Jangan Asal Potong! Begini Adab Menyembelih Hewan Kurban Saat Hari Raya Idul Adha

Bimo Aria Fundrika, Fajar Ramadhan

Rabu, 28 Juni 2023 | 07:05 WIB
Jangan Asal Potong! Begini Adab Menyembelih Hewan Kurban Saat Hari Raya Idul Adha
Batas Waktu Menyembelih Hewan Kurban. (Pexels)

Suara.com - Kurban menjadi salah satu proses dalam Hari Raya Idul Adha. Pada perayaan ini akan ada hewan kurban yang akan disembelih sebagai ibadah dan mengamalkan peristiwa yang terjadi pada Nabi Ismail dan Nabi Ibrahim.

Meski demikian, dalam pelaksanaan memotong hewan kurban juga tidak bisa sembarangan. Pasalnya, ada adab yang harus diperhatikan sebelum memotong hewan kurban, salah satunya menyayanginya sebelum disembelih.

Adab ini perlu diperhatikan karena Islam merupakan agama yang damai dan mulia. Untuk itu, tidak boleh memotong hewan kurban semaunya. Mengutip laman Muslim, berikut terdapat berbagai adab yang perlu diperhatikan saat menyembelih hewan kurban.

1. Menajamkan pisau agar hewan kurban merasa nyaman

Tips memilih hewan kurban (freepik/odua)
Tips memilih hewan kurban (freepik/odua)

Rupanya dalam menyembelih hewan kurban, dianjurkan untuk membuat pisau potongnya setajam mungkin. Hal ini penting dilakukan agar proses penyembelihan hewan tersebut tidak dalam waktu yang lama. Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam beliau berkata,

“Sesungguhnya Allah mewajibkan berbuat baik (ihsan) atas segala sesuatu. Jika kalian membunuh (dalam qishah,-pent) maka berbuat ihsanlah dalam cara membunuh dan jika kalian menyembelih maka berbuat ihsanlah dalam cara menyembelih, dan hendaklah salah seorang dari kalian menajamkan parangnya dan menyenangkan sembelihannya. [HR. Muslim].

Selain itu, dilarang juga untuk menyembelih hewan kurban dengan kuku, tulang atau gigi.

“Segala sesuatu yang memancarkan darah dan disebut nama Allah padanya maka makanlah. Tidak boleh dari gigi dan kuku. Adapun gigi, itu adalah tulang. Adapun kuku adalah pisau (alat menyembelih) orang Habasyah.” [HR. Al-Bukhari  dan Muslim].

2. Jangan asah pisau di depan hewan kurban

baca juga

Adab lain yang penting diperhatikan yaitu untuk tidak mengasah pisau di hadapan hewan kurban tersebut. Pasalnya, ini akan membuat hewan kurban itu merasa takut dan tidak nyaman. Ibnu Umar berkata, “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam memerintahkan untuk mengasah pisau, tanpa memperlihatkannya kepada hewan.” [HR. Ahmad, Ibnu Majah].

3. Membaringkan hewan kurban dengan nyaman

Dalam menyembelih hewan kurban, pastikan untuk membaringkannya dengan nyaman. Berdasarkan cara penyembelihan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, “beliau meletakkan kakinya pada rusuk kedua kambing tersebut”. Dari riwayat Aisyah dikatakan, “Lalu beliau rebahkan kambing tersebut kemudian menyembelihnya.”

4. Menyembelih pada Al-Wajdan (dua urat dekat tenggorokan) dan Al-mar’iy (kerongkongan) terputus

Proses penyembelihan hewan kurban ini dilakukan pada bagian leher. Saat penyembelihan, harus dipastikan agar kerongkongan dan dua urat dekat tenggorokan terpotong.

“Penyembelihan harus dilakukan pada bagian tempat pemotongan  leher), dan harus terpotong kerongkongan dan dua urat leher atau salah satu urat leher.[ Fatwa Lajnah Daimah no. 21165].

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Wakil Bupati Pastikan Hewan Kurban di Sumedang Layak Dikonsumsi

Wakil Bupati Pastikan Hewan Kurban di Sumedang Layak Dikonsumsi

Sumedang | Selasa, 27 Juni 2023 | 17:15 WIB

5 Tradisi Idul Adha dari Berbagai Negara yang Menarik untuk Anda Ketahui

5 Tradisi Idul Adha dari Berbagai Negara yang Menarik untuk Anda Ketahui

Your Say | Selasa, 27 Juni 2023 | 17:14 WIB

4 Cara Memotong Daging Sapi Kurban yang Benar Agar Lebih Empuk

4 Cara Memotong Daging Sapi Kurban yang Benar Agar Lebih Empuk

News | Selasa, 27 Juni 2023 | 17:30 WIB

Terkini

Pencarian 5 Jurnalis dan 3 Awak Kapal Masih Nihil akibat Cuaca Buruk di Lapangan

Pencarian 5 Jurnalis dan 3 Awak Kapal Masih Nihil akibat Cuaca Buruk di Lapangan

Banten | Minggu, 13 September 2026 | 01:36 WIB

Garudayaksa FC Dikalahkan Persik, Milos Joksic Malu

Garudayaksa FC Dikalahkan Persik, Milos Joksic Malu

Bola | Sabtu, 12 September 2026 | 23:50 WIB

Panglima TNI Cup 2026 Jadi Ajang Adu Nyali, Eks Menpora Dito Ariotedjo Ikut Pacu Jetski

Panglima TNI Cup 2026 Jadi Ajang Adu Nyali, Eks Menpora Dito Ariotedjo Ikut Pacu Jetski

Sport | Sabtu, 12 September 2026 | 23:24 WIB

Hari Ke-5 Pencarian Jurnalis Hilang, Tim SAR Temukan Helm dan Jerigen di Perairan Anyer

Hari Ke-5 Pencarian Jurnalis Hilang, Tim SAR Temukan Helm dan Jerigen di Perairan Anyer

News | Sabtu, 12 September 2026 | 22:11 WIB

Sindiran Pelatih Persib Usai Takluk di GBK: Persija Rayakan Kemenangan Seperti Juara Liga Champions

Sindiran Pelatih Persib Usai Takluk di GBK: Persija Rayakan Kemenangan Seperti Juara Liga Champions

Jabar | Sabtu, 12 September 2026 | 21:52 WIB

Titik Terang Hilangnya Jurnalis di Krakatau, Basarnas Temukan 4 Barang di Perairan Selat Sunda

Titik Terang Hilangnya Jurnalis di Krakatau, Basarnas Temukan 4 Barang di Perairan Selat Sunda

Banten | Sabtu, 12 September 2026 | 21:39 WIB

Laba Anjlok 19 Persen, Astra Jor-joran Akuisisi Tambang Emas di Awal 2026

Laba Anjlok 19 Persen, Astra Jor-joran Akuisisi Tambang Emas di Awal 2026

Bisnis | Sabtu, 12 September 2026 | 20:53 WIB

Kisah Perjuangan Tati Purwanti, Mantan PMI yang Sukses Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei

Kisah Perjuangan Tati Purwanti, Mantan PMI yang Sukses Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei

Bekaci | Sabtu, 12 September 2026 | 20:29 WIB

Dari Cirebon ke Taipei, Tati Purwanti Bawa Kuliner Lokal dan Tumbuh Bersama BRI

Dari Cirebon ke Taipei, Tati Purwanti Bawa Kuliner Lokal dan Tumbuh Bersama BRI

Jakarta | Sabtu, 12 September 2026 | 20:27 WIB

Bubur Cirebon Go International, Kisah Tati Purwanti Bangun Usaha di Taipei

Bubur Cirebon Go International, Kisah Tati Purwanti Bangun Usaha di Taipei

Jawa Tengah | Sabtu, 12 September 2026 | 20:25 WIB

×