Tak Main-main! Dr Gunawan Rusuldi yang Ditegur dan Ditarik Mayor Teddy Ternyata Berpangkat Kolonel dan Baret Merah

Bimo Aria Fundrika

Rabu, 21 Februari 2024 | 10:58 WIB
Tak Main-main! Dr Gunawan Rusuldi yang Ditegur dan Ditarik Mayor Teddy Ternyata Berpangkat Kolonel dan Baret Merah
Dokter Gunawan, Dokter Kopasuss yang Kena Tegur Mayor Teddy [Instagram]

Suara.com - Dr. Gunawan Rusuldi baru-baru ini menjadi sorotan setelah mendapat teguran dari ajudan Menteri Pertahanan Prabowo Subianto, Mayor Teddy.

Dalam sebuah video yang beredar di media sosial, Mayor Teddy terlihat menarik dr. Gunawan Rusuldi ketika sedang menjelaskan fasilitas di rumah sakit kepada Presiden Jokowi dan Prabowo.

Insiden tersebut terjadi saat peresmian Rumah Sakit Pusat Pertahanan Negara (RSPPN) Panglima Besar Soedirman di Bintaro, Jakarta Selatan pada Senin (19/2/2024) kemarin.

Mayor Teddy tampaknya ingin dr. Gunawan menjaga jarak dan tidak terlalu dekat dengan Jokowi. Dia juga memberikan beberapa komentar yang membuat dr. Gunawan memilih mundur dan bersandar ke dinding.

"Ampyuuun deh viral. eiiit dulu pernah juga baret merah menjadi kesatuanku," tulis dokter Gunawan melalui akun Instagram @gunawanrusuldi. yang kini telah disetel menjadi pribadi. 

Belakangan juga diketahui bahwa Dr. Gunawan Rusuldi memiliki pangkat Kolonel sebagai dokter militer.

Ini berarti pangkat dr. Gunawan Rusuldi lebih tinggi daripada Mayor Teddy. Untuk memberikan informasi yang lebih lengkap, dokter yang ditegur oleh ajudan Prabowo itu memiliki nama lengkap Kolonel (CKM) dr. Gunawan Rusuldi, Sp.OG (K) Onk.

Informasi ini diperoleh dari unggahan akun X @fennecter yang membagikan foto dr. Gunawan Rusuldi memakai seragam TNI AD dengan pangkat Kolonel yang ditandai dengan 3 melati di pundak.

dr. Gunawan dilantik sebagai Kepala Rumah Sakit dr. Suyoto Pusrehab Kemhan pada bulan Mei 2023. Pelantikan dilakukan oleh Kepala Pusat Rehabilitasi Kementerian Pertahanan Republik Indonesia, yaitu Brigjen TNI dr. Daniel Lumadyo Wartoadi, Sp. Rad di Gedung Jenderal MT. Haryono Mako Pusrehab Kemhan, Jalan RC. Veteran No. 178 Bintaro, Jakarta Selatan.

baca juga

Selain lulus dari program Spesialis Obstetri dan Ginekologi di Universitas Airlangga (UNAIR), dr. Gunawan juga tergabung dalam Perkumpulan Obstetri dan Ginekologi Indonesia (POGI). Rekam jejak lainnya, sang dokter juga berperan sebagai Dokter Kandungan Konsultan Onkologi Ginekologi (Obgyn) yang berpraktik di RS YPK Mandiri.

Dalam pernyatannya ia juga pernah tergabung dalam pasukan baret merah.  Sejarah terbentuknya Korps Baret Merah dalam TNI AD memiliki latar belakang yang panjang.

Berdasarkan informasi dari situs resmi Kopassus, kelahiran unit ini terkait dengan peristiwa pemberontakan yang terjadi di beberapa wilayah pada masa awal kemerdekaan Indonesia.

Pada bulan Juli 1950, kelompok pemberontak RMS (Republik Maluku Selatan) muncul di Maluku. Sebagai tanggapan, pimpinan Angkatan Perang RI saat itu menugaskan pasukan di bawah komando Panglima Tentara Teritorium III Kolonel A.E Kawilarang dan Letkol Slamet Riyadi untuk menindak kelompok tersebut.

Meskipun operasi berhasil, namun dengan kehilangan banyak prajurit. Setelah evaluasi, Letkol Slamet Riyadi memimpin inisiatif untuk membentuk unit yang dapat merespons cepat dan tepat terhadap berbagai situasi medan yang sulit.

Namun, sebelum rencana tersebut dapat terlaksana, Letkol Slamet Riyadi gugur dalam pertempuran di Ambon. Kolonel A.E Kawilarang kemudian meneruskan gagasan tersebut.

Pada tanggal 16 April 1952, melalui instruksi Panglima Tentara dan Teritorium III No.55/Instr/PDS/52, dibentuklah sebuah satuan yang menjadi awal dari pembentukan Korps Baret Merah dengan nama Kesatuan Komando Teritorium III. Mayor Moch. Idjon Djanbi, seorang mantan Kapten KNIL dan pernah bertempur dalam Perang Dunia II, ditunjuk sebagai komandan pertama unit ini.

