Isinya Sop Tahu dan Sawi, Ini 6 Fakta Miris Menu Cegah Stunting di Depok

Farah Nabilla

Jum'at, 17 November 2023 | 13:15 WIB
Isinya Sop Tahu dan Sawi, Ini 6 Fakta Miris Menu Cegah Stunting di Depok
Viral Menu Pencegahan Stunting di Depok (Instagram/depok24jam)

Suara.com - Sebuah video yang diunggah oleh akun @sarahbaihaqi25 mendadak viral di media sosial saat sang pemilik akun menunjukkan adanya bantuan stunting untuk anak-anak di sekitaran Depok, Jawa Barat.

Bagaimana tidak, di dalam video tersebut, sang pemilik akun pun menunjukkan macam-macam makanan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) dari pemerintah dengan lauk yang dianggap kurang memadai.

Hal ini pun mendapat banyak perhatian dari warganet lantaran makanan tersebut dianggap kurang layak sebagai makanan pencegah stunting. PMT stunting tersebut juga dinilai tidak memenuhi kebutuhan gizi anak-anak per hari.

Banyak warganet yang merasa miris dengan bantuan makanan stunting tersebut hingga menimbulkan banyak protes ke pihak pemerintah. Padahal, pemerintah pusat pun sempat mengklaim sudah menganggarkan dana untuk PMT hingga milyaran rupiah untuk setiap daerah.

Simak inilah 6 fakta miris makanan bantuan pencegah stunting di Depok selengkapnya.

1. Hanya diberi sop tahu dan sawi

Dalam video yang diunggah oleh akun @sarahbaihaqi25 tersebut, nampak sang pemilik akun hanya menerima bantuan makanan harian berupa beberapa potong tahu yang dibuat menjadi sop tahu dan tambahan sawi yang cukup sedikit.

Hal ini pun menimbulkan banyak reaksi dari warganet. 

"Nangis banget PMTnya cuma gitu...." tulis akun @ifahh282. 

baca juga

2. Banyak warganet ngaku dapat PMT yang juga kurang layak

Banyak juga warganet yang mengaminkan unggahan sang pemilik akun Tiktok tersebut. Beberapa dari mereka mengaku bantuan PMT dari pemerintah daerah mereka juga banyak yang tidak layak dan tidak cukup memenuhi gizi anak anak.

"PMT di tempat saya cuma dikasih kue padimas harga 500 rupiah," tulis akun Ozil Abayaomi.

"Tadi dari posyandu saya cuma dapet agar agar doang," tulis akun lainnya. 

3. Anggaran makanan stunting di Depok mencapai Rp4,9 miliar

Padahal, pemerintah Depok sendiri mengaku sudah menerima dana dari pemerintah pusat sebesar Rp 4,9 miliar untuk pemberian makanan stunting di 38 puskesmas yang tersebar di berbagai daerah di Depok, Jawa Barat. Meskipun sudah disiapkan anggaran hingga miliaran rupiah, namun bantuan makanan stunting pun masih kurang memadai.

4. Pihak Dinkes Depok buka suara

Ramainya pembahasan soal bantuan makanan stunting yang cukup miris ini pun direspons oleh Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Depok, Mary Liziawati. Dalam keterangannya, Mary mengaku pemberian PMT tersebut memang hanya berbentuk kudapan dan bukan makanan bergizi lengkap.

"Ramai yang bilang "ini cuma dua tahu, dua otak-otak," padahal dalam buku resep dari UNICEF sudah menyatakan bahwa dua protein hewani dan nabati dalam makanan sudah cukup untuk melengkapi gizi harian para balita," ungkap Mary dalam keterangannya pada Kamis (16/11/2023) kemarin.

5. Hanya dianggarkan Rp 18 ribu per paket

Fakta miris lainnya juga terungkap saat Mary mengaku bahwa anggaran untuk setiap balita yang menerima PMT hanya dialokasikan sebesar Rp 18 ribu per paket makanan. Bahkan, uang tersebut pun belum dipotong pajak dan pembelian kemasan.

"Kita cuma dianggarkan Rp 18 ribu per paket, all in. Itu belum pajak, biaya distribusi, pembelian kemasan, juga pencucian," lanjut Mary dalam penjelasannya soal anggaran PMT di Depok ini.

6. Wadah makanan dipakai secara berulang

Tak hanya itu, Mary pun mengaku pihaknya harus memutar otak agar anggaran tetap cukup untuk makanan PMT yang dilakukan selama 28 hari setiap bulannya. Salah satunya dengan menggunakan wadah makanan daur ulang dengan tujuan agar sampah wadah makanan tidak menumpuk.

"Kita pakai kemasan dipakai ulang atau reuse. Kita juga perlu vendor penyedia cuci wadah makanan karena kita tidak ingin ada sampah wadah makanan menumpuk di Depok," tutup Mary dalam penjelasannya.

