Viral Pekerja Lempar Anjing Hidup Jadi Makanan Buaya, Ketua Animal Defenders Indonesia Murka: Mentalnya Sakit!

M. Reza Sulaiman, Lilis Varwati

Jum'at, 16 Juni 2023 | 17:55 WIB
Viral Pekerja Lempar Anjing Hidup Jadi Makanan Buaya, Ketua Animal Defenders Indonesia Murka: Mentalnya Sakit!
Viral Video Diduga Pegawai Pertamina Lempar Anjing Hidup ke Buaya (Twitter/@sosmedkeras)

Suara.com - Ketua Animal Defenders Indonesia Doni Herdaru Tona menegaskan kalau aksi sejumlah orang yang sengaja melempar anjing hidup sebagai makanan buaya sebagai tindakan sakit jiwa. Meski begitu, hukuman harus tetap diberlakukan kepada tiga orang yang terekam video jadi pelaku aksi tersebut.

Video itu viral di Instagram ahsforindonesia yang merekam tiga orang berdiri di sekitar rawa. Terlihat dua orang di antaranya menangkap seekor anjing yang sedang diam berdiri di jalan. Satu orang memegang bagian dekat ekor, sedangkan lainnya memegang leher anjing tersebut.

Anjing itu diayunkan beberapa kali sampai akhirnya dilepar ke rawa yang menjadi habitat buaya. Setelah itu, anjing tersebut tak nampak lagi ke permukaan.

Doni mengatakan kalau pelaku rupanya karyawan PT JML site Sembakung, Nunukan, Kalimantan Utara.

"Video tersebut menggambarkan mental yang sakit, bersenang-senang di atas penderitaan makhluk lain," tegas Dini dalam siaran pers tertulisnya, Jumat (16/6/2023).

Bahkan para pekerja itu juga diduga melakukan aksi tersebut saat masih jam kerja. Dalam rekamn video terlihat di antara mereka masih memakai seragam kerja.

"Dugaan juga menggunakan kendaraan perusahaan/kantor, dan diduga juga dalam waktu bekerja, melakukan hal biadab tersebut," lanjut Doni.

Ia mengatakan kalau Animal Defenders Indonesia akan melaporkan kejadian itu ke kepolisian setempat. Menurut Doni oara pelaku dengan jelas melanggar UU Pasal 302 KUHP tentang penganiayaan terhadap hewan. Juga Pasal 66A tentang Peternakan dan Kesehatan Hewan.

"Pasal 302 KUHP "tanpa tujuan yang patut atau secara melampaui batas, dengan sengaja menyakiti atau melukai hewan atau merugikan kesehatannya". Tinggal pembuktiannya atau jika mereka sudah bikin pengakuan, bisa jadi alat bukti juga," pungkas Doni.

baca juga

Video yang diunggah oleh ahsforindonesia itu pun langsung viral dibicaran netizen. Kebanyak mereka mengutuk perbuatan orang-orang tersebut.

"Orang-orang ini akan mendapatkan karmanya sendiri yang jauh jauh lebih kejam. Mata dibalas mata," komentar seorang warganet.

Warganet lain ikut berkomentar. "Hatinya udah mati, gila nggak habis pikir malah dibuat bercandaan ketawa-ketawa ngelihat nyawa hewan melayang udah nggak benar manusia nggak ada akal sehat sakit lihatnya," ujar warganet ini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Komunitas Pecinta Hewan Turun Tangan, Akan Polisikan Pelempar Anjing Hidup-hidup Jadi Mangsa Buaya di Rawa Kaltara

Komunitas Pecinta Hewan Turun Tangan, Akan Polisikan Pelempar Anjing Hidup-hidup Jadi Mangsa Buaya di Rawa Kaltara

Sumatera | Jum'at, 16 Juni 2023 | 15:20 WIB

Pelaku Pelempar Anjing Ke Rawa Berisi Buaya Malah Tertawa, Warganet Geram!

Pelaku Pelempar Anjing Ke Rawa Berisi Buaya Malah Tertawa, Warganet Geram!

Video | Jum'at, 16 Juni 2023 | 15:50 WIB

AKibat Memberi Makan Buaya, Pertamina dituntut oleh Ketua Animal Defender Indonesia

AKibat Memberi Makan Buaya, Pertamina dituntut oleh Ketua Animal Defender Indonesia

Sukabumi | Jum'at, 16 Juni 2023 | 15:45 WIB

Terkini

16 Korporasi Disidik Kasus Karhutla Sumsel, Mengapa Identitasnya Belum Dibuka ke Publik?

16 Korporasi Disidik Kasus Karhutla Sumsel, Mengapa Identitasnya Belum Dibuka ke Publik?

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 23:02 WIB

Diduga Bakar Rumah Orang Tua, Perempuan 23 Tahun Diamankan Polisi

Diduga Bakar Rumah Orang Tua, Perempuan 23 Tahun Diamankan Polisi

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 23:02 WIB

Manfaatkan Potensi Lokal, Kelompok Ternak APTUR Kembangkan Usaha Perikanan dan Peternakan

Manfaatkan Potensi Lokal, Kelompok Ternak APTUR Kembangkan Usaha Perikanan dan Peternakan

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:53 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Kepedulian Kesehatan Lewat CSR Operasi Mata

Bank Sumsel Babel Perkuat Kepedulian Kesehatan Lewat CSR Operasi Mata

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 22:22 WIB

Erick Thohir: Persaingan FIFA ASEAN Cup Makin Ketat, Indonesia Tak Boleh Anggap Remeh Lawan

Erick Thohir: Persaingan FIFA ASEAN Cup Makin Ketat, Indonesia Tak Boleh Anggap Remeh Lawan

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:17 WIB

Industri Mamin Tumbuh 7,04 Persen, MoreFood Expo 2027 Bidik Pasar Lebih Luas

Industri Mamin Tumbuh 7,04 Persen, MoreFood Expo 2027 Bidik Pasar Lebih Luas

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:13 WIB

Karhutla TNBS Jambi Tinggal 2 Kilometer dari Habitat Harimau, Api Belum Berhasil Dipadamkan

Karhutla TNBS Jambi Tinggal 2 Kilometer dari Habitat Harimau, Api Belum Berhasil Dipadamkan

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 22:13 WIB

Tak Sesuai Domisili, 1.900 Manajer Kopdes Ditempatkan Lintas Provinsi

Tak Sesuai Domisili, 1.900 Manajer Kopdes Ditempatkan Lintas Provinsi

Video | Selasa, 29 September 2026 | 22:00 WIB

Tips Memilih Sekolah dengan Padukan Fasilitas Akademik dan Pengembangan Karakter Siswa

Tips Memilih Sekolah dengan Padukan Fasilitas Akademik dan Pengembangan Karakter Siswa

Jakarta | Selasa, 29 September 2026 | 22:00 WIB

Petani PALI Tewas Ditembak di Kebun, Cekcok Pelepah Sawit Berujung Maut

Petani PALI Tewas Ditembak di Kebun, Cekcok Pelepah Sawit Berujung Maut

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 21:57 WIB

×