Siapa Houthi Yaman? Inilah Pasukan yang Serang Israel dengan Rudal dan Drone

Chyntia Sami Bhayangkara

Kamis, 02 November 2023 | 14:25 WIB
Siapa Houthi Yaman? Inilah Pasukan yang Serang Israel dengan Rudal dan Drone
Siapa itu Houthi Yaman? (freepik)

Suara.com - Tepat pada hari Selasa (31/10/23), secara terbuka, pasukan Houthi dari Yaman terlihat menyerbu Israel menggunakan drone. Aksi ini tentu mengundang banyak simpatisan, tetapi tidak sedikit pula yang menghujatnya. Siapa Houthi Yaman sebenarnya?

Diduga, aksi Houthi Yaman ini terkait dengan semakin memanasnya gencatan senjata dari kelompok Tel Aviv di Israel pada pasukan Hamas di Palestina.

Siapa itu Houthi Yaman yang Serang Israel?

Houthi adalah kelompok oposisi dari Yamen yang sudah ada sejak awal tahun 1990-an sampai akhirnya terus berkembang dan memiliki organisasi militer tersendiri di awal tahun 2000-an.

Di Negara asalnya, Yaman, pasukan Houthi kerap berperang melawan pemerintahannya sendiri. Kelompok ini bahkan berhasil menguasai beberapa wilayah di Yaman hingga menyerang wilayah tetangganya seperti Arab Saudi dan Uni Emirat Arab.

Pada tahun 2011 lalu, Houthi bahkan sudah mulai menguasai Sa'dah, salah satu provinsi terpinggirkan di Yaman. Kini, Houthi semakin melebarkan sayapnya dengan memasuki ibu kota Yaman.

Mengutip dari Lawfare Institute, Houthi telah berkembang dari pasukan pemberontak kecil dari ujung utara Yaman menjadi peserta konflik paling signifikan di sejarah Semenanjung Arab dan Arab modern.

Diketahui bahwa satu-satunya negara yang menyetok persenjataan bagi Houthi adalah Iran. Rudal balistik jenis Qiam-1 merupakan salah satu senjata andalan kelompok ini.

Serangan Houthi ke Israel

baca juga

Dengan modal persenjataan yang dimilikinya, pada hari Selasa (31/10/23) lalu, Houthi terlihat meluncurkan sejumlah rudal balistik dan drone ke arah wilayah Israel. 

Yahya Saree selaku juru bicara militer Houthi menjelaskan bahwa aksinya ini merupakan salah satu upaya untuk membantu Palestina meraih kemenangan.

Yahya juga menyampaikan bahwa aksi seperti ini mungkin akan masih berlaku selama beberapa waktu ke depan.

Sejauh ini, agresi Israel diduga tidak hanya merugikan Palestina tetapi juga telah menciptakan ketidakstabilan di Timur Tengah. Inilah salah satu hal yang mendasari Houthi melakukan penyerangan besar-besaran.

Terlebih, sejak dulu Houthi memang sudah cukup gencar memanfaatkan rudal dan drone untuk menghadapi konflik, terutama saat perang dengan Yaman.

Demikian informasi mengenai kelompok Houthi dari Yaman.

Kontributor : Hillary Sekar Pawestri

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Daftar Perusahaan Indonesia Resmi Dukung Palestina dan Boikot Pendukung Israel

Daftar Perusahaan Indonesia Resmi Dukung Palestina dan Boikot Pendukung Israel

Lifestyle | Kamis, 02 November 2023 | 13:30 WIB

Hamas Berikan Tawaran Agar Israel Hentikan Serangan Ke Gaza

Hamas Berikan Tawaran Agar Israel Hentikan Serangan Ke Gaza

News | Kamis, 02 November 2023 | 12:31 WIB

Ada Seruan Boikot Produk Pro Israel, Gimana Sikap Pemerintah?

Ada Seruan Boikot Produk Pro Israel, Gimana Sikap Pemerintah?

Bisnis | Kamis, 02 November 2023 | 12:23 WIB

Asal Usul dan Makna Semangka Jadi Simbol Dukungan untuk Palestina, Berawal dari Larangan Bendera

Asal Usul dan Makna Semangka Jadi Simbol Dukungan untuk Palestina, Berawal dari Larangan Bendera

Lifestyle | Kamis, 02 November 2023 | 12:00 WIB

Siapa Sosok MFM, Anak Pensiunan Polisi yang Jadi Pelaku Pembunuhan Bocah 8 Tahun di Palu

Siapa Sosok MFM, Anak Pensiunan Polisi yang Jadi Pelaku Pembunuhan Bocah 8 Tahun di Palu

Hits | Kamis, 02 November 2023 | 11:36 WIB

Ramai Ajakan Boikot Produk Pro Israel, Cek Daftarnya

Ramai Ajakan Boikot Produk Pro Israel, Cek Daftarnya

Hits | Kamis, 02 November 2023 | 11:31 WIB

Terkini

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:16 WIB

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Jogja | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:04 WIB

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:25 WIB

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Bola | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:00 WIB

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:59 WIB

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:35 WIB

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Video | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:30 WIB

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:00 WIB

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:47 WIB

×