Wisata Alam dan Konservasi Satwa Makin Diminati Usai Pandemi, Ini Lho Manfaat yang Bisa Ditanamkan Pada Si Kecil

Dinda Rachmawati

Rabu, 05 Juli 2023 | 13:39 WIB
Wisata Alam dan Konservasi Satwa Makin Diminati Usai Pandemi, Ini Lho Manfaat yang Bisa Ditanamkan Pada Si Kecil
Macam Tutul, Wisata Konservasi Satwa Makin Diminati (Dok. Taman Safari Indonesia)

Suara.com - Usai pandemi, wisata alam dan konservasi satwa menjadi salah satu primadona yang kembali diminati oleh keluarga di Indonesia. Bahkan, tren wisata yang berwawasan lingkungan diprediksi akan terus meningkat.

Bukan hanya sekedar menikmati keindahan alam dan satwa di ruang terbuka, ada berbagai manfaat yang biaa didapatkan saat mengajak anak mencoba wisata satu ini. 

Mumpung masih musim liburan sekolah, yum simak manfaat yang bisa didapatkan dengan mengajak anak menjajal wisata alam dan konservasi satwa berikut. 

1. Melihat Fauna yang Beragam Seperti di Habitat Aslinya

Perawat satwa menggendong bayi Harimau Sumatera (Panthera tigris sumatrae) saat pemberian nama bayi tersebut pada peringatan Hari Harimau Sedunia di Taman Safari Prigen, Pasuruan, Jawa Timur, Kamis (29/7/2021). [ANTARA FOTO/Zabur Karuru]
Perawat satwa menggendong bayi Harimau Sumatera (Panthera tigris sumatrae) saat pemberian nama bayi tersebut pada peringatan Hari Harimau Sedunia di Taman Safari Prigen, Pasuruan, Jawa Timur, Kamis (29/7/2021). [ANTARA FOTO/Zabur Karuru]

VP Media and Event Taman Safari Indonesia (TSI) Alexander Zulkarnain mengungkap jika destinasi wisata berbasis konservasi satwa, khususnya TSI menampung total 8.700 satwa dari 400 spesies satwa dunia dan menyediakan fasilitas konservasi berstandar internasional yang bisa dilihat secara langsung oleh wisatawan. 

2. Mendapatkan Hiburan

Pegunjung melihat ikan di Jakarta Aquarium dan Safari, Jakarta, Rabu (21/4/2021). [Suara.com/Angga Budhiyanto]
Pegunjung melihat ikan di Jakarta Aquarium dan Safari, Jakarta, Rabu (21/4/2021). [Suara.com/Angga Budhiyanto]

Saat ini, TSI memiliki enam destinasi yang bisa dikunjungi wisatawan, yakni Taman Safari Indonesia, Cisarua, Bogor, Taman Safari Indonesia 2, Prigen Jawa Timur, Bali Safari & Marine Park, Bali, Batang Dolphins Centre, Jawa Timur, Jakarta Aquarium Safari hingga Solo Safari. 

Wisata konservasi ini dibalut dengan berbagai hiburan dan atraksi menarik yang tentu saja membuat anak-anak mengenal berbagai satwa dengan cara yang menyenangkan. 

3. Edukasi Mengenai Satwa

baca juga
Panda Taman Safari Indonesia, Cai Tao mendapat penghargaan panda terfavorit di dunia dari Giant Panda Global Award (GPGA) di Bogor, Jawa Barat, Sabtu (28/7/2018). [Suara.com/Rambiga]
Panda Taman Safari Indonesia, Cai Tao mendapat penghargaan panda terfavorit di dunia dari Giant Panda Global Award (GPGA) di Bogor, Jawa Barat, Sabtu (28/7/2018). [Suara.com/Rambiga]

Ini memungkinkan wisatawan tidak hanya mendapatkan hiburan tentang dunia satwa, tetapi juga edukasi dan berkontribusi aktif dalam pelestariannya. Pusat konservasi dan riset TSI pun memiliki peran penting dalam perlindungan satwa, pemulihan, penangkaran, pelepasliaran serta pengengembangan inovasi demi kelestarian mereka di Indonesia.

4. Menumbuhkan Rasa Cinta Terhadap Lingkungan dan Satwa

Pengunjung memberi makan satwa di Taman Safari Indonesia, Cisarua, Bogor, Jawa Barat, Sabtu (12/7). [Suara.com/Oke Atmaja]
Pengunjung memberi makan satwa di Taman Safari Indonesia, Cisarua, Bogor, Jawa Barat, Sabtu (12/7). [Suara.com/Oke Atmaja]

Edukasi yang ditanamkan TSI akan membentuk rasa cinta, sehingga mereka merasakan rasa memiliki dan menjaga. 

