih baik daripada air keran standar atau air kemasan, apalagi penggunaan pemurni air cenderung lebih hemat biaya dibanding harus membeli air kemasan setiap hari.

baca juga

Alat pemurni air memang terkenal ampuh menghilangkan kotoran dan kontaminan bahaya seperti klorin, desinfektan, logam berat seperti merkuri, timbal dan arsenik.

Tapi uniknya di saat bersamaan pemurni air bisa tetap memastikan zat seperti magnesium, flurida, kalsium dan zinc dalam air bisa tetap dipertahankan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Cegah Dehidrasi Saat Cuaca Panas, Ada Air Minum Gratis Pada Gelaran Formula E

Cegah Dehidrasi Saat Cuaca Panas, Ada Air Minum Gratis Pada Gelaran Formula E

Lifestyle | Selasa, 06 Juni 2023 | 18:13 WIB

Punya Water Purifier di Rumah? Ini 3 Cara Agar Tidak Cepat Rusak

Punya Water Purifier di Rumah? Ini 3 Cara Agar Tidak Cepat Rusak

Lifestyle | Senin, 05 Juni 2023 | 11:00 WIB

Setelah Krisis Air Minum, Warga Malaysia Meninggal Diserang Heatstroke

Setelah Krisis Air Minum, Warga Malaysia Meninggal Diserang Heatstroke

Bestie | Senin, 22 Mei 2023 | 14:18 WIB

Terkini

Guru Biologi Madrasah Didorong Kuasai Pembelajaran Berbasis Riset

Guru Biologi Madrasah Didorong Kuasai Pembelajaran Berbasis Riset

News | Senin, 03 Agustus 2026 | 21:41 WIB

Profil Tim Danaskos Wasit Timnas Indonesia vs Vietnam, Akun IG Digembok

Profil Tim Danaskos Wasit Timnas Indonesia vs Vietnam, Akun IG Digembok

Bola | Senin, 03 Agustus 2026 | 21:39 WIB

Beli Mobil Mitsubishi di GIIAS 2026, Ada Promo Bunga 0 Persen dan DP Ringan

Beli Mobil Mitsubishi di GIIAS 2026, Ada Promo Bunga 0 Persen dan DP Ringan

Otomotif | Senin, 03 Agustus 2026 | 21:29 WIB

RTV Cari 'The Next Star' Lewat Rajawali Junior League 2026, Ada Ismed Sofyan Juga Lho!

RTV Cari 'The Next Star' Lewat Rajawali Junior League 2026, Ada Ismed Sofyan Juga Lho!

Entertainment | Senin, 03 Agustus 2026 | 21:27 WIB

Ramalan Keberuntungan Shio Babi Agustus 2026: Ada Peluang Cuan, Tapi Pantang Lakukan Hal Ini!

Ramalan Keberuntungan Shio Babi Agustus 2026: Ada Peluang Cuan, Tapi Pantang Lakukan Hal Ini!

Lifestyle | Senin, 03 Agustus 2026 | 21:24 WIB

Jelang Muktamar ke-35, Gus Ipul Sebut 501 Cabang dan Wilayah NU Telah Masuk Daftar Peserta Sementara

Jelang Muktamar ke-35, Gus Ipul Sebut 501 Cabang dan Wilayah NU Telah Masuk Daftar Peserta Sementara

News | Senin, 03 Agustus 2026 | 21:20 WIB

AION UT Black Resmi Melantai di GIIAS 2026 Sebagai Pilihan Mobil Listrik Bergaya Elegan

AION UT Black Resmi Melantai di GIIAS 2026 Sebagai Pilihan Mobil Listrik Bergaya Elegan

Otomotif | Senin, 03 Agustus 2026 | 21:15 WIB

4 Pameran di JIExpo Hadirkan Tren Beauty, Kesehatan, hingga Tekstil Terbaru

4 Pameran di JIExpo Hadirkan Tren Beauty, Kesehatan, hingga Tekstil Terbaru

Lifestyle | Senin, 03 Agustus 2026 | 21:13 WIB

Sengketa HGB di STC, Dewan Cek Ruko yang Disegel Pemkot Pekanbaru

Sengketa HGB di STC, Dewan Cek Ruko yang Disegel Pemkot Pekanbaru

Riau | Senin, 03 Agustus 2026 | 21:11 WIB

JKIND Rayakan Eksistensi 25 Tahun dalam Industri Kaca Film di Pameran GIIAS 2026

JKIND Rayakan Eksistensi 25 Tahun dalam Industri Kaca Film di Pameran GIIAS 2026

Otomotif | Senin, 03 Agustus 2026 | 21:08 WIB

×