Menelusuri Sebab Leon Dozan Lakukan Kekerasan Terhadap Pasangan, Psikolog Ungkap Hal Ini

Bimo Aria Fundrika, Fajar Ramadhan

Kamis, 23 November 2023 | 17:35 WIB
Menelusuri Sebab Leon Dozan Lakukan Kekerasan Terhadap Pasangan, Psikolog Ungkap Hal Ini
Leon Dozan dihadirkan dalam rilis kasus penganiayaan di Polres Jakarta Pusat, Jumat (17/11/2023) [Suara.com/Tiara Rosana]

Suara.com - Kekerasan yang dilakukan Leon Dozan kepada Rinoa Aurora membuat kaget warganet. Pasalnya, di media sosial, Leon Dozan sendiri dikenal dengan sosoknya yang baik dan sangat ramah kepada para penggemarnya.

Oleh sebab itu, aksi kekerasan Leon Dozan itu membuat para penggemar tidak menyangka. Apalagi, dikatakan Rinoa Aurora sampai alami luka lebam karena kekerasan yang dilakukan oleh putra Willy Dozan tersebut.

Di samping itu, beberapa warganet justru menyinggung kekerasan Leon Dozan itu berasal dari pengalaman keluarga. Pasalnya, Wiily Dozan sempat diisukan bercerai karena KDRT. Hal ini yang dinilai membuat Leon Dozan akhirnya melakukan hal serupa kepada kekasihnya.

Namun, sebenarnya apa yang menyebabkan seseorang lakukan kekerasan kepada kekasihnya? Benarkah bisa terjadi karena pengalaman masa kecil?

Leon Dozan (Instagram/leonrdozan)
Leon Dozan (Instagram/leonrdozan)

Melihat hal tersebut, Psikolog dari Ohana Space, Annisa Mega Radyani., M. Psi., mengatakan, kondisi yang dialami Leon Dozan sendiri tidak bisa dipastikan apakah penyebabnya karena trauma atau gangguan psikologis. Pasalnya, untuk mengetahui hal tersebut perlu adanya pemeriksaan lebih lanjut untuk mengetahui kondisinya.

“Dalam hal ini kita enggak bisa men-judge apakah dia punya trauma atau gangguan emosi atau psikologis karena kita hanya melihat dari berita. Karena trauma atau gangguan psikologis lainnya memerlukan pemeriksaan yang komprehensif yang profesional, sehingga tidak bisa men-judge,” ungkap Annisa saat dihubungi Suara.com, Rabu (22/11/2023).

Namun, dalam kasus kekerasan pada umumnya, pelaku biasanya memang mempelajari hal tersebut dari dulu. Annisa menyatakan, pelaku kekerasan biasanya memiliki emosi yang intens sehingga ia melakukan hal tersebut untuk mendapatkan keinginannya sejak kecil

“Kalau kita bicarakan secara umum, biasanya orang-orang yang melakukan kekerasan itu atau sulit mengelola marahnya, biasanya disebabkan oleh pola perilaku yang dipelajari dari dulu,” jelas Annisa.

“Jadi dari kecil dia terbiasa mendapatkan sesuatu itu perlu dengan emosi yang intens atau mungkin dengan mendapatkan sesuatu yang dia mau, sehingga kalau dia enggak dapat, dia akan marah atau berusaha mengambil hal tersebut dengan cara apapun,” sambungnya.

baca juga

Di sisi lain, kondisi ini bisa juga terjadi karena ia mendapatkan sosok yang membuatnya nyaman, yaitu pacarnya. Oleh karena itu, mereka sebisa mungkin tidak ingin kehilangan kekasihnya itu. Jika kehilangan, mereka akan marah dan melakukan kekerasan.

“Atau mungkin bisa jadi juga karena selama ini dia sulit mendapatkan yang dia inginkan, akhirnya ketik mendapatkan orang yang membuatnya nyaman dalam hal ini kekasihnya, maka dia sangat tidak mau kehilangan orang ini sehingga melakukan kekerasan atau melakukan kesulitan mengelola marah demi tidak kehilangan kekasihnya,” jelas Annisa.

Dengan demikian, kasus Leon Dozan tidak bisa dipastikan apakah karena trauma atau sebab adanya pengalaman di masa kecil. Namun, kondisi kekerasan yang dilakukan pasti ada berbagai macam penyebabnya.

