Kurangi Polusi Udara, Ini 5 Cara Kerja Ramah Lingkungan di Kantor

M. Reza Sulaiman, Dini Afrianti Efendi

Jum'at, 01 September 2023 | 13:36 WIB
Kurangi Polusi Udara, Ini 5 Cara Kerja Ramah Lingkungan di Kantor
Kantor ramah lingkungan milik PT Astrazeneca Indonesia. (dok. Dini/Suara.com)

Suara.com - Polusi udara Jakarta yang saat ini masuk kategori tidak sehat butuh melibatkan bantuan industri atau perusahaan untuk bisa terkendali. Apa yang bisa dilakukan kantor?

Salah satu caranya menurut Presiden Direktur PT AstraZeneca Indonesia, Sewhan Chon, yakni dengan menerapkan pola kerja dan sistem sustainable atau ramah lingkungan di kantor. Saat perusahaan menerapkan cara ini, mau tidak mau, suka tidak suka karyawan akan menjalaninya karena aturan perusahaan yang wajib diterapkan.

"Kita juga harus berbagi pengetahuan yang sudah diterapkan Astrazeneca kepada banyak pihak, termasuk perusahaan lokal. Seperti bagaimana kultur dan budayanya mendukung pengurangan emosi, ini tidak bisa disimpan sendiri," ujar Sewhan saat memperkenalkan konsep Green Office PT AstraZeneca Indonesia di Jakarta Selatan, Rabu (30/8/2023).

Berikut ini pola kerja ramah lingkungan di kantor, dan sudah diterapkan PT AstraZeneca Indonesia:

1. Gunakan Transportasi Publik

Alih-alih satu kendaraan satu orang yang meningkatkan emisi, meningkatkan polusi hingga berpotensi mempengaruhi perubahan iklim, Sewhan meminta karyawan untuk naik kendaraan umum dibanding pribadi.

Kantor ramah lingkungan milik PT Astrazeneca Indonesia. (dok. Dini/Suara.com)
Kantor ramah lingkungan milik PT Astrazeneca Indonesia. (dok. Dini/Suara.com)

Meskipun Sewhan menyadari ada berbagai faktor seperti sulitnya akses, yang membuat karyawan sulit sama sekali tidak menggunakan kendaraan pribadi.

"Bayangkan ada 10 orang pakai mobil, dibanding 10 orang yang menggunakan transportasi publik, itu solusi baik. Kami juga meminta mengalihkan mereka menggunakan transportasi publik yang tidak mudah," ujar Sewhan.

2. Gunakan Sepeda dan Kendaraan Listrik

baca juga

Sewhan mengatakan, menurut Presiden Jokowi polusi udara Jakarta disebabkan pipa instalasi dari gas pembuangan kendaraan, hingga sisa-sisa asap pembakaran. Jadi, kendaraan listrik bisa jadi solusi untuk menurunkan kadar polusi Jakarta yang buruk.

"Kami sarankan pekerja kami gunakan sepeda. Tapi kita lihat semuanya ke depan akan jadi listrik. Memang sulit membangun infrastrukturnya di Indonesia, tapi kita harus menunggu infrastruktur siap, jadi kita harus beradaptasi salah satunya dengan beralih pengurangan emisi," kata Sewhan.

3. Menggunakan Material Kantor Lokal

Menariknya kantor AstraZeneca yang didesain secara khusus ini, semuanya menggunakan bahan bangunan lokal. Ini karena bahan lokal mengurangi emisi atau bahan bakar yang harus digunakan dalam pengiriman atau perjalanan barang, dibandingkan material impor.

Uniknya, di Indonesia kantor ini jadi yang pertama dari seluruh kantor pusat AstraZeneca di dunia yang benar-benar menerapkan konsep Green Office. Dari mulai tata letak ruangan, tanaman asli di dalam kantor, hingga wireless charger untuk meminimalisir kabel di dalam ruangan.

Kantor ramah lingkungan milik PT Astrazeneca Indonesia. (dok. Dini/Suara.com)
Kantor ramah lingkungan milik PT Astrazeneca Indonesia. (dok. Dini/Suara.com)

4. Karyawan Tidak Boleh Titip Makan ke OB

Office boy (OB) adalah pekerja yang ditugaskan untuk menyelesaikan urusan kantor atau perusahaan, bukan untuk menyelesaikan masalah pribadi karyawan. Sehingga mereka harus melakukan semua tugasnya sendiri, termasuk mengurus makanan pribadi.

Sehingga di kantor ini karyawan juga dilarang minta OB membuatkan kopi, teh, atau mencuci piring bekas makan karyawan. Semuanya harus dilakukan sendiri, selain membuat karyawan lebih mandiri tapi juga menyehatkan karena karyawan bergerak setelah duduk lama berjam-jam.

