Cermat Beli Kemeja Motif Batik Tapi Bahan Kain Mengkilap Sebenarnya Bukan Batik Asli

Bimo Aria Fundrika, Lilis Varwati

Minggu, 11 Februari 2024 | 16:55 WIB
Cermat Beli Kemeja Motif Batik Tapi Bahan Kain Mengkilap Sebenarnya Bukan Batik Asli
Ilustrasi batik tulis (Dok. Garuda Kencana Batik)

Suara.com - Kemeja dengan motif batik sering kali jadi andalan untuk dipakai saat acara resmi. Bila gemar mengoleksi kemaja tersebut, sebaiknya cermat setiap kali membeli. Pemerhati batik sekaligus desainer Dave Tjoa mengungkapkan, bila membeli kemeja batik dengan bahan kain mengkilap sudah pasti itu bukan batik asli, melainkan hasil printing.

"Batik itu hanya bisa diolah dengan alam, (kain) katun dan sutra. Jadi sintetis kain, misalnya sifon, polyester itu tidak bisa kecuali printing. Makanya kalau printing itu bahannya agak kilap, seperti satin itu bisa," jelas Dave ditemui di kantor suara.com beberapa waktu lalu.

Dikatakan batik bila dalam proses pembuatannya menggunakan canting dan malam serta dilakukan secara manual oleh manusia. Dave menjelaskan bahwa pembuatan batik yang benar, juga diakui oleh UNESCO, hanya ada tiga. Yakni, batik tulis, batik cap, dan batik cap tulis. 

Sedangkan batik printing dibuat dengan mengandalkan mesin serta tidak menggunakan cairan malam dalam pewarnaannya. 

Ilustrasi batik. (Shutterstock)
Ilustrasi batik. (Shutterstock)

"Kita juga tidak bisa menyebutnya dengan batik printing. Tapi kita harus menyebutnya dengan tekstil motif batik karena itu bukan batik," tegas Dave.

Dia membenarkan bahwa batik asli tidak mungkin dibuat di atas kain polyester yang berbahan dasar plastik. Karena kain tersebut tidak akan bisa diwarnai dengan cairan malam maupun pewarna alami lainnya. Selain itu, kain polyester juga berisiko hancur jika dipaksa dipakai untuk membatik yang asli karena dalam prosesnya kain perlu direbus.

"Jadi beli kemeja batik bahan polyester sudah pasti printing. Itu udah nggak mungkin yang kilap-kilap bahan sintetis itu tidak akan menyerap dengan bagus dan juga kalau batik asli harus direbus, (cairan) malam juga panas, proses itu akan merusak bahan yang mengandung plastik," ujarnya.

Itu sebabnya, Dave mengingatkan agar masyarakat jangan sampai tertipu harga kemeja yang sebenarnya hanya motif batik, tetapi diberi harga seperti batik asli. Dave tidak memungkiri kalau produk batik printing masih banyak ditemui di pasaran. Dia juga tidak bisa sepenuhnya melarang masyarakat untuk membeli itu.

Hanya saja, Dave berpesan agar lebih teliti dalam membelinya dan bisa membedakan antara kemeja batik asli dan tidak.

baca juga

"Kalau urusannya sudah kocek kita nggak bisa bicara lebih jauh. Tapi paling tidak, kita mengedukasi yang kamu beli itu bukan batik, itu adalah printing. Jeleknya terkadang di pasar itu disebut printing sebagai batik, inilah yang menyesatkan. Makanya di manapun saya selalu bilang teliti sebelum membeli, periksa apakah itu batik atau tidak. Kalau penjual pasti akan bilang itu batik karena supaya cepat terjual," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Potret Erina Gudono Pakai Rok Batik Lokal, Harganya Setara UMR Jakarta

Potret Erina Gudono Pakai Rok Batik Lokal, Harganya Setara UMR Jakarta

Lifestyle | Minggu, 11 Februari 2024 | 13:53 WIB

Kain Batik Termahal Ternyata Ada di Daerah Ini, Harganya Bisa Capai Jutaan Rupiah

Kain Batik Termahal Ternyata Ada di Daerah Ini, Harganya Bisa Capai Jutaan Rupiah

Lifestyle | Kamis, 08 Februari 2024 | 06:54 WIB

Titiek Soeharto Spill Kemeja Biru Prabowo Subianto Saat Debat Capres, Harganya Cuma Seratus Ribuan!