Selama perjalanan sejarahnya di Indonesia, Kopassus mengalami beberapa kali perubahan nama. Pada tahun 1952, pasukan ini dikenal sebagai Resimen Pasukan Komando Angkatan Darat (RPKAD). Setahun kemudian, namanya berubah menjadi Kesatuan Komando Angkatan Darat (KKAD).

Pada tahun 1955, nama unit ini kembali diubah menjadi Resimen Para Komando Angkatan Darat (RPKAD). Kemudian, pada tahun 1966, namanya berubah lagi menjadi Pusat Pasukan Khusus TNI AD (Puspasus TNI-AD).

Tidak berhenti di situ, pada tahun 1971, namanya kembali diubah menjadi Komando Pasukan Sandhi Yudha (Kopasshanda), hingga akhirnya pada tahun 1985, unit ini berganti nama menjadi Komando Pasukan Khusus (Kopassus), yang tetap digunakan hingga saat ini. 
 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Identitas Dokter yang Ditegur Mayor Teddy Terungkap: Ternyata Berpangkat Lebih Tinggi!

Identitas Dokter yang Ditegur Mayor Teddy Terungkap: Ternyata Berpangkat Lebih Tinggi!

Lifestyle | Rabu, 21 Februari 2024 | 10:53 WIB

Ajudan Berani Tegur Kolonel Kopassus, Pangkat Mayor Teddy Ternyata Lebih Rendah dari Dokter Gunawan Rusuldi

Ajudan Berani Tegur Kolonel Kopassus, Pangkat Mayor Teddy Ternyata Lebih Rendah dari Dokter Gunawan Rusuldi

Lifestyle | Rabu, 21 Februari 2024 | 10:10 WIB

Urutan Pangkat TNI Jadi Sorotan, Pasca Mayor Teddy Tegur Dokter Gunawan hingga Tak Berkutik

Urutan Pangkat TNI Jadi Sorotan, Pasca Mayor Teddy Tegur Dokter Gunawan hingga Tak Berkutik

News | Rabu, 21 Februari 2024 | 10:09 WIB

Terkini

Candi Gedong Songo Jadi Sorotan, Titik Bor PLTP Gunung Ungaran Belum Ditentukan

Candi Gedong Songo Jadi Sorotan, Titik Bor PLTP Gunung Ungaran Belum Ditentukan

Jawa Tengah | Jum'at, 18 September 2026 | 08:12 WIB

Bahlil Diperintahkan Prabowo Siapkan Peta Jalan Mandatori E50

Bahlil Diperintahkan Prabowo Siapkan Peta Jalan Mandatori E50

Bisnis | Jum'at, 18 September 2026 | 08:11 WIB

Bahlil Ungkap Keinginan Parpol soal Parliamentary Threshold: Ada 5, 6, hingga 7 Persen

Bahlil Ungkap Keinginan Parpol soal Parliamentary Threshold: Ada 5, 6, hingga 7 Persen

News | Jum'at, 18 September 2026 | 08:09 WIB

Kasus Jasad Bayi di Bandungan Jadi Alarm Keras, Wakil Ketua DPRD Jateng Soroti Pergaulan Remaja

Kasus Jasad Bayi di Bandungan Jadi Alarm Keras, Wakil Ketua DPRD Jateng Soroti Pergaulan Remaja

Jawa Tengah | Jum'at, 18 September 2026 | 08:06 WIB

5 Zodiak dengan Ramalan Bagus pada Hari Ini 18 September 2026

5 Zodiak dengan Ramalan Bagus pada Hari Ini 18 September 2026

Lifestyle | Jum'at, 18 September 2026 | 08:02 WIB

Jakarta Berpotensi Hujan Ringan Sore Ini, Waspada Saat Jam Pulang Kerja

Jakarta Berpotensi Hujan Ringan Sore Ini, Waspada Saat Jam Pulang Kerja

News | Jum'at, 18 September 2026 | 08:02 WIB

Perjalanan ke Pantai Sidomuncul 2: Menikmati Laut, Menguatkan Kebersamaan

Perjalanan ke Pantai Sidomuncul 2: Menikmati Laut, Menguatkan Kebersamaan

Your Say | Jum'at, 18 September 2026 | 08:00 WIB

Ramalan Shio Hari Ini 18 September 2026, Siapa Paling Beruntung Soal Keuangan?

Ramalan Shio Hari Ini 18 September 2026, Siapa Paling Beruntung Soal Keuangan?

Lifestyle | Jum'at, 18 September 2026 | 08:00 WIB

Doa Bersama Warnai Hari Terakhir Pencarian 5 Jurnalis di Selat Sunda

Doa Bersama Warnai Hari Terakhir Pencarian 5 Jurnalis di Selat Sunda

Foto | Jum'at, 18 September 2026 | 08:00 WIB

Jangan Gampang Kepincut! Pesan Penting Ning Nawal untuk Ibu-Ibu Hadapi Jebakan Pinjol dan Judol

Jangan Gampang Kepincut! Pesan Penting Ning Nawal untuk Ibu-Ibu Hadapi Jebakan Pinjol dan Judol

Jawa Tengah | Jum'at, 18 September 2026 | 07:57 WIB

×