5 Fakta Keluarga Penyiksa Bocah 7 Tahun di Malang, Hampir Diusir Warga karena Meresahkan

Agatha Vidya Nariswari

Senin, 16 Oktober 2023 | 15:32 WIB
5 Fakta Keluarga Penyiksa Bocah 7 Tahun di Malang, Hampir Diusir Warga karena Meresahkan
Ilustrasi penganiayaan, penelantaran anak, bocah dirantai. (Shutterstock)

Suara.com - Kasus penyiksaan terhadap anak di bawah umur terjadi di Malang, Jawa Timur. Kali ini, bocah berinisial DN (7) menjadi korban penyiksaan yang dilakukan oleh anggota keluarganya sendiri.

Polisi menetapkan 5 orang tersangka yang merupakan anggota keluarga dari DN. Bocah yang baru berusia 7 tahun ini sering disiksa oleh keluarganya lantaran disebut sering rewel dan membuat anggota keluarganya tersulut emosi.

Kasus ini terungkap saat warga sekitar rumah korban yang berada di Kecamatan Kedungkandang, Malang mendengar teriakan DN saat disiksa dan disekap oleh sang ayah, JA (37) pada Senin (09/10/2023) lalu.

Warga yang mendengar teriakan dari dalam rumah langsung menggerebek rumah korban DN. Saat warga mencoba mendobrak rumah DN, mereka mendapati kondisi DN dalam keadaan mengenaskan dengan luka-luka di sekujur tubuh, termasuk wajahnya.

Hal ini pun membuat warga akhirnya mencoba menyelamatkan DN dari rumahnya meskipun sempat mendapat perlawanan dari keluarganya. Akibat penyiksaan ini, warga sekitar pun melaporkan keluarga DN yang terdiri dari 5 orang yaitu ayah kandungnya JA (37), ibu tiri korban (42), paman kandung korban S (43), nenek tiri korban M (65), dan kakak tiri korban P (21) ke pejabat lingkungan setempat.

Kini, kasus penyiksaan anak ini pun ditangani oleh Polresta Malang dan para tersangka pun kini sudah diamankan.

Dari pengakuan warga, anggota keluarga DN sendiri memang sering meresahkan warga sekitar. Lalu, apa yang sebenarnya terjadi di keluarga ini? Simak inilah 5 fakta keluarga DN selengkapnya.

1. Ayah DN kerap meresahkan warga

Kasus penyiksaan ini pun dibenarkan oleh Ketua RW setempat, Junaedi. Menurut penuturan Junaedi, ayah DN, JA memang dikenal sebagai pribadi yang tengil dan kerap meresahkan warga sekitar. 

baca juga

"Dari informasi warga, korban pernah mau digantung sama ayahnya (JA) karena sudah terlewat emosi. Tapi sempat diselamatkan sama pamannya, dibawa keluar untuk meredakan emosi ayahnya. Tapi setelah itu korban dipulangkan lagi ke rumah," ungkap Junaedi.

Tak hanya itu, JA pun diketahui sering mabuk-mabukan hingga membuatnya sering mengamuk. JA pun sering menyalakan sound system di jam istirahat warga dengan volume besar dan kerap ditegur warga, namun JA sering melawan karena merasa tak mengganggu siapapun.

2. Hampir diusir warga

Kelakuan keluarga ini pun juga sering membuat warga sekitar kesal. Salah satu warga sekitar berinisial M pun mengungkap kelakuan tetangganya tersebut.

"Pernah dulu mau kami usir (dari lingkup tetangga) karena pelihara anjing, padahal rumahnya dekat masjid. Ujungnya tidak jadi kami usir karena anjingnya entah dijual atau diapakan sama dia," ungkap M.

M pun membenarkan sikap keluarga DN yang sering membuat warga ikut tersulut emosi karena kerap mengganggu kenyamanan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pemkot Malang Siapkan Skema Perawatan untuk Bocah 7 Tahun yang Disiksa Keluarganya

Pemkot Malang Siapkan Skema Perawatan untuk Bocah 7 Tahun yang Disiksa Keluarganya

Malang | Sabtu, 14 Oktober 2023 | 22:45 WIB

Ganjar Pranowo Beri Bocoran Mengenai Cawapres: Sebentar Lagi Pengumuman

Ganjar Pranowo Beri Bocoran Mengenai Cawapres: Sebentar Lagi Pengumuman

Malang | Jum'at, 13 Oktober 2023 | 17:35 WIB

Bocah 7 Tahun di Malang Jadi Korban Penganiayaan Keluarga Sendiri, Ayah Kandung Hingga Ibu Tiri Lakukan Hal Keji Ini

Bocah 7 Tahun di Malang Jadi Korban Penganiayaan Keluarga Sendiri, Ayah Kandung Hingga Ibu Tiri Lakukan Hal Keji Ini

Jatim | Jum'at, 13 Oktober 2023 | 16:55 WIB

Duh, Satu Keluarga di Malang Tega Siksa Bocah 7 Tahun Hanya Karena Masalah Sepele

Duh, Satu Keluarga di Malang Tega Siksa Bocah 7 Tahun Hanya Karena Masalah Sepele

Malang | Jum'at, 13 Oktober 2023 | 15:35 WIB

5 Spot Foto di Malang yang Paling Populer dan Instagramable, Wajib Dicoba

5 Spot Foto di Malang yang Paling Populer dan Instagramable, Wajib Dicoba

Malang | Jum'at, 13 Oktober 2023 | 14:56 WIB

Terkini

Tekan Curat dan Curas, Puluhan Polisi Kepung Kawasan Cibinong Raya Saat Razia Stasioner

Tekan Curat dan Curas, Puluhan Polisi Kepung Kawasan Cibinong Raya Saat Razia Stasioner

Bogor | Kamis, 30 Juli 2026 | 16:33 WIB

Gegara Kereta Cepat, Laba Bersih KAI Anjlok 73,9% Jadi Rp305,3 M di Semester I-2026

Gegara Kereta Cepat, Laba Bersih KAI Anjlok 73,9% Jadi Rp305,3 M di Semester I-2026

Bisnis | Kamis, 30 Juli 2026 | 16:31 WIB

ShopeeFood Angkat Kisah Mie Sapi Gajahan dan Nasi Telur Bahagia, Dua Kuliner Lokal Yogyakarta

ShopeeFood Angkat Kisah Mie Sapi Gajahan dan Nasi Telur Bahagia, Dua Kuliner Lokal Yogyakarta

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 16:30 WIB

Meta AI Muse Spark 1.1 Kini Bisa Eksekusi Tugas Nyata, Bukan Sekadar Jawab Prompt

Meta AI Muse Spark 1.1 Kini Bisa Eksekusi Tugas Nyata, Bukan Sekadar Jawab Prompt

Tekno | Kamis, 30 Juli 2026 | 16:28 WIB

Transformasi Industri Butuh SDM Siap Pakai, Sharp Perluas Program Sharp Class

Transformasi Industri Butuh SDM Siap Pakai, Sharp Perluas Program Sharp Class

Tekno | Kamis, 30 Juli 2026 | 16:18 WIB

Rupiah Semakin Terpuruk Hari Ini, Betah di Level Rp18.111

Rupiah Semakin Terpuruk Hari Ini, Betah di Level Rp18.111

Bisnis | Kamis, 30 Juli 2026 | 16:18 WIB

Jelang Hadapi Timnas Indonesia, Pelatih Vietnam Putar Otak Matikan Pergerakan Mitchell Baker

Jelang Hadapi Timnas Indonesia, Pelatih Vietnam Putar Otak Matikan Pergerakan Mitchell Baker

Bola | Kamis, 30 Juli 2026 | 16:14 WIB

Jatim Media Summit 2026: Masa Depan Media Ada di Kolaborasi, Bukan Sekadar Pemberitaan

Jatim Media Summit 2026: Masa Depan Media Ada di Kolaborasi, Bukan Sekadar Pemberitaan

News | Kamis, 30 Juli 2026 | 16:14 WIB

GIIAS 2026 Dinilai Jadi Gambaran Industri Otomotif Indonesia

GIIAS 2026 Dinilai Jadi Gambaran Industri Otomotif Indonesia

Otomotif | Kamis, 30 Juli 2026 | 16:10 WIB

Termasuk Kajari Kota Bekasi, Ini Daftar 90 Kajari Kena Mutasi Kejagung

Termasuk Kajari Kota Bekasi, Ini Daftar 90 Kajari Kena Mutasi Kejagung

Bekaci | Kamis, 30 Juli 2026 | 16:03 WIB

×