Pendidikan Ustaz Khalid Basalamah yang Sebut Imsak Bukan Ajaran Islam

Ruth Meliana Suara.Com
Kamis, 21 Maret 2024 | 12:44 WIB
Pendidikan Ustaz Khalid Basalamah yang Sebut Imsak Bukan Ajaran Islam
Ustaz Khalid Basalamah. [Fadhilah Islam]

Suara.com - Makan sahur merupakan kegiatan rutin yang dijalani umat muslim ketika hendak menjalankan ibadah puasa. Dan dalam makan sahur itu, umat muslim, khususnya di Indonesia, sejak dahulu mengenal istilak Imsak.

Imsak biasanya ada sekitar 10 menit sebelum azan subuh dan kerap diartikan sebagai waktu penanda berhentinya makan dan minum sebelum berpuasa. Terkait hal itu, belakangan ini Ustaz Khalid Basalamah mengeluarkan pernyataan yang mencuri rasa heran banyak orang.

Dalam sebuah video yang diunggah dalam kanal YouTube Bimbingan Salaf, ia mengatakan, istilah imsak tidak dikenal dalam ajaran Islam.

"Saya tidak tahu asal usul penggunaan istilah imsak di Indonesia. Imsak ini merupakan kegiatan berhenti makan 20 atau 25 menit sebelum Subuh. Namun, dalam Islam tidak ada hal seperti itu," kata dia, dalam video itu.

Ia lantas menjelaskan, pada masa Nabi Muhammad SAW, ada dua muazin yang bertugas, yakni Ibnu dan Bilal.

Ketika itu, jika umat Islam mendengar azan yang dikumandangkan Bilal, maka masih diperbolehkan makan sahur.

Dan jika Bilal yang mengumandangkan azan, maka waktu subuh telah tiba dan makan sahur harus dihentikan.

Dalil Imsak dalam Islam

Pernyataan Khalid Basalamah mengenai imsak tak ada dalam ajaran Islam, dibantah oleh Ustaz Ahmad Hanan dalam NU Online.

Baca Juga: Gaduh! Ustaz Khalid Basalamah Bilang di Islam Tidak Ada Istilah Imsak, Benarkah?

Menurut dia, dalil mengenai Imsak ada pada kisah salah satu sahabat nabi, Zaid bin Tsabit, yang berkaitan dengan waktu antara sahur dan azan subuh. Berikut dalilnya:

ﻋﻦ ﺯﻳﺪ ﺑﻦ ﺛﺎﺑﺖ ﺭﺿﻲ اﻟﻠﻪ ﻋﻨﻪ، ﻗﺎﻝ: ﺗﺴﺤﺮﻧﺎ ﻣﻊ اﻟﻨﺒﻲ ﺻﻠﻰ اﻟﻠﻪ ﻋﻠﻴﻪ ﻭﺳﻠﻢ، ﺛﻢ ﻗﺎﻡ ﺇﻟﻰ اﻟﺼﻼﺓ، ﻗﻠﺖ: ﻛﻢ ﻛﺎﻥ ﺑﻴﻦ اﻷﺫاﻥ ﻭاﻟﺴﺤﻮﺭ؟ ﻗﺎﻝ: ﻗﺪﺭ ﺧﻤﺴﻴﻦ ﺁﻳﺔ. رواه البخاري

Artinya, “Diriwayatkan dari Zaid bin Tsabit, ia berkata: ‘Kami sahur bersama Nabi shallallahu alaihi wa sallama, lalu beliau melaksanakan salat’. Saya (perawi) tanya: ‘Berapa jarak antara azan dan sahur?’ Zaid menjawab: ‘Perkiraan 50 ayat’.” (HR Al-Bukhari).

Sementara dalil Imsak yang kedua terdapat dalam kitab Hasyiyatud Dasuqi karya Imam Sanusi:

فقد ورد أن النبي صلى الله عليه وسلم كان يؤخره بحيث يكون ما بين فراغه منه وبين الفجر قدر ما يقرأ القارئ خمسين آية

Artinya, “Telah disampaikan bahwa Nabi shallallahu 'alaihi wasallam melaksanakan sahur pada akhir waktu yang diperkirakan antara selesai sahur dengan waktu fajar yaitu pembacaan 50 ayat.” (Muhammad bin Ahmad ad-Dasuqi, Hasyiyatud Dasuqi ‘alas Syarhil Kabir, [Beirut: Dar al-Kutub al-Ilmiyah: 2001], juz II, halaman 138).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI