Viral UKT ITB Bisa Dicicil Ala Pinjol, Memang Biaya Per Semesternya Berapa Sih?

M. Reza Sulaiman, Fajar Ramadhan

Jum'at, 26 Januari 2024 | 15:25 WIB
Viral UKT ITB Bisa Dicicil Ala Pinjol, Memang Biaya Per Semesternya Berapa Sih?
Institut Teknologi Bandung (ITB). (Dok. ITB.ac.id)

Suara.com - Institut Teknologi Bandung alias ITB baru-baru ini menjadi perbincangan sebab membuka program kuliah dengan bayaran cicilan bulanan. Hal ini ramai usai akun X @itbfess mengunggah poster terkait cicilan kuliah bulanan ITB yang bekerja sama dengan perusahaan pinjaman online Danacita.

“Anjaaay, disuruh pinjol sama ITB! Kami segenap civitas akademik ITB mengucapkan ‘Selemat Membayar Cicilan Beserta Bunganya’,” tulis akun tersebut, Kamis (25/1/2024).

Sementara itu, dalam foto yang diunggah terlihat kalau cicilan yang dilakukan mahasiswa bisa sekitar 6 atau 12 bulan. Bahkan dalam cuitan lainnya, memperlihatkan proses peminjaman dana serta cicilan yang harus dibayarkan setiap bulannya.

Bahkan terlihat juga bunga untuk bulanan platform sekitar 1,75 persen. Selain itu, ada juga bunga persetujuan yang mencapai 3 persen.

Hal ini lantas menjadi sorotan, tidak hanya mahasiswa ITB, tetapi juga masyarakat. Pasalnya, secara tidak langsung salah satu kampus ternama di Indonesia ini memperbolehkan mahasiswanya melakukan pinjaman online atau utang. Padahal, selama ini pinjaman online sendiri identik dengan hal-hal buruknya.

“Diajarin ngutang sejak dini,” komentar salah seorang warganet di kolom balasan.

“Takut banget nanti lulus buka jasa pinjol,” balas akun lainnya.

“Paylater dulu jon, entar BI checknya meski masih fresh grad, tapi udah punya utang wkwkwk,” sahut warganet lainnya.

“Kocak banget ini mah, namanya pinjol berkedok bantuan pendidikan,” komentar warganet lain.

baca juga

Sebab adanya hal ini juga menjadi pertanyaan beberapa orang terkait besaran uang kuliah tunggal alias UKT yang ditawarkan ITB. Pasalnya, jika pembayaran sampai harus dicicil maka besaran UKT yang dibayar mahasiswa dinilai besar. Lantas berapa besaran UKT yang harus dibayarkan mahasiswa per semesternya?

Mengutip dari laman Biaya Kuliah, untuk besaran yang harus dibayar mahasiswa ITB ini kembali pada golongan UKT yang diterima. Untuk mahasiswa yang masuk jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) dan Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT), besaran kuliahnya dibagi menjadi dua, yakni sebagai berikut.

1. Biaya jurusan Non SBM per semester

- UKT 1 : Rp 0

- UKT 2 : Rp 1.000.000

- UKT 3 : Rp 5.000.000

- UKT 4 : Rp 8.750.000

- UKT 5 : Rp 12.500.000

2. Biaya Sekolah Bisnis dan Manajemen (SBM) per semester

- UKT 1 : Rp 0

- UKT 2 : Rp 1.000.000

- UKT 3 : Rp 8.000.000

- UKT 4 : Rp 14.000.000

- UKT 5 : Rp 20.000.000

Mahasiswa yang UKT-nya cukup tinggi juga dapat mengajukan keringanan dengan melakukan pembayaran secara cicilan. Pembayaran bisa dilakukan 2 atau 3 kali dalam satu semester.

Sementara itu, jika mahasiswa yang masuknya melalui jalur mandiri, biaya yang dikenakan juga berbeda. Berikut rinciannya.

  1. Jurusan FMIPA-IPA, SITH-R, Meteorologi (FITB-G), Oseanografi (FITB-G) hanya dikenakan biaya UKT 5 yakni Rp 12.500.000. Mahasiswa juga harus membayar Iuran Pengembangan Institusi (IPI) minimal Rp 25.000.000 saat melakukan daftar ulang.
  2. Jurusan FITB-G (Selain prodi Meteorologi dan Oseanografi), dan fakultas lainnya selain SBM dikenakan biaya UKT 4 yaitu Rp 20.000.000. Mereka juga bisa dikenakan UKT 5 Rp 25.000.000. Sementara untuk IPI juga harus dibayarkan sekitar Rp 25.000.000.
  3. Jurusan SBM dikenakan biaya UKT 4 yaitu Rp 20.000.000 dan UKT 5 Rp 25.000.000. Sementara untuk IPI yang harus dibayarkan yakni minimum Rp 40.000.000.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kronologi Viral Mahasiswa ITB Bayar UKT Pakai Pinjol, Bunganya Berapa Persen?

Kronologi Viral Mahasiswa ITB Bayar UKT Pakai Pinjol, Bunganya Berapa Persen?

Lifestyle | Jum'at, 26 Januari 2024 | 12:24 WIB

ITB Buka Suara Soal Tawarkan Pinjol untuk Bayar UKT: Bukan Satu-satunya Pilihan

ITB Buka Suara Soal Tawarkan Pinjol untuk Bayar UKT: Bukan Satu-satunya Pilihan

Lifestyle | Jum'at, 26 Januari 2024 | 11:14 WIB

Ivan Gunawan Punya 2 Rencana Setelah Pindah Tempat Tinggal di Eropa

Ivan Gunawan Punya 2 Rencana Setelah Pindah Tempat Tinggal di Eropa

Your Say | Kamis, 25 Januari 2024 | 16:56 WIB

Terkini

Pemerintah Siapkan Tiga Skema Pembayaran PPPK di Daerah, Pastikan Tak Ada yang Dirumahkan

Pemerintah Siapkan Tiga Skema Pembayaran PPPK di Daerah, Pastikan Tak Ada yang Dirumahkan

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 08:25 WIB

7 Cara Membersihkan Rice Cooker yang Benar agar Tidak Bau dan Tetap Awet

7 Cara Membersihkan Rice Cooker yang Benar agar Tidak Bau dan Tetap Awet

Lifestyle | Selasa, 11 Agustus 2026 | 08:23 WIB

Saat AI Jadi Senjata Baru Gaming, Palit RTX 5060 Ti Bawa GDDR7 hingga 16GB

Saat AI Jadi Senjata Baru Gaming, Palit RTX 5060 Ti Bawa GDDR7 hingga 16GB

Tekno | Selasa, 11 Agustus 2026 | 08:22 WIB

Drama Utang Rp300 Juta di Sampang: Hayat yang Disekap dan Dianiaya Tetangga Sendiri

Drama Utang Rp300 Juta di Sampang: Hayat yang Disekap dan Dianiaya Tetangga Sendiri

Jatim | Selasa, 11 Agustus 2026 | 08:22 WIB

Mulai Ada di Toko Optik, Mengenal Cara Kerja Skrining Retina untuk Deteksi 8 Penyakit Kronis

Mulai Ada di Toko Optik, Mengenal Cara Kerja Skrining Retina untuk Deteksi 8 Penyakit Kronis

Health | Selasa, 11 Agustus 2026 | 08:22 WIB

Dasco dan Muhadjir Effendy Bertemu, Upayakan Perpendek Masa Tunggu Jemaah Haji

Dasco dan Muhadjir Effendy Bertemu, Upayakan Perpendek Masa Tunggu Jemaah Haji

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 08:16 WIB

Bank BJB Diduga 'Kondisikan' Hasil Audit BPK Terkait Pengadaan Iklan

Bank BJB Diduga 'Kondisikan' Hasil Audit BPK Terkait Pengadaan Iklan

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 08:16 WIB

Profil dan Jejak Karier Destry Damayanti, Calon Tunggal Gubernur BI Usulan Prabowo

Profil dan Jejak Karier Destry Damayanti, Calon Tunggal Gubernur BI Usulan Prabowo

Bisnis | Selasa, 11 Agustus 2026 | 08:14 WIB

Malam Kelam di Sungai Burung, Nelayan Muda yang Hilang Ditemukan Tak Bernyawa

Malam Kelam di Sungai Burung, Nelayan Muda yang Hilang Ditemukan Tak Bernyawa

Lampung | Selasa, 11 Agustus 2026 | 08:13 WIB

Lingkungan Rusak Bukan karena Tak Tahu, tetapi karena Tak Dibiasakan

Lingkungan Rusak Bukan karena Tak Tahu, tetapi karena Tak Dibiasakan

Your Say | Selasa, 11 Agustus 2026 | 08:10 WIB

×