Jangan Golput, Cinta Laura Ungkap Dampak Buruknya Buat Anak Muda

Selasa, 13 Februari 2024 | 10:50 WIB
Jangan Golput, Cinta Laura Ungkap Dampak Buruknya Buat Anak Muda
Cinta Laura Ikut Mencoblos di New York, Amerika Serikat (Instagram/claurakiehl)

Suara.com - Cinta Laura mengajak masyarakat Indonesia untuk menggunakan hak suaranya di Pemilu 2024 dengan maksimal. Hindari golput (tidak memilih) karena dampaknya tidak menguntungkan untuk anak muda.

Artis berdarah Indonesia-Jerman itu mengakui bergantinya pemimpin daerah atau presiden tidak secara langsung berdampak pada kehidupan si pemilih. Tapi kata dia, bisa berdampak pada kehidupan jangka panjang masyarakat yang dipimpinnya.

"Memilih pemimpin yang tepat itu bisa berdampak ke segala aspek kehidupan kita. Mulai dari pendidikan, pekerjaan, sampai ke sistem kesehatan yang ada," ungkap Cinta melalui video yang dibagikan di platform X @xcintakiehlx, dilihat suara.com, Selasa (13/2/2024).

Bahkan, kata Cinta, dampak ini bisa meluas hingga ke aspek lingkungan, HAM, bahkan mempengaruhi keadilan dan kesetaraan. Itulah sebabnya, perempuan berusia 30 tahun ini menekankan bahwa suara di Pemilu sangat penting untuk membentuk undang-undang yang akhirnya mempengaruhi kehidupan masyarakat Indonesia.

Perempuan kelahiran Jerman, 17 Agustus 1993 ini juga menceritakan sejarah Inggris terkait Brexit yang membuat anak muda Amerika Serikat apatis pada kebijakan pemerintah.

Akhirnya, sebagian besar sepakat untuk golput dalam pemilu. Tapi nahasnya, setelah itu, karena apatis, pemimpin Inggris mengeluarkan kebijakan yang menyulitkan anak muda untuk belajar di beberapa negara Uni Eropa.

"UK (Inggris) memilih keluar dari Uni Eropa. Hal ini merugikan banget buat banyak orang, khususnya anak muda. Kebebasan mereka untuk belajar, bekerja, dan tinggal di 27 negara Eropa lainnya harus hilang dan mereka harus buat visa," papar Cinta.

Belajar dari peristiwa ini, Cinta tidak ingin peristiwa serupa dialami anak muda Indonesia yang jadi lebih sulit berkembang. Bahkan kata dia, bisa jadi ruang berkarya dan belajar anak muda lebih terbatas, karena kebijakan pemimpin yang tidak sesuai.

"Ruang berkarya tidak ada atau hilang dengan peraturan baru dari pemimpin baru yang mungkin kalian tidak ikut pilih karena sebelumnya nggak peduli. So, dampak buruk dari golput itu nyata," paparnya.

Baca Juga: Beda Sikap 3 Kubu Paslon Capres-Cawapres Usai Film 'Dirty Vote' Dirilis

Terakhir, Cinta mengakui bukan hal mudah untuk memilih dari kandidat pemimpin Indonesia yang masing-masing memiliki kekurangan, bahkan memicu trust issue (keraguan) untuk memimpin Indonesia.

Inilah sebabnya, Cinta mengkampanyekan anak muda untuk mencari referensi berbagai web yang memberikan informasi seputar sepak terjang, riwayat birokrasi, hingga pro kontra para kandidat, dan cobalah untuk berpikir dengan nalar pemimpin ideal bagi setiap orang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Cocok Kamu Jadi Orang Kaya? Tebak Logo Merek Branded Ini
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: iPhone Seri Berapa yang Layak Dibeli Sesuai Gajimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Kamu Gabung Kabinet, Cocoknya Jadi Menteri Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Masuk ke Dunia Disney Tanpa Google, Bisakah Selamat?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Hidupmu Diangkat ke Layar Lebar, Genre Film Apa yang Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔
Checklist Mobil Bekas: 30 Pertanyaan Pemandu pas Cek Unit Mandiri, Penentu Layak Beli atau Tidak
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Mental Health Check-in, Kamu Lagi di Fase Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Jenis Motor Favorit untuk Tahu Gaya Pertemanan Kamu di Jalanan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Gibran Rakabuming Raka?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 15 Soal Matematika Kelas 9 SMP dan Kunci Jawaban Aljabar-Geometri
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI