Jalan Panjang Kawasan Karst Gunungkidul Diakui UNESCO, Kini Mau Dirusak Beach Club Raffi Ahmad

Chyntia Sami Bhayangkara

Sabtu, 06 Januari 2024 | 15:26 WIB
Jalan Panjang Kawasan Karst Gunungkidul Diakui UNESCO, Kini Mau Dirusak Beach Club Raffi Ahmad
Jalan Panjang Kawasan Karst Gunungkidul Diakui UNESCO, Kini Mau Dirusak Beach Club Raffi Ahmad (IG/raffinagita1717)

Suara.com - Kawasan karst Gunungsewu yang terletak di daerah Gunungkidul, DIY, Wonogiri, Jawa Tengah dan Pacitan, Jawa Timur itu berhasil mempertahankan status UNESCO Global Geopark  Network. Karst Gunungsewu adalah aset yang bertaraf internasional berdasarkan pada tipologi karst (holokarst-tropik) dan kelas karst (kelas i, ii). Ini dia perjalanan panjang karst Gunungkidul jadi Geopark Global UNESCO. 

Terdapat keunikan kasrt Gunungsewu landscape bukit, lembah purba, sungai bawah tanah, dan potensi sumber daya. Gunungsewu juga merupakan karst tropik-tebal yang unik serta spektakuler yang berkembang secara baik, dan berpotensi untuk monumen alam, museum karst showroom, dan juga pusat informasi karst. 

Karst sendiri merupakan suatu bentang alam yang khusus berkembang terutama dslam batuan karbonat sebagai bentuk proses pelarutan. Kawasan karst adalah ekosistem yang begitu unik jika ditinjau dari aspek fisik, biotik, maupun sosial masyarakatnya. Karst Gunungsewu secara geologis geomorfologi berusia tersier. 

Perjalanan Panjang Karst Gunungkidul Jadi Geopark Global UNESCO 

Perjalanan karst Gunungkidul menjadi geopark global UNESCO berawal pada tahun 2011. Pada awalnya pengajuan calon Geopark Global dan penilaian oleh Jaringan Geopark Global oleh Profesor Patrick McKeever dan Profesor Ibrahim Komoo ditolak. Kemudian direkomendasikan lagi untuk memperluas kawasan dari Geopark hingga mencakup bagi seluruh ekosistem Karts Gunungsewu. 

Di tahun 2012 pembangunan Geopark Gunungsewu termasuk dalam penetapan perlindungan kawasan dengan Kawasan Bentang Alam Kars di Kabupaten Gunungkidul, Kabupaten Wonogiri dan Kabupaten Pacitan. Adapun misi pernasehatan yang dilakukan dari Jaringan Geopark Global, pembentukan melalui pengelola Geopark dengan menggunakan surat keputusan bersama dari 3 bupati, serta melakukan pendekatan kepada semua pemangku adat kepentingan. 

Pada tahun 2013 mulai menetapkan Geopark Nasional Gunungsewu dan penyusunan dari proposal calon Geopark Global melalui kunjungan dari presiden dan para menteri ke Pacitan.  

Selanjutnya pada 2015 kesepakatan Bersama antara 3 menteri (Kementerian Energi & Sumberdaya Mineral, Kementerian Pariwisata, Kementerian Pendidikan & Kebudayaan), 3 gubernur (Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta, Provinsi Jawa Tengah, Provinsi Jawa Timur) serta 3 bupati (Kabupaten Gunungkidul, Kabupaten Wonogiri, Kabupaten Pacitan) pembangunan berkelanjutan di Geopark Gunung Sewu, serta Gunungsewu ditetapkan sebagai Geopark Global UNESCO setelah ditunda selama 6 bulan. 

Gunungsewu berhasil mempertahankan status UNESCO Global Geopark setelah dilakukan revalidasi. Penetapan ini diketahui saat Konferensi M’Goun UNESCO Global Geopark di Maroko pada tanggal 5 sampai 10 September 2023, atau ketika terjadi gempa bumi. 

baca juga

"Revalidasi Geopark Gunungsewu, mendapatkan predikat green card," ungkap Sekretaris Geopark Gunungsewu, Harry Sukmono saat dihubungi wartawan melalui sambungan telepon pada Senin (11/9/2023). 

Diterangkan, sebanyak 39 Geoopark di dunia dalam konferensi itu ditinjau ulang. Dua di antaranya berasal dari Indonesia yaitu Gunungsewu dan Kaldera Toba. Hasilnya, 29 geopark yang mendapatkan status green card serta lima lainnya memperoleh yellow card. 

Karst Gunungsewu Terancam 

Keberadaan karst Gunungsewu di Gunungkidul saat ini dikabarkan tengah terancam lantaran rencana pembangunan resor wisata di kawasan Pantai Krakal, Kapanewon (kecamatan) Tanjungsari, Kabupaten Gunungkidul, DI Yogyakarta oleh Raffi Ahmad

Beberapa waktu lalu, Raffi Ahmad bersama dengan pengusaha Yogyakarta, Arbi Leo, melakukan peletakan batu pertama sebagai simbol pembangunan Resort dan Beach Club Bekizart. Proyek ini dibangun oleh PT. Agung  Rans Bersahaja Indonesia ( ARBI ). Rencana pembangunan tersebut berisi sebanyak 300 villa dan juga tiga restoran. Resor tersebut direncanakan menempati lahan seluas 10 hektar. 

Lokasi resort tersebut, melalui hasil analisis pemetaan yang telah dilakukan oleh Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) Yogyakarta, terletak di atas Kawasan Bentangan Alam Karst (KBAK) Gunungsewu timur. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mengenal Luxury Tourism, Beach Club Raffi Ahmad di Gunungkidul yang Berpotensi Rugikan Warga Lokal

Mengenal Luxury Tourism, Beach Club Raffi Ahmad di Gunungkidul yang Berpotensi Rugikan Warga Lokal

Lifestyle | Sabtu, 06 Januari 2024 | 11:40 WIB

Rencana Sandiaga 'Akali' Beach Club Raffi Ahmad Jadi Wisata Hijau Dikritik: Jangan Malu-maluin

Rencana Sandiaga 'Akali' Beach Club Raffi Ahmad Jadi Wisata Hijau Dikritik: Jangan Malu-maluin

Lifestyle | Jum'at, 05 Januari 2024 | 17:33 WIB

Raffi Ahmad 'Kuasai' Bisnis di Gunungkidul: Bangun Beach Club sampai Warung Sambal

Raffi Ahmad 'Kuasai' Bisnis di Gunungkidul: Bangun Beach Club sampai Warung Sambal

Lifestyle | Rabu, 03 Januari 2024 | 16:23 WIB

5 Beach Club di Gunungkidul, Bukan Cuma Punya Raffi Ahmad

5 Beach Club di Gunungkidul, Bukan Cuma Punya Raffi Ahmad

Lifestyle | Rabu, 03 Januari 2024 | 14:17 WIB

Raffi Ahmad Direstui Bupati Gunungkidul Ubah Lahan Lindung Jadi Beach Club, Tanpa Kajian AMDAL?

Raffi Ahmad Direstui Bupati Gunungkidul Ubah Lahan Lindung Jadi Beach Club, Tanpa Kajian AMDAL?

Lifestyle | Rabu, 03 Januari 2024 | 12:35 WIB

'Sultan Andara Mah Bebas': Kawasan Lindung Karst Bisa Disulap Jadi Beach Club Mewah

'Sultan Andara Mah Bebas': Kawasan Lindung Karst Bisa Disulap Jadi Beach Club Mewah

Lifestyle | Selasa, 02 Januari 2024 | 12:35 WIB

Terkini

Tak Cukup Alim, Cak Imin Minta Santri Melek Literasi Keuangan Agar Tak Terjebak Judol dan Pinjol

Tak Cukup Alim, Cak Imin Minta Santri Melek Literasi Keuangan Agar Tak Terjebak Judol dan Pinjol

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:30 WIB

Berdayakan Puluhan Kelompok Usaha, Klaster Unggulan BRI Sukses Dongkrak Potensi Peternak

Berdayakan Puluhan Kelompok Usaha, Klaster Unggulan BRI Sukses Dongkrak Potensi Peternak

Bri | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:25 WIB

Mahkamah Konstitusi 'Main Aman' Beri Legitimasi Program MBG yang Bermasalah

Mahkamah Konstitusi 'Main Aman' Beri Legitimasi Program MBG yang Bermasalah

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:03 WIB

Sering Olahraga Bikin Rambut Lepek dan Ketombe? Ini Tips Menjaga Kulit Kepala Sehat

Sering Olahraga Bikin Rambut Lepek dan Ketombe? Ini Tips Menjaga Kulit Kepala Sehat

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:02 WIB

Gus Ipul Ingatkan Seluruh Jajaran: Program Sekolah Rakyat Butuh Kolaborasi dan Integritas

Gus Ipul Ingatkan Seluruh Jajaran: Program Sekolah Rakyat Butuh Kolaborasi dan Integritas

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 21:55 WIB

Kenali Modus Customer Service Palsu yang Mengincar OTP dan PIN

Kenali Modus Customer Service Palsu yang Mengincar OTP dan PIN

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 21:53 WIB

Dua Siswa Sekolah Rakyat Jadi Delegasi Indonesia di 9th ASEAN Children's Forum

Dua Siswa Sekolah Rakyat Jadi Delegasi Indonesia di 9th ASEAN Children's Forum

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 21:51 WIB

Promo Tiket Kereta Api di BRImo Langsung Dapat Cashback 15 Persen, Cek Syaratnya!

Promo Tiket Kereta Api di BRImo Langsung Dapat Cashback 15 Persen, Cek Syaratnya!

Bri | Selasa, 04 Agustus 2026 | 21:48 WIB

Terbukti Tarik Pungli ke Sesama PPPK, 1 ASN Pemprov Banten Dipecat Tidak Hormat

Terbukti Tarik Pungli ke Sesama PPPK, 1 ASN Pemprov Banten Dipecat Tidak Hormat

Banten | Selasa, 04 Agustus 2026 | 21:47 WIB

Pemkab Musi Banyuasin Usulkan Lahan Sekolah Rakyat

Pemkab Musi Banyuasin Usulkan Lahan Sekolah Rakyat

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 21:47 WIB

×