Titiek Soeharto Spill Kemeja Biru Prabowo Subianto Saat Debat Capres, Harganya Cuma Seratus Ribuan!

Lifestyle | Selasa, 06 Februari 2024 | 06:35 WIB

Terkini

Seharian di Jogja Cuma Modal Rp100 Ribu, Bisa ke Mana Saja?

Seharian di Jogja Cuma Modal Rp100 Ribu, Bisa ke Mana Saja?

Lifestyle | Kamis, 01 Oktober 2026 | 12:19 WIB

Kesthuri Siapkan Rp15 Juta untuk Pejabat Kemenag Usai Dibantu dalam Urusan Haji 2024

Kesthuri Siapkan Rp15 Juta untuk Pejabat Kemenag Usai Dibantu dalam Urusan Haji 2024

News | Kamis, 01 Oktober 2026 | 12:19 WIB

Drama Kill It Mengungkap Kisah Tragis Anak-Anak Bernomor di Panti Asuhan

Drama Kill It Mengungkap Kisah Tragis Anak-Anak Bernomor di Panti Asuhan

Your Say | Kamis, 01 Oktober 2026 | 12:15 WIB

Apa Beda Emina Sunscreen Water dan Airy UV Gel? Intip Klaim 2 Variannya

Apa Beda Emina Sunscreen Water dan Airy UV Gel? Intip Klaim 2 Variannya

Lifestyle | Kamis, 01 Oktober 2026 | 12:15 WIB

Mangkir 102 Hari saat Wamil, Song Min-ho WINNER Divonis Hukuman Percobaan

Mangkir 102 Hari saat Wamil, Song Min-ho WINNER Divonis Hukuman Percobaan

Your Say | Kamis, 01 Oktober 2026 | 12:15 WIB

7 Parfum Citrus Bergamot Lokal yang Wangi Tanpa Bikin Pusing saat Cuaca Panas Terik

7 Parfum Citrus Bergamot Lokal yang Wangi Tanpa Bikin Pusing saat Cuaca Panas Terik

Lifestyle | Kamis, 01 Oktober 2026 | 12:14 WIB

Jaksa KPK Tunjukkan Uang Sitaan Hampir Rp11 Miliar dalam Sidang Kasus Haji: Bapak Kenal?

Jaksa KPK Tunjukkan Uang Sitaan Hampir Rp11 Miliar dalam Sidang Kasus Haji: Bapak Kenal?

News | Kamis, 01 Oktober 2026 | 12:13 WIB

Viral Video Calon Kapolri Suyudi Ario Seto Atraksi Debus Bikin Bengkok Golok dengan Tangan Kosong

Viral Video Calon Kapolri Suyudi Ario Seto Atraksi Debus Bikin Bengkok Golok dengan Tangan Kosong

News | Kamis, 01 Oktober 2026 | 12:12 WIB

Tiga Tahun Usai Kebakaran Maui di Hawaii, Abu Api Diduga Masih Ganggu Paru Penyintas

Tiga Tahun Usai Kebakaran Maui di Hawaii, Abu Api Diduga Masih Ganggu Paru Penyintas

Health | Kamis, 01 Oktober 2026 | 12:12 WIB

'No Viral No Justice' hingga Pungli Jadi Sorotan, Komjen Suyudi Janji Jawab 9 Isu Krusial Masyarakat

'No Viral No Justice' hingga Pungli Jadi Sorotan, Komjen Suyudi Janji Jawab 9 Isu Krusial Masyarakat

News | Kamis, 01 Oktober 2026 | 12:11 WIB

×