Ramai Seruan Boikot McDonalds Usai Beri Makan Tentara Israel, Pelanggan di Indonesia Tetap Ramai: Enggak Akan Ngefek

Bimo Aria Fundrika | Lilis Varwati | Suara.com

Rabu, 01 November 2023 | 08:53 WIB
Ramai Seruan Boikot McDonalds Usai Beri Makan Tentara Israel, Pelanggan di Indonesia Tetap Ramai: Enggak Akan Ngefek
McDonald's kembali hadir di kawasan MH Thamrin, Jakarta Pusat dengan meresmikan gerai McDonald's Thamrin Jaya, Minggu (16/7/2023). (ANTARA/Farhan Arda Nugraha)

Suara.com - Seruan boikot terhadap sejumlah produk yang mendukung Israel turut ramai di Indonesia. McDonalds jadi salah satu produk makanan yang jadi sasaran boikot. Pemicunya akibat aksi kontroversi dari McDonalds di Israel yang memberi makanan gratis kepada tentara dan warga Israel di tengah situasi kelaparan yang terjadi di Palestina akibat adanya konflik.

Seruan boikot yang terjadi di Indonesia sebenarnya juga menimbulkan kontroversi. Suara.com coba memotret dampak yang terjadi akibat seruan itu dengan mendatangi salah satu gerai McDonald's yang ada di kawasan Senayan, Jakarta Selatan. 

Cabang restoran cepat saji itu termasuk salah satu yang sering dikunjungi masyarakat lantaran lokasinya yang strategis dekat dengan mall, perkantoran, serta kampus. Suara.com datang ke gerai tersebur pada Selasa (31/20) sekitar pukul 2 siang. Meskipun waktu istirahat perkantoran sudah selesai, tapi rupanya restoran cepat saji itu tetap dipadati pengunjung. 

Suasana di McDonalds Indonesia. (Suara.com/Lilis Varwati)
Suasana di McDonalds Indonesia. (Suara.com/Lilis Varwati)

Area tempat duduk luar memang nampak kosong lantaran terpapar langsung cahaya matahari. Tetapi, begitu masuk ke dalam ruangan ada begitu banyak penumpang yang memenuhi hampir seluruh kursi yang ada. Hanya ada sekitar 2 sampai 3 meja yang masih kosong. Terlihat pengunjung rata-rata merupakan pekerja juga anak sekolah. 

Pada fasilitas drive thru atau layanan pesan bawa pulang juga masih ada pelanggan yang memesan menu lewat jalur tersebut. 

Suara.com mewawancarai beberapa pelanggan McDonalds dengan menanyakan alasan mereka tetap mau membeli makanan cepat saji tersebut. Secara umum, alasan para pengunjung itu tetap menyantap McDonald's lantaran tidak setuju dengan boikot yang ada. 

Seperti yang diutarakan Mawar, karyawan swasta di Jakarta. Menurutnya, aksi boikot yang diutarakan di media sosial juga oleh para publik figur itu tidak benar-benar efektif untuk menghentikan serangan Israel kepada masyarakat Palestina di jalur Gaza.

"Gak akan ngefek menurut saya boikot-boikot gitu. Kecuali memang beneran boikotnya," kata Mawar kepada suara.com. 

Bila aksi boikot itu serius, lanjutnya, dia merasa perlu peran serta dari pemerintah. 

Suasana di McDonalds Indonesia. (Suara.com/Lilis Varwati)
Suasana di McDonalds Indonesia. (Suara.com/Lilis Varwati)

"Misal dari pemerintah melarang waralaba yang berkaitan sama Israel dan sebagainya seperti yang dilakukan oleh pemerintah Irlandia, mungkin ya gak akan makan McDonald's," ujarnya.

Pendapat lainnya disampain oleh Rosa yang masih jajan McDonald's secara online. Menurutnya, tidak perlu ada aksi boikot McDonald's di Indonesia karena tidak ada kaitannya dengan tindakan yang dilakukan pihak restoran di Israel. 

"Terlepas dia dukung Israel, tapi semua barangnya didapat dari Indonesia, pekerjanya juga semua orang Indonesia, lalu apa alasannya memboikot? Justru itu seperti merampas hak mereka untuk dapat gaji kalau aksi itu berdampak terhadap pemasukan perusahaan. Jadi gak ada relevansinya," tutur Rosa. 

Sikap berbeda mungkin akan dia lakukan bila berada di Amerika Serikat yang jelas menyatakan pro terhadap Israel dan memberi bantuan. Sehingga dia tidak akan membeli produk dari brand yang jelas menyatakan membela penyerang warga Palestina tersebut.

