Kebanyakan Ujaran Kebencian di Medsos Menargetkan Perempuan?

Rabu, 06 Desember 2023 | 10:41 WIB
Kebanyakan Ujaran Kebencian di Medsos Menargetkan Perempuan?
Ilustrasi pelecehan seksual. (Suara.com/Rochmat)

Suara.com - Belum lama ini, Bunga Citra Lestari alias BCL sudah resmi melepaskan status jandanya. Ia menikah dengan Tiko Aryawardhana.

Pernikahan itu berlangsung pada 2 Desember 2023. Hari bahagia itu digelar di Bali dengan hanya mengundang kerabat dekat dan keluarga.

Banyak yang mengucapkan selamat untuk Bunga Citra Lestari. Pelantun Cinta Sejati itu disebut berhak bahagia setelah hampir empat tahun menjanda sejak ditinggal Ashraf Sinclair untuk selama-lamanya.

Namun tidak sedikit yang mencibir Bunga Citra Lestari. Saat Ashraf Sinclair meninggal pada 18 Februari 2020 lalu, penyanyi yang akrab disapa Unge itu membeli dua lahan makam sekaligus di San Diego Hills, Karawang, Jawa Barat.

Bunga Citra Lestari tak ingin berpisah dari almarhum suaminya itu sehingga berpesan agar kelak dimakamkan berdampingan. BCL diketahui membeli lahan makam tipe semi private senilai Rp260 juta.

Warganet tak menyangka bintang film Habibie dan Ainun itu memutuskan untuk menikah lagi. Padahal mereka meyakini BCL akan bertahan agar bisa berjodoh sampai ke surga dengan Ashraf Sinclair.

Tahukah kamu, ada sebuah studi yang mengatakan kalau kebanyakan ujaran kebencian di media sosial menargetkan perempuan? Berikut ulasannya.

FRA Ungkap Ujaran Kebencian Targetkan Perempuan

Laporan dari Badan Uni Eropa untuk Hak Fundamental (FRA) pada Rabu (29/11/2023) mengungkap bahwa kebanyakan ujaran kebencian di media sosial menargetkan perempuan. Ujaran kebencian tersebut termasuk dalam bahasa kasar, pelecehan, dan hasutan untuk melakukan kekerasan seksual.

Baca Juga: Outfit Ardi Bakrie di Pernikahan BCL dan Tiko Aryawardhana Disorot: Tampilan Orang Kaya Sesungguhnya

Kesimpulan ini diambil berdasarkan studi di empat negara anggota Uni Eropa, yakni Bulgaria, Jerman, Italia, dan Swedia pada Januari sampai Juni 2022.

Ada beberapa media sosial yang diteliti oleh FRA, diantaranya adalah Youtube, Telegram, Reddit, dan X (Twitter).

Hasil Analisis FRA dan Dampak Ujaran Kebencian Bagi Korban

Dari 1.500 unggahan yang telah diseleksi oleh alat moderasi konten, lebih dari setengah 53% masih dianggap mengandung kebencian.

Mulai ditargetkan sebagai misoginis, stereotip negatif, hingga pelecehan. Hampir 47% dari seluruh unggahan ujaran kebencian merupakan pelecehan langsung.

Hal itu tentu membawa dampak buruk bagi korbannya, mereka bisa merasa rendah diri, merasa tidak percaya diri, menimbulkan stres, menyebabkan kecemasan dan serangan panik, sulit tidur, hingga nggak bisa konsentrasi dalam waktu lama.

Maka dari itu, dari studi ini sangatlah diperlukan sebuah ruang digital yang aman.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Statistika dan Peluang
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 9 SMP dengan Kunci Jawaban dan Penjelasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Fiksi dan Eksposisi dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Geometri dan Pengukuran Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI