Kocak! Afgan Gak Sadar Tidur Sambil Masak Mi Instan, Kenali Sleep Eating dan Ini Bahayanya

M. Reza Sulaiman, Dini Afrianti Efendi

Kamis, 19 Oktober 2023 | 09:12 WIB
Kocak! Afgan Gak Sadar Tidur Sambil Masak Mi Instan, Kenali Sleep Eating dan Ini Bahayanya
Afgansyah Reza alias Afgan. [Instagram]

Suara.com - Terungkap Penyanyi Afgansyah Reza memiliki gangguan sleep eating atau makan sambil tidur hingga memasak mi instan di tengah tidur lelapnya. Kondisi itu berbahaya nggak sih?

Fakta ini terungkap saat Afgan jadi bintang tamu acara Lapor Pak dikutip suara.com, Rabu (18/10/2023), parahanya salah satu gangguan tidur yang dialami pelantun Bukan Cinta Biasa ini bukan sekedar makan biasa, karena ia sampai melakukan aktivitas memasak.

"Cuman gue sleep eating, lagi tidur tiba-tiba makan. Gue pernah lagi tidur tetiba gue bikin mi instan, terus tumpah baru sadar pas gue bangun," ujar Afgan.

Sementara itu melansir Cleveland Clinic, menyebutkan makan sambil tidur alias sleep eating (SRED) adalah salah satu perilaku abnormal saat tidur parasomnia. Kondisi ini menyebabkan orang menyiapkan dan memakan makanan saat mereka sedang tidur.

Uniknya saat orang dengan sleep eating terbangun mereka hanya punya sedikit atau bahkan tidak ingat sama sekali tentang apa yang telah mereka lakukan.

Sleep eating bisa disebabkan obat-obatan tertentu, seperti obat penenang untuk tidur. Bisa juga terjadi pada orang yang memiliki gangguan tidur lain, seperti restless leg syndrome (RLS).

Kondisi yang alami Afgan ini bisa berbahaya karena dapat mengakibatkan luka dan goresan saat proses memasak, seperti luka bakar hingga sayatan. Bahkan bukan tidak mungkin orang dengan kondisi ini juga mengonsumsi zat non-makanan yang mungkin beracun.

Namun sleep eating cenderung terjadi bersamaan dengan gangguan tidur lainnya seperti sindrom kaki gelisah alias RLS. Beberapa obat, seperti obat penenang untuk insomnia, dapat menyebabkan sleep eating. Inilah sebabnya pengobatannya bisa dengan menghentikan pemberian obat insomnia hingga perubahan gaya hidup.

Sleep eating terdiri dari dua jenis yang disebabkan obat-obatan dan yang disebabkan gangguan tidur lainnya.

baca juga

Tapi sleep eating tidak sama dengan sindrom makan malam alias NES, yang membuat orang terbangun di tengah tidurnya untuk makan agar bisa kembali tertidur.

Apalagi NES umumnya membuat penderita benar-benar terjaga dan ingat bahwa tadi malam dirinya makan saat terbangun di pagi hari.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Afgan Kasih Ucapan Ultah Romantis, Rossa Tersentuh: Aku Akan Kembali Padamu

Afgan Kasih Ucapan Ultah Romantis, Rossa Tersentuh: Aku Akan Kembali Padamu

Entertainment | Selasa, 10 Oktober 2023 | 12:28 WIB

Afgan dan Lyodra Rilis Single Duet 'Ada,' Liriknya Romantis Banget!

Afgan dan Lyodra Rilis Single Duet 'Ada,' Liriknya Romantis Banget!

Your Say | Sabtu, 07 Oktober 2023 | 09:39 WIB

Ucapan Manis Afgan untuk Putra Rossa di Ulang Tahun ke-17 Menyita Perhatian Warganet

Ucapan Manis Afgan untuk Putra Rossa di Ulang Tahun ke-17 Menyita Perhatian Warganet

Entertainment | Kamis, 05 Oktober 2023 | 15:36 WIB

Terkini

BRI Peduli Ajak Kelompok Tani di Jawa Barat Tanam 24.000 Mangrove

BRI Peduli Ajak Kelompok Tani di Jawa Barat Tanam 24.000 Mangrove

Surakarta | Minggu, 26 Juli 2026 | 15:54 WIB

Tanam 24.000 Mangrove, BRI Peduli Perkuat Pemulihan Ekosistem Pesisir

Tanam 24.000 Mangrove, BRI Peduli Perkuat Pemulihan Ekosistem Pesisir

Sumbar | Minggu, 26 Juli 2026 | 15:49 WIB

Pecah Kericuhan di Menteng, Polisi Bantah Ada Rumah Ibadah Dirusak

Pecah Kericuhan di Menteng, Polisi Bantah Ada Rumah Ibadah Dirusak

News | Minggu, 26 Juli 2026 | 15:49 WIB

BRI Peduli Gandeng Petani Lokal di Jawa Barat untuk Tanam 24.000 Mangrove

BRI Peduli Gandeng Petani Lokal di Jawa Barat untuk Tanam 24.000 Mangrove

Sumut | Minggu, 26 Juli 2026 | 15:45 WIB

Hari Mangrove Sedunia, BRI Peduli Hijaukan Pesisir dengan 24.000 Mangrove

Hari Mangrove Sedunia, BRI Peduli Hijaukan Pesisir dengan 24.000 Mangrove

Banten | Minggu, 26 Juli 2026 | 15:41 WIB

MAKI Desak Kejagung Segera Geledah Rumah Pribadi Febrie Adriansyah di Kebayoran, Ada Apa?

MAKI Desak Kejagung Segera Geledah Rumah Pribadi Febrie Adriansyah di Kebayoran, Ada Apa?

News | Minggu, 26 Juli 2026 | 15:39 WIB

BRI Peduli Tanam 24.000 Mangrove untuk Pulihkan Pesisir di Jawa Barat

BRI Peduli Tanam 24.000 Mangrove untuk Pulihkan Pesisir di Jawa Barat

Jakarta | Minggu, 26 Juli 2026 | 15:36 WIB

70 Rumah Adat Ludes Dilalap Api, 420 Warga Cipta Mulya Sukabumi Mengungsi

70 Rumah Adat Ludes Dilalap Api, 420 Warga Cipta Mulya Sukabumi Mengungsi

Jabar | Minggu, 26 Juli 2026 | 15:33 WIB

Hari Mangrove Sedunia, BRI Peduli Tanam 24.000 Mangrove Bersama Petani Lokal

Hari Mangrove Sedunia, BRI Peduli Tanam 24.000 Mangrove Bersama Petani Lokal

Malang | Minggu, 26 Juli 2026 | 15:31 WIB

Tangsel Darurat Kekerasan Anak: 118 Kasus Terdata, 34 Pencabulan Menyasar Siswa Laki-laki

Tangsel Darurat Kekerasan Anak: 118 Kasus Terdata, 34 Pencabulan Menyasar Siswa Laki-laki

Banten | Minggu, 26 Juli 2026 | 15:28 WIB

×