Ahli Gizi Ungkap Cara Agar Anak Suka Makan Ikan, Harus Dibiasakan Sejak Hamil?

Bimo Aria Fundrika, Fajar Ramadhan

Sabtu, 21 Oktober 2023 | 11:30 WIB
Ahli Gizi Ungkap Cara Agar Anak Suka Makan Ikan, Harus Dibiasakan Sejak Hamil?
Ilustrasi ikan segar. (Shutterstock)

Suara.com - Ikan menjadi salah satu makanan yang memberikan berbagai manfaat untuk kesehatan. Hal ini karena ikan mengandung berbagai nutrisi yang baik, khususnya untuk pertumbuhan anak.

Namun, terkadang anak-anak justru tidak suka mengonsumsi ikan. Hal ini karena menurut beberapa anak rasa ikan tidak begitu nikmat dibandingkan protein lain seperti daging dan ayam. Rupanya, alasan anak tidak menyukai ikan ini bisa saja terjadi karena tidak dibiasakan sang ibu sejak hamil.

Guru Besar Ilmu Gizi IPB University dan Ketua Umum PERGIZI PANGAN Indonesia, Prof. Dr. Hardinsyah, M.S. menjelaskan, makanan yang dikonsumsi ibu sejak hamil rupanya sangat berpengaruh kepada anak saat bayi.

Ilustrasi anak makan ikan. (Shutterstock)
Ilustrasi anak makan ikan. (Shutterstock)

Jika ibu terbiasa mengonsumsi ikan sejak hamil, ini dapat membuat anak bisa suka saat mereka lahir. Hal ini karena mereka sudah terbiasa dengan rasa ikan saat di dalam kandungan. Hal itu akan membuatnya saat mencicipi ikan tidak terasa aneh dan justru terbiasa.

“Kalau anak mau suka ikan, dari ibunya juga harus terbiasa konsumsi saat hamil. Hal ini juga dilakukan ketika menyusui. Nantinya, ketika mereka dewasa akan lebih terbiasa dengan ikan," ucap Prof Hardinsyah, dalam konferensi pers #Keluarga GemarIkanBersamaABC, Kamis (19/10/2023).

Hal ini juga tidak berpengaruh pada saat hamil saja. Pasalnya, ibu juga bisa membuat anak terbiasa mengkonsumsi ikan saat ia menyusui. Hal tersebut akan mempengaruhi ASI yang ada sehingga anak terbiasa mengonsumsi ikan saat dewasa.

Meski demikian, ada hal lain yang sering menjadi penyebab anak tidak suka konsumsi ikan, yaktu trauma karena tulangnya. Prof. Hardinsyah menuturkan, para orang tua harus bisa mendampingi anak saat mengonsumsi ikan. Ketika mereka tertusuk tulang, itu membuatnya menjadi trauma dan tidak ingin konsumsi ikan lagi. 

"Ketika kita sajikan kepada anak-anak itu harus dibimbing, harus didampingi apalagi dia masij ada ikannya karna bisa trauma kalau dia sekali kena tusuk karena enggak disiapkan dengan baik," jelas Prof. Hardinsyah. 

Jika anak trauma, ini akan sulit membuatnya menyukai ikan. Sementara salah satu cara yang dapat dilakukan yaitu dengan menggantikan protein lainnya. Namun, anak jadi tidak bisa konsumsi ikan. Padahal, terkait konsumsi protein lebih disarankan beragam agar cita rasanya berbeda-beda. 

baca juga

"Kalau anak ada yang trauma sulit untuk mendidiknya alternatif sumber protein ada. Gapi yang bagus itu tadi makan beragam kadang telur, ikan, tempe, tahu, daging, ayam" pungkas Prof. Hardinsyah. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

4 Cara Membangun Karakter Unggul dalam Diri Anak Lewat Metode Gamifikasi

4 Cara Membangun Karakter Unggul dalam Diri Anak Lewat Metode Gamifikasi

Your Say | Sabtu, 21 Oktober 2023 | 08:38 WIB

Psikolog Forensik Wanti-wanti Polisi Soal Kasus Subang: Jangan Serta-merta Percaya Pengakuan Danu

Psikolog Forensik Wanti-wanti Polisi Soal Kasus Subang: Jangan Serta-merta Percaya Pengakuan Danu

Hits | Sabtu, 21 Oktober 2023 | 08:19 WIB

'Balas Dendam' karena Orangtua Bercerai, Krisjiana Baharuddin Ingin Maksimal Beri Kasih Sayang ke Anak

'Balas Dendam' karena Orangtua Bercerai, Krisjiana Baharuddin Ingin Maksimal Beri Kasih Sayang ke Anak

Entertainment | Sabtu, 21 Oktober 2023 | 09:30 WIB

Terkini

Awal Sempurna Indonesia di AMNC 2026, Bangladesh Dilumat 8-1

Awal Sempurna Indonesia di AMNC 2026, Bangladesh Dilumat 8-1

Bola | Senin, 14 September 2026 | 04:00 WIB

Jejak Dini Hari di TPA Galuga, Kala Bupati Bogor dan Tim Gabungan Bertarung Menundukkan Bara Api

Jejak Dini Hari di TPA Galuga, Kala Bupati Bogor dan Tim Gabungan Bertarung Menundukkan Bara Api

Jabar | Senin, 14 September 2026 | 02:22 WIB

Minifootball Asia Bergulir di Jakarta, 10 Negara Bersaing jadi yang Terbaik

Minifootball Asia Bergulir di Jakarta, 10 Negara Bersaing jadi yang Terbaik

Bola | Senin, 14 September 2026 | 00:29 WIB

Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit

Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit

Sumsel | Minggu, 13 September 2026 | 23:10 WIB

Kabut Jadi Kendala, Pencarian 5 Jurnalis-3 Kru Kapal Hilang di GAK Masih Nihil

Kabut Jadi Kendala, Pencarian 5 Jurnalis-3 Kru Kapal Hilang di GAK Masih Nihil

Banten | Minggu, 13 September 2026 | 21:43 WIB

Kapal Virgo Transport 8 Terbalik, Tim SAR Perketat Pencarian via Udara

Kapal Virgo Transport 8 Terbalik, Tim SAR Perketat Pencarian via Udara

News | Minggu, 13 September 2026 | 21:20 WIB

Emil Audero Orang Indonesia Pertama Lawan Real Madrid, Pelatih Rayo Puji Setinggi Langit

Emil Audero Orang Indonesia Pertama Lawan Real Madrid, Pelatih Rayo Puji Setinggi Langit

Bola | Minggu, 13 September 2026 | 21:13 WIB

36 Peraih Super Tiket PB Djarum 2026 Bersiap Jalani Karantina, Mentalitas Diuji

36 Peraih Super Tiket PB Djarum 2026 Bersiap Jalani Karantina, Mentalitas Diuji

Sport | Minggu, 13 September 2026 | 21:13 WIB

Piala Soeratin Jabar 2026 Tuntas, Sepakbola Dipadukan dengan Wisata, Budaya hingga UMKM

Piala Soeratin Jabar 2026 Tuntas, Sepakbola Dipadukan dengan Wisata, Budaya hingga UMKM

Bola | Minggu, 13 September 2026 | 21:13 WIB

Geely Panda Mini Dijual Rp115 Juta, Harga Mobil Listrik Seken Bisa Ambruk

Geely Panda Mini Dijual Rp115 Juta, Harga Mobil Listrik Seken Bisa Ambruk

Otomotif | Minggu, 13 September 2026 | 21:00 WIB

×