"Tapi ini kan Indonesia yang 80 persen kayanya orang-orangnya pro Palestina," ujarnya.

Suasana di McDonalds Indonesia. (Suara.com/Lilis Varwati)
Suasana di McDonalds Indonesia. (Suara.com/Lilis Varwati)

Alasan praktis disampaikan konsumen lain di McDonald's, Malik. Dia mengaku alasan dirinya tetap membeli makanan itu lantaran kebanyakan restoran cepat saji tersebut buka 24 jam. Sehingga, kerap kali jadi andalan dirinya saat ingin makan tengah malam. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Belum Tentu Bisa Selamat, Cerita Relawan Indonesia Berlindung dari Serangan Bom Israel di Bawah Tanah

Belum Tentu Bisa Selamat, Cerita Relawan Indonesia Berlindung dari Serangan Bom Israel di Bawah Tanah

News | Rabu, 01 November 2023 | 08:38 WIB

Dukung Palestina, Whulandary Herman Debat dengan Miss Israel 2013

Dukung Palestina, Whulandary Herman Debat dengan Miss Israel 2013

Entertainment | Rabu, 01 November 2023 | 08:45 WIB

Sempat Hilang Kontak, Begini Nasib Terkini WNI Terjebak di Gaza

Sempat Hilang Kontak, Begini Nasib Terkini WNI Terjebak di Gaza

News | Selasa, 31 Oktober 2023 | 22:55 WIB

Terkini

Apa Itu Syawalan? Tradisi setelah Lebaran yang Sarat Makna

Apa Itu Syawalan? Tradisi setelah Lebaran yang Sarat Makna

Lifestyle | Sabtu, 21 Maret 2026 | 21:05 WIB

Puncak Arus Balik Mudik Sebentar Lagi, Mending Berangkat Pagi atau Malam?

Puncak Arus Balik Mudik Sebentar Lagi, Mending Berangkat Pagi atau Malam?

Lifestyle | Sabtu, 21 Maret 2026 | 21:00 WIB

Bacaan Niat Puasa Syawal Digabung Puasa Senin Kamis, Bolehkah?

Bacaan Niat Puasa Syawal Digabung Puasa Senin Kamis, Bolehkah?

Lifestyle | Sabtu, 21 Maret 2026 | 20:15 WIB

10 Cara Menyimpan Kue Lebaran Tetap Renyah dan Tahan Lama, Anti Melempem!

10 Cara Menyimpan Kue Lebaran Tetap Renyah dan Tahan Lama, Anti Melempem!

Lifestyle | Sabtu, 21 Maret 2026 | 20:05 WIB

5 Cara Alami Usir Kolesterol usai Santap Sajian Lebaran, Simvastatin Minggir Dulu

5 Cara Alami Usir Kolesterol usai Santap Sajian Lebaran, Simvastatin Minggir Dulu

Lifestyle | Sabtu, 21 Maret 2026 | 20:00 WIB

Promo Indomaret Lebaran 2026 Lengkap: Diskon Biskuit Kaleng, Sirop, hingga Sembako

Promo Indomaret Lebaran 2026 Lengkap: Diskon Biskuit Kaleng, Sirop, hingga Sembako

Lifestyle | Sabtu, 21 Maret 2026 | 19:40 WIB

Hukum Menikah di Bulan Syawal, Benarkah Sunah? Begini Penjelasannya

Hukum Menikah di Bulan Syawal, Benarkah Sunah? Begini Penjelasannya

Lifestyle | Sabtu, 21 Maret 2026 | 19:35 WIB

Baju Lebaran Warna Putih Kena Noda Santan? Begini Cara Menghilangkannya

Baju Lebaran Warna Putih Kena Noda Santan? Begini Cara Menghilangkannya

Lifestyle | Sabtu, 21 Maret 2026 | 19:10 WIB

Staycation Lebaran Makin Seru! Intip Kemewahan Baru Mercure Jakarta Grogol yang Penuh Sentuhan Lokal

Staycation Lebaran Makin Seru! Intip Kemewahan Baru Mercure Jakarta Grogol yang Penuh Sentuhan Lokal

Lifestyle | Sabtu, 21 Maret 2026 | 18:47 WIB

Anti-Mainstream! Coba Resep Puding Susu Karamel Ini untuk Maniskan Momen Lebaran Keluarga

Anti-Mainstream! Coba Resep Puding Susu Karamel Ini untuk Maniskan Momen Lebaran Keluarga

Lifestyle | Sabtu, 21 Maret 2026 | 18:25 WIB