2 Gerhana di Bulan Ramadhan 2024 Tanda Kemunculan Imam Mahdi? Ternyata Ini yang Terjadi!

Chyntia Sami Bhayangkara, Elvariza Opita

Selasa, 19 Maret 2024 | 13:15 WIB
2 Gerhana di Bulan Ramadhan 2024 Tanda Kemunculan Imam Mahdi? Ternyata Ini yang Terjadi!
2 Gerhana di Bulan Ramadhan 2024 Tanda Kemunculan Imam Mahdi? Ternyata Ini yang Terjadi! (Pexels)

Suara.com - Bulan Ramadhan 2024 kali ini akan turut diwarnai dengan dua jenis fenomena gerhana. Yang pertama adalah Gerhana Bulan Penumbra (GBP) pada 24-25 Maret 2024, lalu Gerhana Matahari Total (GMT) pada 8 April 2024. Apakah kemunculan gerhana di bulan Ramadhan 2024 ini pertanda kemunculan Imam Mahdi?

Tidak semua fenomena gerhana ini dapat diamati di Indonesia. Dikutip dari laman resmi BMKG, GBP tanggal 25 Maret 2024 dapat diamati di daerah Papua, Papua Barat, dan sebagian Maluku, mulai sekitar pukul 13.50 WIT, kemudian mencapai puncaknya pada 16.12 WIT, dan berakhir pada 18.34 WIT.

Gerhana Bulan Penumbra Maret 2024. [In The Sky]
Gerhana Bulan Penumbra Maret 2024. [In The Sky]


Sedangkan untuk GMT-nya tidak dapat diamati dari Indonesia. Menurut Peneliti Pusat Riset Antariksa, Organisasi Riset Penerbangan dan Antariksa BRIN, Farahhati Mumtahana, GMT tidak melintasi wilayah Tanah Air. GMT pada 8 April 2024 ini dapat diamati di kawasan Meksiko hingga Kanada.

Berdasarkan sebuah laporan, peristiwa GMT dapat memicu perlambatan kecepatan internet. Rupanya hal ini berkaitan dengan banyaknya orang yang berusaha mencari informasi tentang GMT sehingga memicu terjadinya lonjakan trafik di mesin pencari. Selain itu, GMT juga dapat menyebabkan masalah pada sinyal ponsel karena tingginya aktivitas.

Ilustrasi Gerhana Matahari (Enrique/Pixabay)
Ilustrasi Gerhana Matahari (Enrique/Pixabay)

Gerhana Tanda Munculnya Imam Mahdi?

Di sisi lain, terjadinya dua fenomena gerhana pada bulan Ramadhan juga memunculkan beragam pertanyaan. Salah satunya apakah gerhana di bulan Ramadhan menjadi pertanda akan kedatangan Imam Mahdi?

Buya Yahya pernah menegaskan bahwa tidak ada keterkaitan langsung antara gerhana matahari dengan kemunculan Imam Mahdi. Pasalnya gerhana adalah fenomena alam yang dapat diprediksi dan terjadi secara teratur.

Walau begitu, kedatangan Imam Mahdi sudah diriwayatkan di berbagai hadis sehingga harus diyakini. Kedatangan Imam Mahdi merupakan salah satu tanda-tanda besar kiamat.


“Secara pribadi saya yakin betul insya Allah Imam Mahdi akan datang. Salah satu tanda besar kiamat adalah Imam Mahdi, semasa dengan turunnya Nabi Isa AS. Imam Mahdi nggak usah dicari, nanti akan datang pada waktunya,” tutur Buya Yahya, dikutip dari kanal YouTube Al-Bahjah TV, Selasa (19/3/2024).

Buya Yahya menegaskan, tidak ada satu orang pun yang tahu kapan waktu pasti peristiwa tersebut akan terjadi. Karena itulah yang terpenting sekarang adalah tetap beriman kepada Allah SWT dan mempersiapkan yang terbaik untuk menghadapi hari akhir.

baca juga

Ini Prediksi Para Pakar

Menurut laporan terbaru, peristiwa langka ini berpotensi menyebabkan penurunan kinerja internet. Manajemen Darurat Lorain County (EMA) di Ohio, Amerika Serikat, telah memberikan peringatan kepada masyarakat untuk bersiap menghadapi fenomena gerhana matahari total yang dijadwalkan terjadi pada 8 April 2024.

Berdasarkan catatan IFL Science dari fenomena sebelumnya, terjadi lonjakan lalu lintas pencarian di Google. Banyak orang yang mencari informasi tentang apa yang terjadi ketika seseorang melihat langsung ke arah Matahari sesaat setelah Gerhana terjadi.

EMA juga memperingatkan bahwa akan terjadi masalah dengan sinyal ponsel karena banyaknya aktivitas penggunaan ponsel yang berlebihan. Selain itu, masalah logistik juga menjadi perhatian, dengan kemungkinan banyaknya orang yang ingin berwisata untuk melihat Gerhana Matahari Total secara langsung.

Untuk menghadapi potensi lonjakan aktivitas, pihak berwenang di Lorain County telah melakukan upaya mitigasi. Mereka memperingatkan tentang kemungkinan peningkatan lalu lintas, waktu tunggu di layanan umum seperti rumah sakit dan pompa bensin, serta kesulitan akses ke makanan dan kebutuhan lainnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jadwal Buka Puasa Hari Ini 19 Maret 2024, Seluruh Provinsi dan Kota Besar Indonesia Padang, Pontianak hingga Ubud

Jadwal Buka Puasa Hari Ini 19 Maret 2024, Seluruh Provinsi dan Kota Besar Indonesia Padang, Pontianak hingga Ubud

Religi | Selasa, 19 Maret 2024 | 11:25 WIB

Tata Cara Wudhu Saat Puasa Ramadhan, Boleh Berkumur Asalkan Tidak Sungguh-sungguh, Ini Maksudnya?

Tata Cara Wudhu Saat Puasa Ramadhan, Boleh Berkumur Asalkan Tidak Sungguh-sungguh, Ini Maksudnya?

Religi | Selasa, 19 Maret 2024 | 10:08 WIB

Terkini

Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali

Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali

Sumsel | Selasa, 28 Juli 2026 | 23:49 WIB

Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel

Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel

Sumsel | Selasa, 28 Juli 2026 | 23:39 WIB

Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu

Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu

Sumsel | Selasa, 28 Juli 2026 | 23:22 WIB

5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu

5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu

Sumsel | Selasa, 28 Juli 2026 | 23:11 WIB

Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung

Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung

Jabar | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:50 WIB

Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua

Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua

Health | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:40 WIB

Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen

Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen

Lifestyle | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:12 WIB

Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA

Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:06 WIB

Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup

Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup

Bogor | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:59 WIB

Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim

Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:48 WIB

×