Penumpang MRT Dievakuasi Massal, Gerbong Berasap di Stasiun Bukit Gombak

Pebriansyah Ariefana

Selasa, 15 September 2026 | 15:52 WIB
Penumpang MRT Dievakuasi Massal, Gerbong Berasap di Stasiun Bukit Gombak
SMRT evakuasi seluruh penumpang di Stasiun Bukit Gombak akibat kepulan asap dari rem kereta. (CNA)
baca 10 detik
  • SMRT mengevakuasi penumpang di Stasiun Bukit Gombak akibat asap dari rem kereta yang bermasalah.

  • Kereta yang bermasalah langsung ditarik ke depo dan tidak ada korban yang membutuhkan medis.

  • Layanan perjalanan kereta tetap beroperasi normal dengan penundaan jadwal yang singkat.

Suara.com - Petugas MRT Singapura mengevakuasi seluruh penumpang dari gerbong kereta di Stasiun Bukit Gombak setelah kepulan asap terdeteksi muncul dari bagian bawah gerbong pada Selasa (15/9) sekitar pukul 11.40 waktu setempat. Langkah penanganan darurat ini berhasil mencegah potensi bahaya tanpa menimbulkan korban luka maupun mengganggu operasional jalur secara keseluruhan.

Pemeriksaan awal menunjukkan bahwa kepulan asap tersebut kemungkinan besar dipicu oleh kegagalan sistem pengereman pada gerbong. Tim teknis langsung menarik rangkaian kereta dari jalur utama menuju depo untuk menjalani investigasi menyeluruh.

Insiden teknis ini menyoroti kesiapan prosedur penanganan darurat SMRT di mana evakuasi dapat diselesaikan dengan cepat. Respons tanggap di lapangan memastikan keselamatan pengguna jasa tetap terjaga di tengah kepulan asap yang sempat mengepul.

"Sebagai langkah pencegahan keselamatan, staf kami segera membantu seluruh penumpang untuk keluar dari kereta dengan aman. Kereta kemudian ditarik ke depo untuk pemeriksaan lebih lanjut," kata Presiden SMRT Trains Lam Sheau Kai saat menjawab pertanyaan CNA.

"Layanan kereta tetap beroperasi secara normal. Tidak ada laporan penumpang yang membutuhkan bantuan medis," ujarnya.

Beberapa penumpang yang berada di lokasi kejadian mengaku sempat tidak memahami situasi yang sedang terjadi saat diminta keluar dari gerbong. Kurangnya informasi cepat di area peron membuat pengguna jasa bertanya-tanya mengenai asal kepulan asap tersebut.

Salah satu penumpang yang diminta turun adalah Ming Wing Cheong (44). Ia menceritakan pengalamannya saat proses evakuasi mendadak itu berlangsung di peron stasiun.

"Saya sedikit bingung karena tidak diberi tahu apa yang sedang terjadi," kata Ming kepada CNA.

"Saya melihat asap di atap salah satu gerbong kereta," ujar Ming.

baca juga

Meskipun sempat diwarnai kebingungan, proses pergantian armada berjalan relatif singkat sehingga perjalanan penumpang tidak terganggu lama. Penumpang hanya perlu menunggu rangkaian kereta berikutnya yang tiba beberapa menit kemudian.

"Hanya ada penundaan sekitar 8 hingga 10 menit saat menunggu kereta berikutnya," tutur Ming.

Insiden munculnya asap pada transportasi publik seperti jaringan kereta urban umumnya berkaitan dengan gesekan mekanis atau gangguan pada komponen teknis bawah gerbong. Sistem keselamatan kereta modern dirancang untuk langsung menghentikan armada dan memicu prosedur evakuasi begitu indikasi bahaya atau asap terdeteksi.

Stasiun Bukit Gombak yang melayani jalur padat memerlukan penanganan cepat agar gangguan kecil pada satu armada tidak berdampak sistemik pada jadwal perjalanan lainnya. Penarikan langsung unit yang bermasalah ke depo merupakan standar operasional untuk memastikan jalur tetap aman dilalui armada lain.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bukan Overload, PenyebabTenggelamnya KMP Virgo 8 Transport Tunggu KNKT

Bukan Overload, PenyebabTenggelamnya KMP Virgo 8 Transport Tunggu KNKT

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 14:35 WIB

Hindari Macet Laga Persija vs Persib, Ini Rute MRT dan Transjakarta Menuju GBK

Hindari Macet Laga Persija vs Persib, Ini Rute MRT dan Transjakarta Menuju GBK

News | Sabtu, 12 September 2026 | 10:58 WIB

Dampak Abu Krakatau: Ribuan Penerbangan Batal, Delay, dan Dialihkan

Dampak Abu Krakatau: Ribuan Penerbangan Batal, Delay, dan Dialihkan

News | Selasa, 08 September 2026 | 08:35 WIB

Terkini

Duduk Perkara Empat Siswi SMA di Muba Diminta Lepas Seragam oleh Wakil Kepala Sekolah

Duduk Perkara Empat Siswi SMA di Muba Diminta Lepas Seragam oleh Wakil Kepala Sekolah

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 20:11 WIB

Jangan Takut Meniru! CEO BlokBojonegoro Ungkap Strategi Media Lokal untuk Berkembang

Jangan Takut Meniru! CEO BlokBojonegoro Ungkap Strategi Media Lokal untuk Berkembang

Video | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 20:00 WIB

Perkuat Layanan Kanker, Pemprov DKI Resmikan Pusat Onkologi

Perkuat Layanan Kanker, Pemprov DKI Resmikan Pusat Onkologi

Foto | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:57 WIB

MA Putuskan Suket SMA Tidak Sah, PDIP Kembali Layangkan Desakan Gibran Mundur!

MA Putuskan Suket SMA Tidak Sah, PDIP Kembali Layangkan Desakan Gibran Mundur!

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:55 WIB

Pursuit of Jade: Drama dengan Role Reversal Baru Zhang Linghe & Tian Xiwei

Pursuit of Jade: Drama dengan Role Reversal Baru Zhang Linghe & Tian Xiwei

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:50 WIB

Godzilla El Nino Muncul di Aksi Keadilan Iklim Jakarta

Godzilla El Nino Muncul di Aksi Keadilan Iklim Jakarta

Foto | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:46 WIB

Dua Tahun Prabowo-Gibran, Kepuasan Publik 57,4 Persen, Lingkungan Jadi Sorotan

Dua Tahun Prabowo-Gibran, Kepuasan Publik 57,4 Persen, Lingkungan Jadi Sorotan

Jabar | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:43 WIB

Kritik Pajak Pembalut 11 Persen, Dosen UGM: Pajakilah Orang Kaya, Bukan Kebutuhan Dasar!

Kritik Pajak Pembalut 11 Persen, Dosen UGM: Pajakilah Orang Kaya, Bukan Kebutuhan Dasar!

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:41 WIB

MA Nyatakan Suket SMA Gibran Tidak Sah, Andreas PDIP: Memang Tak Punya Ijazah

MA Nyatakan Suket SMA Gibran Tidak Sah, Andreas PDIP: Memang Tak Punya Ijazah

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:31 WIB

Survei IndocPolls: Seskab Teddy Teratas, Nusron Wahid Dapat Penilaian Terendah

Survei IndocPolls: Seskab Teddy Teratas, Nusron Wahid Dapat Penilaian Terendah

Jatim | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:29 WIB

×