5. Karyawan Harus Bawa Bekal dan Tempat Minum Sendiri

Mungkin ini jadi salah satu hal yang lumrah, tapi aturan ini hukumnya wajib untuk karyawan. Ini karena tujuannya, agar karyawan bisa menerapkan pola kerja ramah lingkungan lingkungan, lalu akhirnya terbiasa.

Selain itu, ada juga lampu dan jam kerja kantor yang akan mati dan hidup dengan sendirinya di waktu tertentu. Termasuk saat jam 7 malam, lampu kantor otomatis akan mati. Sehingga jika terpaksa berada di kantor lebih lama, mereka harus menekan tombol tertentu dan diberi waktu tambahan selama satu jam.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dokter Paru Benarkan Suara Hilang Sri Mulyani Bisa Tambah Parah Karena Polusi Udara

Dokter Paru Benarkan Suara Hilang Sri Mulyani Bisa Tambah Parah Karena Polusi Udara

Health | Jum'at, 01 September 2023 | 13:13 WIB

Suara Menkeu Sri Mulyani Hilang Kena ISPA, Polusi Sudah Separah Itu?

Suara Menkeu Sri Mulyani Hilang Kena ISPA, Polusi Sudah Separah Itu?

Lifestyle | Jum'at, 01 September 2023 | 10:25 WIB

Polusi Udara: Sumber, Dampak, dan Cara Efektif untuk Melindungi Diri

Polusi Udara: Sumber, Dampak, dan Cara Efektif untuk Melindungi Diri

Your Say | Jum'at, 01 September 2023 | 09:55 WIB

Terkini

Teja Paku Alam: Kemenangan Ini untuk Bobotoh!

Teja Paku Alam: Kemenangan Ini untuk Bobotoh!

Jabar | Kamis, 17 September 2026 | 14:17 WIB

Target Rampung Agustus 2028, LRT ManggaraiDukuh Atas Dikebut Mulai Januari 2027

Target Rampung Agustus 2028, LRT ManggaraiDukuh Atas Dikebut Mulai Januari 2027

News | Kamis, 17 September 2026 | 14:15 WIB

5 Kompor Gas Tanam 2 Tungku yang Hemat dan Anti Pecah untuk Dapur Elegan

5 Kompor Gas Tanam 2 Tungku yang Hemat dan Anti Pecah untuk Dapur Elegan

Lifestyle | Kamis, 17 September 2026 | 14:15 WIB

Perbandingan Spesifikasi Redmi Note 17 5G vs Redmi Note 15 5G, HP Baru kena Downgrade?

Perbandingan Spesifikasi Redmi Note 17 5G vs Redmi Note 15 5G, HP Baru kena Downgrade?

Tekno | Kamis, 17 September 2026 | 14:14 WIB

Tunda Nyicil Raize dan WR-V: Intip Harga dan Spesifikasi BYD Atto 2 Baru, Bikin Pesaing Ketar-ketir

Tunda Nyicil Raize dan WR-V: Intip Harga dan Spesifikasi BYD Atto 2 Baru, Bikin Pesaing Ketar-ketir

Otomotif | Kamis, 17 September 2026 | 14:14 WIB

Kualitas Udara di Rumah: Kenali PM2.5 dan AC 2-in-1 Panasonic

Kualitas Udara di Rumah: Kenali PM2.5 dan AC 2-in-1 Panasonic

Lifestyle | Kamis, 17 September 2026 | 14:13 WIB

Daftar Weton Paling Kaya Raya setelah Melewati Masa Prihatin di Masa Muda

Daftar Weton Paling Kaya Raya setelah Melewati Masa Prihatin di Masa Muda

Lifestyle | Kamis, 17 September 2026 | 14:12 WIB

Sejumlah Taman Kota di Pekanbaru Ditutup Imbas Kabut Asap Karhutla

Sejumlah Taman Kota di Pekanbaru Ditutup Imbas Kabut Asap Karhutla

Riau | Kamis, 17 September 2026 | 14:12 WIB

Apa Beda Beras Fortifikasi dan Beras Biasa? Mentan Temukan 25 Produk Palsu, Ini Daftar Mereknya

Apa Beda Beras Fortifikasi dan Beras Biasa? Mentan Temukan 25 Produk Palsu, Ini Daftar Mereknya

Lifestyle | Kamis, 17 September 2026 | 14:11 WIB

4 Pria Ngaku Wartawan-LSM Diduga Peras Perangkat Desa di Samosir Ditangkap

4 Pria Ngaku Wartawan-LSM Diduga Peras Perangkat Desa di Samosir Ditangkap

Sumut | Kamis, 17 September 2026 | 14:10 WIB

×