Bintang Emon Sentil Pendukung Jokowi Soal Kritik Guru Besar: Lo Butuh Duit Bang Messi?

Galih Prasetyo

Selasa, 13 Februari 2024 | 10:28 WIB
Bintang Emon Sentil Pendukung Jokowi Soal Kritik Guru Besar: Lo Butuh Duit Bang Messi?
Bintang Emon (instagram/bintangemon)

Suara.com - Komika Bintang Emon angkat bicara perihal serangan yang ditujukan kepada sejumlah guru besar universitas lantaran membuat petisi untuk Presiden Joko Widodo (Jokowi) jelang Pemilu dan Pilpres 2024.

Dalam video yang beredar, Bintang Emon tak habis pikir mengapa bisa para pendukung Jokowi bisa menyerang para guru besar dengan mengatakan kontribusi mereka buat negara.

"Guru besar itu kerjanya nyari ilmu dan menyebarkan ilmu, bahkan sampai sekarang di usianya senja, ah itu mah bukan senja, udah agak magrib masih ditanya apa kontribusi lo buat negara," kata Bintang Emon, seperti dikutip Selasa (13/2).

Baca juga: 

"Mari berdoa bersama untuk keselamatan bangsa. Karena kayaknya cukup banyak yang harus digendong," sambungnya.

Lebih lanjut, Bintang Emon kembali menyuarakan kritik pedasnya kepada pihak-pihak yang tidak suka jika masyarakat berbeda pandangan dengan pemerintah.

Bintang Emon mengatakan banyak pihak yang memberikan label buruk kepada pengkritik pemerintah dengan disebut sebagai orang bayaran.

"Butuh duit lo yah, pengen jabatan lo yah. Gua sih kalau yang katain orang biasa, gak apa-apa dah. Ini guru besar, artinya tuh udah bukan sehebat apalagi orangnya tapi selama gak sejalan pasti dibayar, pasti pengen sesuatu lu kan," ungkap Bintang Emon.

"Walaupun (Lionel) Messi yang ngomong juga bakal dibilang, ya lo butuh duit yah bang Messi. Udah gak ada kerjaan yah bang Messi," sambungnya.

baca juga

"Ini orang-orang yang ngamuk guru besar kritik pak Jokowi udah pada tahu belum, isi kritiknya apa? isi kritiknya cuma minta kompetisinya dihadirkan yang sehat, udah itu doang," tegas Bintang.

Guru Besar UI Marah Dibilang Partisan

Ketua Dewan Guru Besar Universitas Indonesia (UI) Prof Harkristuti Harkrisnowo geram gerakan sivitas akademika yang belakangan kompak membacakan petisi yang ditujukan kepada Presiden Jokowi disebut partisan.

Harkristuti Harkrisnowo menegaskan bahwa apa yang disampaikan para guru besar di sejumlah kampus, termasuk di UI merupakan bentuk aspirasi nyata melihat kondisi perpolitikan jelang Pemilu dan Pilpres 2024.

Dijelaskan oleh Harkristuti Harkrisnowo bahwa petisi yang disampaikan hanya berfokus pada satu hal yakni jangan sampai kebenaran harus diabaikan demi kepetingan segelintir pihak dengan menumbangkan fungsi dari lembaga-lembaga penjaga demokrasi seperti Mahkamah Konstitusi.

"Guru besar itu susah sekali diperintah. Masing-masing punya ideologi dan paradigma yang berbeda satu sama lain. Kami tidak ada komunikasi. Ini sesuatu yang muncul dari para akademisi di setiap kampus," jelasnya.

"Kami bukan satu kelompok yang bisa dimobilisasi oleh aktor intelektual dan satu kepentingan. Kepentingan kami satu bagaimana Pemilu bisa berjalan jujur dan adil," ucapnya.

Harkristuti kembali menegaskan bahwa ia memang mendapat informasi bahwa apa yang disampaikan oleh para guru besar sudah didengar oleh Istana. Namun katanya kalau cuma didengar apa gunanya.

"Kami bukan buzzer. Kami tidak punya kepentingan politik. Kami tidak punya kepentingan untuk mendapatkan jabatan. Keinginan kami hanya untuk Indonesia,"

"Kita itu sudah tua yah, sebentar lagi akan masuk kubur. Apakah kami akan membiarkan. Kami tidak tega melihat masyarakat dalam satu suasana yang tidak jelas." ungkapnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Resmi! Jokowi Teken Kenaikan Tukin Pegawai Bawaslu Jelang Pencoblosan

Resmi! Jokowi Teken Kenaikan Tukin Pegawai Bawaslu Jelang Pencoblosan

News | Selasa, 13 Februari 2024 | 10:22 WIB

Beda Sikap 3 Kubu Paslon Capres-Cawapres Usai Film 'Dirty Vote' Dirilis

Beda Sikap 3 Kubu Paslon Capres-Cawapres Usai Film 'Dirty Vote' Dirilis

Kotak Suara | Selasa, 13 Februari 2024 | 10:16 WIB

Heboh! Tiktoker Bima Sebut Semua Warga Indonesia Masuk Neraka Gara-gara Paslon Pilpres

Heboh! Tiktoker Bima Sebut Semua Warga Indonesia Masuk Neraka Gara-gara Paslon Pilpres

News | Selasa, 13 Februari 2024 | 09:51 WIB

Duka Anies Untuk 3 Pendukungnya Yang Wafat Saat Kampanye Di JIS: Mereka Pejuang Perubahan

Duka Anies Untuk 3 Pendukungnya Yang Wafat Saat Kampanye Di JIS: Mereka Pejuang Perubahan

Kotak Suara | Selasa, 13 Februari 2024 | 09:14 WIB

Singgung soal Pelanggaran HAM di Gejayan Memanggil, Guru Besar UI: Tidak Boleh!

Singgung soal Pelanggaran HAM di Gejayan Memanggil, Guru Besar UI: Tidak Boleh!

Video | Selasa, 13 Februari 2024 | 09:00 WIB

Terkini

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Sumsel | Rabu, 16 September 2026 | 23:00 WIB

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:55 WIB

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 22:49 WIB

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:41 WIB

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Bri | Rabu, 16 September 2026 | 22:39 WIB

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:31 WIB

Prabowo Ingin Pembakaran Hutan Digolongkan 'Terorisme Ekologi', Sanksi Bakal Diperberat!

Prabowo Ingin Pembakaran Hutan Digolongkan 'Terorisme Ekologi', Sanksi Bakal Diperberat!

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:22 WIB

KPK Endus Keterlibatan Swasta Lain di Kasus Suap Layanan Pertanahan ATR/BPN

KPK Endus Keterlibatan Swasta Lain di Kasus Suap Layanan Pertanahan ATR/BPN

Bogor | Rabu, 16 September 2026 | 22:21 WIB

Dari Laundry Hingga BRILink Agen Mekaar, Kisah Hernawati Dorong Inklusi Keuangan di Kaltim

Dari Laundry Hingga BRILink Agen Mekaar, Kisah Hernawati Dorong Inklusi Keuangan di Kaltim

Bri | Rabu, 16 September 2026 | 22:20 WIB

QRIS Menembus Warung hingga Minimarket, Pembayaran Digital Makin Jadi Kebiasaan

QRIS Menembus Warung hingga Minimarket, Pembayaran Digital Makin Jadi Kebiasaan

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 22:20 WIB

×