Hal ini justru dianggap merepotkan warga penerima PMT lantaran mereka harus mengembalikan setiap wadah makanan yang mereka terima dan adanya indikasi makanan yang diterima tidak higienis lantaran menggunakan wadah yang hanya dicuci ulang saja.

Kontributor : Dea Nabila

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Geger Menu Cegah Stunting Nasi dan Kuah Sop, Emang Seharusnya Apa Saja?

Geger Menu Cegah Stunting Nasi dan Kuah Sop, Emang Seharusnya Apa Saja?

Lifestyle | Kamis, 16 November 2023 | 20:19 WIB

Dear Depok! Menu Pencegahan Stunting yang Benar Sesuai Medis Bukan Cuma Tahu dan Sawi

Dear Depok! Menu Pencegahan Stunting yang Benar Sesuai Medis Bukan Cuma Tahu dan Sawi

Health | Kamis, 16 November 2023 | 11:20 WIB

PT Wahana Makmur Sejati Peroleh Penghargaan Pemkot Tangerang untuk Partisipasi Percepat Penurunan Stunting

PT Wahana Makmur Sejati Peroleh Penghargaan Pemkot Tangerang untuk Partisipasi Percepat Penurunan Stunting

Otomotif | Rabu, 15 November 2023 | 07:58 WIB

BRI Life Peduli Anemia dan Stunting Indonesia di Nusa Tenggara Timur

BRI Life Peduli Anemia dan Stunting Indonesia di Nusa Tenggara Timur

Bisnis | Senin, 13 November 2023 | 06:53 WIB

Detik-detik KPK Geledah Rumah Anggota DPR Sudin di Raffles Hills Cibubur, Terkait Kasus Korupsi SYL?

Detik-detik KPK Geledah Rumah Anggota DPR Sudin di Raffles Hills Cibubur, Terkait Kasus Korupsi SYL?

Video | Sabtu, 11 November 2023 | 11:00 WIB

Terkini

20 Kardus dan Koper Berisi Uang Ratusan Miliar Diamankan KPK saat OTT Kasus HGB Bogor

20 Kardus dan Koper Berisi Uang Ratusan Miliar Diamankan KPK saat OTT Kasus HGB Bogor

News | Selasa, 15 September 2026 | 00:17 WIB

Titik Terang Kabar Pernikahan Andre Taulany dan Amanda Rigby, KUA: Surat Rekomendasi Sudah Masuk

Titik Terang Kabar Pernikahan Andre Taulany dan Amanda Rigby, KUA: Surat Rekomendasi Sudah Masuk

Entertainment | Selasa, 15 September 2026 | 00:04 WIB

KPK Tangkap 17 Orang saat OTT Kasus HGB Bogor! Ada Fahd A Rafiq hingga Arif Sugiyanto

KPK Tangkap 17 Orang saat OTT Kasus HGB Bogor! Ada Fahd A Rafiq hingga Arif Sugiyanto

News | Senin, 14 September 2026 | 23:56 WIB

Disulap 'Penyihir' Makassar, Toyota Alphard 2012 Ini Bisa 'Time Travel' ke Tahun 2026

Disulap 'Penyihir' Makassar, Toyota Alphard 2012 Ini Bisa 'Time Travel' ke Tahun 2026

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 23:54 WIB

Kepala BPN Kabupaten Bogor Diamankan KPK dalam OTT, 17 Orang Diperiksa

Kepala BPN Kabupaten Bogor Diamankan KPK dalam OTT, 17 Orang Diperiksa

Jabar | Senin, 14 September 2026 | 23:42 WIB

Di Balik Penembakan 3 ASN di Muliama: Mengapa Konflik Bersenjata Papua Tak Kunjung Reda?

Di Balik Penembakan 3 ASN di Muliama: Mengapa Konflik Bersenjata Papua Tak Kunjung Reda?

News | Senin, 14 September 2026 | 22:51 WIB

Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor

Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor

News | Senin, 14 September 2026 | 22:08 WIB

KPK Konfirmasi Penindakan Senyap, Pihak Kantor Pertanahan Terjaring OTT

KPK Konfirmasi Penindakan Senyap, Pihak Kantor Pertanahan Terjaring OTT

Bogor | Senin, 14 September 2026 | 22:05 WIB

Jakarta Kian Seksi Bagi Musisi Dunia, Pramono: BTS hingga Kanye West Pilih Konser di Sini

Jakarta Kian Seksi Bagi Musisi Dunia, Pramono: BTS hingga Kanye West Pilih Konser di Sini

News | Senin, 14 September 2026 | 22:00 WIB

Puluhan Siswa MTsN 2 Kisaran Diduga Keracunan Usai Santap MBG

Puluhan Siswa MTsN 2 Kisaran Diduga Keracunan Usai Santap MBG

Sumut | Senin, 14 September 2026 | 21:53 WIB

×