Bikin Kaesang Pangarep Takut ke Jokowi, Apa Sih Kualat Itu dan Benarkah Dampaknya Nyata?

M. Reza Sulaiman, Dini Afrianti Efendi

Rabu, 27 September 2023 | 16:51 WIB
Bikin Kaesang Pangarep Takut ke Jokowi, Apa Sih Kualat Itu dan Benarkah Dampaknya Nyata?
Jokowi dan Kaesang Pangarep baju kotak-kotak. (Dok: kolase)

Suara.com - Pidato perdana Kaesang Pangarep sebagai Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (Ketum PSI) masih jadi sorotan, termasuk saat suami Erina Gudono itu takut kualat karena membeberkan sifat asli Presiden Joko Widodo (Jokowi) di rumah. Pertanyaanya, apa sih kualat itu?

Dalam acara Kopi Darat Nasional (Kopdarnas) PSI pada Senin, 25 September 2023, Kaesang bercerita jika Presiden Jokowi yang dianggap sebagai orang nomor satu Indonesia itu ternyata bukanlah manusia sempurna. Ia lantas berencana membocorkan perilaku ayahnya itu saat di rumah, tapi batal dilakukan karena takut kualat alias durhaka.

"Apalagi kalau saya spill kelakuan beliau sehari-hari di rumah. Ya bisa bahaya banget, dan saya bakal kualat," ujar Kaesang dalam pidatonya.

Selanjutnya, anak bungsu Presiden Jokowi yang resmi terjun ke politik itu memastikan ayahnya gemar bermain dengan keempat cucunya yang masih terbilang balita. Dan selaiknya kakek pada umumnya, aktivitas momong cucu ini kerap membuat Presiden Jokowi kelelahan.

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) mengartikan kualat sebagai balasan berupa mendapat bencana, karena berbuat kurang baik pada orangtua dan sebagainya. Kualat termasuk juga saat seseorang kena tulah, celaka bahkan terkutuk.

Sedangkan melansir situs resmi Kementerian Agama Kalimantas Selatan (Kemenag Kalsel) Rabu (27/9/2023) ternyata menurut Penceramah KH. Ahmad Humaidi saat berceramah di MTsN 5 Batola pada 21 November 2019 mengartikan kualat ke orangtua artinya mendapag keberkahan.

Salah satu tindakan yang bisa membuat anak kualat menurut KH. Ahmad, yaitu saat anak tersebut tidak bangga pada orangtuanya. Selanjutnya anak itu hidupnya akan mendapat kualat.

"Ridho Allah tergantung kepada ridho orangtua, dan kemurkaan Allah tergantung pada kemurkaan mereka, maka berbakti dan banggalah kita karena masih mempunyai orangtua," ungkapnya.

Menurut KH. Ahmad, orangtua telah bersusah payah berjuang sejak dalam kandungan hingga saat ini, sehingga kebaikan mereka tidak akan mampu dibalas dengan harta atau dunia yang dimiliki anak.

baca juga

“Hendaknya yang dapat kita lakukan adalah berbakti kepadanya dan tidak membantah saat diperintah apalagi menyakiti hatinya karena itu merupakan dosa dan perbuatan yang mendatangkan murka Allah SWT,” pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jokowi Aja Kalah, di Umur Segini Kaesang Sudah Jadi Ketum Parpol

Jokowi Aja Kalah, di Umur Segini Kaesang Sudah Jadi Ketum Parpol

Kotak Suara | Rabu, 27 September 2023 | 16:14 WIB

Adu Hebat 6 Anak Presiden RI Jadi Ketum Partai: dari Level Megawati sampai Kaesang

Adu Hebat 6 Anak Presiden RI Jadi Ketum Partai: dari Level Megawati sampai Kaesang

News | Rabu, 27 September 2023 | 16:14 WIB

Jokowi Disebut Ingin Hancurkan PDIP Lewat Kaesang dan PSI

Jokowi Disebut Ingin Hancurkan PDIP Lewat Kaesang dan PSI

Kotak Suara | Rabu, 27 September 2023 | 16:00 WIB

Terkini

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:42 WIB

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Bola | Senin, 02 November 2026 | 23:25 WIB

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:05 WIB

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Sumsel | Senin, 02 November 2026 | 23:02 WIB

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Jabar | Senin, 02 November 2026 | 22:57 WIB

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 22:52 WIB

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

Bogor | Senin, 02 November 2026 | 22:49 WIB

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Banten | Senin, 02 November 2026 | 22:39 WIB

×