"Orang ingin tahu lebih dekat, harus riset, makin ingin tau, punya pengetahuan yang lebih, sehingga akan tumbuh kesadaran, rasa cinta, memiliki menjaga dan merawat. Karena Indonesia memiliki keanekaragama satwa dan hayati yamg luar biasa," kata Alexander.

Orang jadi terhubung dengan dunia satwa yang indah namun rentan dan membangkitkan kecintaan terhadap mereka. Dengan demikian, bersama-sama kita bisa meningkatkan upaya pelestarian dan melindungi satwa-satwa ini dari kepunahan.

5. Ada Berbagai Gelaran Bermanfaat yang Bisa Diikuti

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

4 Rekomendasi Tempat Wisata Alam di Pasuruan yang Cocok untuk Hilangkan Penat

4 Rekomendasi Tempat Wisata Alam di Pasuruan yang Cocok untuk Hilangkan Penat

Your Say | Selasa, 04 Juli 2023 | 11:28 WIB

4 Rekomendasi Tempat Wisata Alam di Blitar, Cocok Didatangi dengan Keluarga

4 Rekomendasi Tempat Wisata Alam di Blitar, Cocok Didatangi dengan Keluarga

Your Say | Selasa, 04 Juli 2023 | 10:56 WIB

Berjarak 35 KM dari Kota Semarang, Tempat Ini Cocok Untuk Wisata Keluarga Saat Libur Sekolah

Berjarak 35 KM dari Kota Semarang, Tempat Ini Cocok Untuk Wisata Keluarga Saat Libur Sekolah

Purwokerto | Senin, 03 Juli 2023 | 13:28 WIB

Terkini

PT Bhimasena Power Indonesia Raih LKPM Award Kategori PMA pada Peluncuran BATANG INVESTA

PT Bhimasena Power Indonesia Raih LKPM Award Kategori PMA pada Peluncuran BATANG INVESTA

Jawa Tengah | Kamis, 30 Juli 2026 | 20:31 WIB

BPDP Kucurkan Rp 1,3 T untuk Beasiswa, Tanggung Full Kuliah hingga Biaya Hidup Anak Petani Sawit

BPDP Kucurkan Rp 1,3 T untuk Beasiswa, Tanggung Full Kuliah hingga Biaya Hidup Anak Petani Sawit

Bisnis | Kamis, 30 Juli 2026 | 20:30 WIB

Pengamat Sebut Pelabelan Londo Ireng Sebagai Upaya Meredam Suara Kritis

Pengamat Sebut Pelabelan Londo Ireng Sebagai Upaya Meredam Suara Kritis

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 20:30 WIB

Bukan Sekadar Menang Trofi, Ini Cerita Atlet Muda Indonesia 'Guncang' Panggung Bulu Tangkis Asia Tenggara

Bukan Sekadar Menang Trofi, Ini Cerita Atlet Muda Indonesia 'Guncang' Panggung Bulu Tangkis Asia Tenggara

Lifestyle | Kamis, 30 Juli 2026 | 20:30 WIB

Prabowo Masih Pakai Gaya Orde Baru, Kepuasan Publik Anjlok

Prabowo Masih Pakai Gaya Orde Baru, Kepuasan Publik Anjlok

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 20:28 WIB

Detik-detik Wagub Babel Ditahan, Pakai Rompi Tahanan Merah lalu Bungkam

Detik-detik Wagub Babel Ditahan, Pakai Rompi Tahanan Merah lalu Bungkam

Sumsel | Kamis, 30 Juli 2026 | 20:27 WIB

Belanja Digital Gen Z: Saat Kebutuhan dan Keinginan Semakin Sulit Dibedakan

Belanja Digital Gen Z: Saat Kebutuhan dan Keinginan Semakin Sulit Dibedakan

Your Say | Kamis, 30 Juli 2026 | 20:25 WIB

Niat Bermain Berakhir Duka, Bocah 5 Tahun Tenggelam di Sungai Cianjur

Niat Bermain Berakhir Duka, Bocah 5 Tahun Tenggelam di Sungai Cianjur

Jabar | Kamis, 30 Juli 2026 | 20:24 WIB

Polisi Datang Pakai 7 Mobil, Keluarga Sutrimo Tetap Bungkam dan Tak Mau Lapor

Polisi Datang Pakai 7 Mobil, Keluarga Sutrimo Tetap Bungkam dan Tak Mau Lapor

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 20:20 WIB

Tak Perlu Tunggu 2028, Pemerintah Didesak Segera Keluarkan MBG dari Anggaran Pendidikan

Tak Perlu Tunggu 2028, Pemerintah Didesak Segera Keluarkan MBG dari Anggaran Pendidikan

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 20:15 WIB

×