“Banyak kemungkinannya, jadi kita tidak bisa memastikan ‘oh ini karena trauma nih, ini karena gangguan emosional nih’, itu belum tentu, tapi bisa jadi ada banyak penyebabnya,” pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dampak Kekerasan Berbasis Gender Online

Dampak Kekerasan Berbasis Gender Online

Lifestyle | Kamis, 23 November 2023 | 10:42 WIB

Belajar dari Kasus Kekerasan Leon Dozan ke Rinoa Aurora, Psikolog Beberkan Cara Kontrol Emosi Saat Sedang Cemburu

Belajar dari Kasus Kekerasan Leon Dozan ke Rinoa Aurora, Psikolog Beberkan Cara Kontrol Emosi Saat Sedang Cemburu

Lifestyle | Rabu, 22 November 2023 | 21:05 WIB

Belajar Dari Kasus Leon Dozan, Ini Pasal Hukum Untuk Jerat Pacar yang Suka Aniaya Pasangan

Belajar Dari Kasus Leon Dozan, Ini Pasal Hukum Untuk Jerat Pacar yang Suka Aniaya Pasangan

Lifestyle | Rabu, 22 November 2023 | 15:10 WIB

Terkini

FIFA Buka Voting Tim Terbaik Piala Dunia 2026: Argentina Sumbang 5 Pemain, Spanyol?

FIFA Buka Voting Tim Terbaik Piala Dunia 2026: Argentina Sumbang 5 Pemain, Spanyol?

Bola | Rabu, 22 Juli 2026 | 00:08 WIB

Dari Pameran Kudatuli, Megawati Titip Pesan untuk Generasi Muda Indonesia

Dari Pameran Kudatuli, Megawati Titip Pesan untuk Generasi Muda Indonesia

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 00:00 WIB

Kasus Dugaan Penculikan Atlet Golf Jesslyn Wijaya, Polisi Telusuri Perjalanan hingga Kuala Lumpur

Kasus Dugaan Penculikan Atlet Golf Jesslyn Wijaya, Polisi Telusuri Perjalanan hingga Kuala Lumpur

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 23:39 WIB

Bukan Sekedar Catatan Masa Lalu, Peristiwa Kudatuli Merupakan Simbol Perjuangan Lawan Ketidakadilan

Bukan Sekedar Catatan Masa Lalu, Peristiwa Kudatuli Merupakan Simbol Perjuangan Lawan Ketidakadilan

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 23:29 WIB

Usut Aliran Rp 91 Miliar Suap Bea Cukai, KPK Tetapkan Tersangka Baru

Usut Aliran Rp 91 Miliar Suap Bea Cukai, KPK Tetapkan Tersangka Baru

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 23:22 WIB

Korupsi Disebut Kejahatan HAM, Mengapa Hak Korban Belum Jadi Perhatian?

Korupsi Disebut Kejahatan HAM, Mengapa Hak Korban Belum Jadi Perhatian?

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 23:17 WIB

Aksesori Estetik Makin Digemari, Ini Tempat Belanja Lengkap Incaran Reseller hingga Jastiper

Aksesori Estetik Makin Digemari, Ini Tempat Belanja Lengkap Incaran Reseller hingga Jastiper

Lifestyle | Selasa, 21 Juli 2026 | 23:11 WIB

Salah Setting Aplikasi Navigasi, Pemotor RX-King Nekat Masuk Tol Jagorawi

Salah Setting Aplikasi Navigasi, Pemotor RX-King Nekat Masuk Tol Jagorawi

Jabar | Selasa, 21 Juli 2026 | 23:04 WIB

Anggaran Jasa Belanja Tenaga Ahli Banten Tembus Rp55,47 Miliar, Kepala BPKAD Mengaku Kaget

Anggaran Jasa Belanja Tenaga Ahli Banten Tembus Rp55,47 Miliar, Kepala BPKAD Mengaku Kaget

Banten | Selasa, 21 Juli 2026 | 22:52 WIB

Jembatan di Serang Mulai Dibangun Andra Soni Usai 25 Tahun Tak Tersentuh Perbaikan

Jembatan di Serang Mulai Dibangun Andra Soni Usai 25 Tahun Tak Tersentuh Perbaikan

Banten | Selasa, 21 Juli 2026 | 22:47 WIB

×