Apa Itu Supermoon? Fenomena Alam yang Bikin Pemandangan Bulan Terlihat Lebih Besar

Selasa, 01 Agustus 2023 | 21:45 WIB
Apa Itu Supermoon? Fenomena Alam yang Bikin Pemandangan Bulan Terlihat Lebih Besar
Fenomena 'Supermoon' terlihat di Desa Alue Raya, Kecamatan Samatiga, Aceh Barat, Aceh, Rabu (6/5). [ANTARA FOTO]

Suara.com - Langit Indonesia kedapatan fenomena alam langka berupa Bulan Purnama Super atau Supermoon yang kedua kalinya tahun ini pada 1 Agustus 2023. Fenomena Supermoon kali ini disebut dengan fenomena Sturgeon Moon atau Bulan Sturgeon.

Fenomena Supermoon pertama di Indonesia sebelumnya terjadi pada 3 Juli lalu. Pemandangan bulan penuh itu bisa dilihat secara mata telanjang dari langit malam, tetapi terganting dari cuaca masing-masing daerah.

Dikutip dari Space, supermoon merupakan fenomena alam di mana posisi bulan lebih dekat jaraknya dengan bumi. Itu sebabnya bentuk bulan akan lebih jelas, besar, dan lebih terang dari biasanya.

Ada sekitar 30 persen kecerahan bulan dan peningkatan 14 persen pada cakram bulan yang terlihat dari bumi. Penyebab terjadinya fenomena itu juga karena orbit bulan yang mengelilingi bumi tidak membentuk lingkaran sempurna. Melainkan berbentuk elips dan tampak seperti lingkaran memanjang atau oval, sehingga ada saat-saat bulan lebih dekat ke bumi.

Ilustrasi bulan - apa itu supermoon (pexels)
Ilustrasi bulan - apa itu supermoon (pexels)

Fenomena Supermoon diketahui terjadi ketika bulan berada pada fase bulan purnama dari siklus lunar 29,5 hari dan berada di Perigee atau titik terdekat dengan bumi dan orbitnya.

Situs Almanac juga menyebut kalau akan terjadi dua fenomena Supermoon pada bulan Agustus 2023. Pertama, Sturgeon Moon yang puncaknya terjadi pada Selasa, 1 Agustus 2023. Kemudian kedua diperkirakan akan muncul Blue Moon pada 30 Agustus 2023.

Selain fenomena bulan, bulan ini juga akan terjadi fenomena hujan meteor Perseid yang diperkirakan terjadi pada 11 hingga 12 Agustus 2023. Peristiwa itu diklaim akan jadi salah satu yang terbaik di tahun 2023, karena menampilkan meteor yang cerah dan sering berekor panjang dengan kecepatan 50 hingga 100 km per jam.

Untuk menyaksikan itu disarankan untuk pergi ke lokasi yang gelap dan menunggu sekitar 15 menit agar indera penglihatan beradaptasi terlebih dahulu, sehingga dapat melihat hujan meteor tersebut.

Baca Juga: Apa Itu Supermoon? Ketahui Dampak Fenomena Bulan Purnama Malam Ini!

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kamu Masuk ke Dunia Disney Tanpa Google, Bisakah Selamat?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Hidupmu Diangkat ke Layar Lebar, Genre Film Apa yang Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔
Checklist Mobil Bekas: 30 Pertanyaan Pemandu pas Cek Unit Mandiri, Penentu Layak Beli atau Tidak
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Mental Health Check-in, Kamu Lagi di Fase Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Jenis Motor Favorit untuk Tahu Gaya Pertemanan Kamu di Jalanan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Gibran Rakabuming Raka?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 15 Soal Matematika Kelas 9 SMP dan Kunci Jawaban Aljabar-Geometri
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Lelah Mental? Cek Seberapa Tingkat Stresmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu SpongeBob, Patrick, Squidward, Mr. Krabs, atau Plankton?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Nge-fans Kamu dengan Lisa BLACKPINK?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI