Heboh Hujan Pertama di Musim Kemarau, Kualitas Udara Jakarta Hari Ini Otomatis Bersih?

M. Reza Sulaiman, Dini Afrianti Efendi

Rabu, 25 Oktober 2023 | 13:20 WIB
Heboh Hujan Pertama di Musim Kemarau, Kualitas Udara Jakarta Hari Ini Otomatis Bersih?
Pengendara motor nelintas saat hujan lebat di Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Kamis (3/3/2023). [Suara.com/Alfian Winanto]

Suara.com - Jagat media sosial Indonesia sedang bersuka cita karena beberapa daerah dilanda hujan pertama setelah musim kemarau. Kira-kira hujan pertama ini mampu memperbaiki kualitas udara dan mengurangi polusi udara di Jakarta nggak ya?

Beberapa netizen di Twitter membagikan kabar rumahnya diguyur hujan Selasa, (24/10/2023) malam di beberapa wilayah seperti Jakarta Timur, Jakarta Pusat, Depok hingga Bekasi. Meski hujan tidak lebat, tapi berhasil memberikan secercah harapan setelah berbulan-bulan Indonesia dilanda musim kemarau.

"Bangga banget, gue pulang kerja kehujanan dong," ujar @han_lee melalui cuitannya di Twitter.

"Alhamdulillah hujan, dari tadi duduk di kasur, buka tirai jendela dan mandangin hujan," ungkap @insecuristy lewat postingannya lengkap dengan foto jendela yang diguyur hujan.

Ilustrasi hujan. (freepik)
Ilustrasi hujan. (freepik)

"Finally, Depok hujan hahahaha. Terima kasih Ayah Ojak dan Ayu Tingting selaku warga Sepok juga, terima kasih Bang Windah Basudara udah nemenin musim kemarauku, tidak lupa terima kasih papah mamah yang udah ngelahirin aku. makasih semua," celoteh salah satu akun melalui @convomfs.

Sementara itu sayanganya hujan tidak lantas menghapus atau mengurangi polusi udara Jakarta secara drastis. Buktinya berdasarkan platform pemantau kualitas, The Weather Channel per Rabu (25/10/2023) menunjukan indeks kualitas udara DKI Jakarta masih berada di angka 154.

Angka ini menunjukan kategori udara tidak sehat dengan mayoritas polutan udara jenis PM2.5 yang artinya semua orang bisa merasakan dampak kesehatan akibat paparan polusi yang tidak bisa disaring tubuh. Bahkan kualitas udara ini untuk kelompok sensitif bisa mengalami masalah kesehatan yang lebih serius.

PM2.5 adalah jenis polutan atau materi partikelnya di udara berukuran lebih kecil dari 2,5 mikron, yang bahkan lebih kecil dari diameter helai rambut. Sehingga ukuran polusi udara ini tidak bisa disaring oleh hidung yang memiliki bulu-bulu halus penghalang zat asing masuk.

1. Gunakan Masker

Saat berada di area dengan tingkat polusi tinggi, gunakan masker yang dirancang khusus untuk melindungi saluran pernapasan.

baca juga

2. Hindari Aktivitas Fisik Berat

Jika tingkat polusi tinggi, hindari aktivitas fisik berat di luar ruangan, terutama saat udara penuh dengan polutan. Ini karena aktivitas fiaik berat membuat tubuh perlu menghirup udara lebih banyak dan lebih cepat.

3. Pemilihan Waktu yang Tepat

Cobalah untuk beraktivitas di luar ruangan pada waktu yang lebih bersih, seperti pagi atau sore hari.

4. Lindungi Ruangan

Pastikan rumah tertutup dengan baik untuk mencegah masuknya polutan. Gunakan alat pemurni udara dalam ruangan jika diperlukan.

5. Pantau Kualitas Udara

Gunakan aplikasi atau situs web yang memberikan informasi tentang kualitas udara di daerah tempat tinggal, untuk memutuskan kapan dan bagaimana beraktivitas di luar ruangan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

18 Desa Kekeringan di Karawang Dapat Bantuan 666 Ribu Liter Air Bersih, 36.272 Jiwa Terkena Dampak

18 Desa Kekeringan di Karawang Dapat Bantuan 666 Ribu Liter Air Bersih, 36.272 Jiwa Terkena Dampak

Bekaci | Rabu, 25 Oktober 2023 | 12:28 WIB

Danu Akui Terlibat di Kasus Pembunuhan Ibu-Anak Subang, Ternyata Mbak Rara yang Suruh

Danu Akui Terlibat di Kasus Pembunuhan Ibu-Anak Subang, Ternyata Mbak Rara yang Suruh

Entertainment | Rabu, 25 Oktober 2023 | 12:02 WIB

4 Tersangka Kasus Pembunuhan Ibu dan Anak Subang Belum Ngaku, Mbak Rara Prediksi Pelaku Ada 7 Orang

4 Tersangka Kasus Pembunuhan Ibu dan Anak Subang Belum Ngaku, Mbak Rara Prediksi Pelaku Ada 7 Orang

Entertainment | Rabu, 25 Oktober 2023 | 10:54 WIB

Terkini

Fotografer di Lampung Timur Dibantai: Pelaku Diciduk di Bakauheni

Fotografer di Lampung Timur Dibantai: Pelaku Diciduk di Bakauheni

Lampung | Selasa, 15 September 2026 | 16:13 WIB

Purbaya Diganti Suahasil, Ekonom UGM Soroti 3 Hal yang Bisa Menentukan Arah Fiskal

Purbaya Diganti Suahasil, Ekonom UGM Soroti 3 Hal yang Bisa Menentukan Arah Fiskal

News | Selasa, 15 September 2026 | 16:11 WIB

Dapat Ganti Rugi Rp5 Juta, Hakim Kabulkan Sebagian Permohonan Praperadilan Roy Suryo

Dapat Ganti Rugi Rp5 Juta, Hakim Kabulkan Sebagian Permohonan Praperadilan Roy Suryo

News | Selasa, 15 September 2026 | 16:10 WIB

Cak Imin Ingatkan Manfaat JKN: Sakit Tak Boleh Bikin Keluarga Jatuh Miskin

Cak Imin Ingatkan Manfaat JKN: Sakit Tak Boleh Bikin Keluarga Jatuh Miskin

News | Selasa, 15 September 2026 | 16:04 WIB

Sopir Truk Asal Solo Jadi Korban Kapal Virgo, Ternyata Naik Pakai KTP Saudara Kembar

Sopir Truk Asal Solo Jadi Korban Kapal Virgo, Ternyata Naik Pakai KTP Saudara Kembar

Surakarta | Selasa, 15 September 2026 | 16:00 WIB

Drama Korea Would You Marry Me?: Pernikahan Palsu demi Rumah Mewah

Drama Korea Would You Marry Me?: Pernikahan Palsu demi Rumah Mewah

Your Say | Selasa, 15 September 2026 | 16:00 WIB

200 Juta Gamer, Pasar Gim Tembus Rp30 Triliun! Ketua PB ESI yang Baru Ingin Indonesia Naik Kelas

200 Juta Gamer, Pasar Gim Tembus Rp30 Triliun! Ketua PB ESI yang Baru Ingin Indonesia Naik Kelas

Sport | Selasa, 15 September 2026 | 15:57 WIB

Buya Yahya Minta Prabowo Tak Tutup Telinga soal MBG: Kalau Salah, Ya Benahi

Buya Yahya Minta Prabowo Tak Tutup Telinga soal MBG: Kalau Salah, Ya Benahi

News | Selasa, 15 September 2026 | 15:57 WIB

Kualitas Udara di Siak Sangat Tidak Sehat, Sekolah Masih Diliburkan

Kualitas Udara di Siak Sangat Tidak Sehat, Sekolah Masih Diliburkan

Riau | Selasa, 15 September 2026 | 15:55 WIB

Penumpang MRT Dievakuasi Massal, Gerbong Berasap di Stasiun Bukit Gombak

Penumpang MRT Dievakuasi Massal, Gerbong Berasap di Stasiun Bukit Gombak

News | Selasa, 15 September 2026 | 15:52 WIB

×