Pengolahan Makanan Vegetarian Kurang Variatif, Begini Caranya Biar Tidak Membosankan

Dinda Rachmawati Suara.Com
Jum'at, 29 September 2023 | 17:15 WIB
Pengolahan Makanan Vegetarian Kurang Variatif, Begini Caranya Biar Tidak Membosankan
Ilustrasi vegetarian, Perbedaan Vegan dan Vegetarian (freepik)

Suara.com - Bahan baku dan pengolahan makanan vegetarian yang kurang bervariatif memang jadi salah satu tantangan terbesar untuk para vegetarian, termasuk 2 juta orang yang sudah menjalankan gaya hidup ini. 

Menurut sebuah riset berjudul Exploring the Vegetarian Trends in Indonesia oleh Jakpat, banyak pelaku vegetarian yang menemui kesulitan menemukan restoran atau tempat makan ramah vegetarian. Kalaupun ada, makanan vegetarian kebanyakan ditawarkan dengan harga lebih mahal daripada non-vegetarian.

Padahal, ada banyak manfaat yang bisa didapat dengan mengadopsi diet vegetarian. Menurut riset yang sama, manfaat-manfaat tersebut termasuk berat badan yang terjaga, peningkatan metabolisme tubuh, perbaikan suasana hati atau mood, jam tidur yang lebih baik, kulit lebih cerah, dan penurunan berat badan.

Untuk memberikan dukungan pada para vegetarian, sekaligus menyambut World Vegetarian Day yang diperingati tiap 1 Oktober, FiberCreme bekerja sama dengan Supermarket Hero baru saja mengadakan cooking demo bertema hidangan vegetarian.

William Wongso Demokan Cara Masak Vegetatian yang Tak Membosankan (Dok. Istimewa)
William Wongso Demokan Cara Masak Vegetatian yang Tak Membosankan (Dok. Istimewa)

Selain mengenalkan vegetarianisme, acara yang akan menggandeng Ikon Kuliner Nusantara William Wongso ini juga bertujuan untuk menunjukkan bahwa makanan vegetarian juga bisa dibuat beragam dan enak.

Sepanjang acara, William mendemonstrasikan resep Soto Betawi Vegetarian dan Mungbean Pudding atau puding kacang hijau yang dibuat dengan FiberCreme sebagai alternatif ramah vegetarian untuk susu sapi.

“Yang bosan menu vegetarian itu-itu saja, ingin mencoba masakan bercita rasa creamy, atau ingin coba menu ramah vegetarian lainnya, bisa gunakan krimer ini sebagai pengganti susu,” ungkapnya.

“Dibuat dari bahan-bahan nabati, termasuk saripati singkong yang kaya akan serat pangan oligosakarida, krimer ini dapat dijadikan sebagai pengganti susu dan santan yang bebas laktosa, mengandung 0mg kolesterol, dan baik untuk pencernaan”, ungkap nutritionist, Priscillia Zefanya.

Baca Juga: Perbedaan Vegan dan Vegetarian, Definisinya Sering Dikira Sama

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Gibran Rakabuming Raka?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 15 Soal Matematika Kelas 9 SMP dan Kunci Jawaban Aljabar-Geometri
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Lelah Mental? Cek Seberapa Tingkat Stresmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu SpongeBob, Patrick, Squidward, Mr. Krabs, atau Plankton?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Nge-fans Kamu dengan Lisa BLACKPINK?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Maarten Paes? Kiper Timnas Indonesia yang Direkrut Ajax Amsterdam
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tes Seberapa Tahu Kamu tentang Layvin Kurzawa? Pemain Baru Persib Bandung Eks PSG
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tes Keterampilan Berpolitik ala Tokoh Sejarah, Kamu Titisan Genghis Khan atau Figur Lain?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Karakter SpongeBob SquarePants yang Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Hidupmu Jadi Lagu, Genre Apa yang Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apa Merk HP yang Sesuai Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI