Bikin Habib Jafar Sewot, Netizen Ini Tanya Soal Calon Jodoh yang Baik Tapi Gak Pernah Salat

M. Reza Sulaiman, Dini Afrianti Efendi

Selasa, 02 April 2024 | 17:17 WIB
Bikin Habib Jafar Sewot, Netizen Ini Tanya Soal Calon Jodoh yang Baik Tapi Gak Pernah Salat
Potret Habib Jafar. (Instagram/ husein_hadar)

Suara.com - Memiliki perangai asik dan gaul, Habib Husein bin Jafar Al Hadar kerap meladeni pertanyaan-pertanyaan nyeleneh dari netizen. Tapi kali ini, ada loh pertanyaan netizen yang bisa bikin Habib Jafar, panggilan akrabnya, sewot.

Habib Jafar blak-blakan mengingatkan bahayanya calon pasangan suami atau istri disebut baik tapi tidak salat. Bahkan ulama keturunan Nabi Muhammad SAW itu mengatakan hubungan keluarga jodoh yang tidak salat rentan pengkhianatan. Keterangan ini disampaikan Habib Jafar usai mendapatkan salah satu pertanyaan netizen yang mengatakan pasangannya adalah sosok baik tapi tidak pernah salat.

"Calon saya baik tapi nggak pernah salat. Baik dari Hongkong! Nggak pernah salat baik," ujar Habib Jafar seraya tertawa berdasarkan potongan video yang dibagikan akun Instagram @ariefrahmanhadi, dilihat suara.com, Selasa (2/4/2024).

Habib Jafar membeberkan alasan calon pasangan tidak salat sebaiknya dipikir dan dipertimbangkan berulang kali. Ini karena kata dia, jodoh merupakan tanda kebesaran Allah SWT.

Seseorang yang bertemu jodoh sudah seharusnya mengingat kebesaran kuasa Sang Pencipta, sehingga kehadiran pasangan tidak salat bertolak belakang dengan tujuan bertemunya jodoh.

"Jadi kalau jodohmu orang yang tidak salat, sedangkan perjodohan itu fungsinya untuk mengingat Allah SWT ya enggak nyambunglah. Seharusnya justru makin berjodoh makin ingat kepada Allah, makanya jodohnya harus orang yang salat," papar Habib Jafar.

Tidak hanya itu ulama bernama lengkap Habib Husein bin Jafar Al Hadar ini juga mengingatkan jodoh yang tidak salat maka rumah tangganya, rentan dengan sikap pengkhianatan.

"Lalu yang ketiga, Allah aja dikhianati salatnya, apalagi kamu," pesannya.

3 Cara Memilih Jodoh

baca juga

Sementara itu, Habib Jafar menjabarkan setidaknya 3 hal yang perlu dipertimbangkan saat memilih jodoh atau calon pasangan untuk membina rumah tangga menurut panduan Nabi Muhammad SAW, yakni agama, ketampanan atau kecantikan atau harta dan (nasab) genetiknya.

1. Memilih berdasarkan agama

Kata Habib Jafar, setidaknya panduan pertama dan paling utama yang harus harus dilihat dari calon pasangan tentang ketaatannya pada agama yang dianutnya.

"Dia memegang agama atau tidak, itu yang pertama dan utama. Kalau agamanya dia pegang, baru yang kedua, ketiga dan keempat," jelas Habib Jafar

2. Kecantikan, ketampanan dan kekayaan

Habib Jafar menjelaskan, umat islam boleh memilih jodoh berdasarkan kecantikan dan ketampanan calon pasangannya setelah agamanya baik. Lalu boleh juga memilih berdasarkan seberapa banyak materi yang dimiliki calon pasangan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Begini Hukum Bayar Zakat Fitrah Pakai Uang Hasil Utang, Bisa Tak Diterima Allah SWT?

Begini Hukum Bayar Zakat Fitrah Pakai Uang Hasil Utang, Bisa Tak Diterima Allah SWT?

Lifestyle | Selasa, 02 April 2024 | 12:07 WIB

Jangan Kendur, Ini Keutamaan Salat Tarawih di 10 Hari Terakhir Ramadan

Jangan Kendur, Ini Keutamaan Salat Tarawih di 10 Hari Terakhir Ramadan

Religi | Senin, 01 April 2024 | 17:38 WIB

Tradisi Salat Kafarat di Jumat Akhir Bulan Ramadhan, Benarkah Bisa Ganti Salat Fardhu 70 Tahun?

Tradisi Salat Kafarat di Jumat Akhir Bulan Ramadhan, Benarkah Bisa Ganti Salat Fardhu 70 Tahun?

Lifestyle | Senin, 01 April 2024 | 16:30 WIB

Terkini

Jateng Jadi Basis Pelanggan Terbesar Indosat, Trafik Data Naik 10,4 Persen

Jateng Jadi Basis Pelanggan Terbesar Indosat, Trafik Data Naik 10,4 Persen

Jawa Tengah | Kamis, 30 Juli 2026 | 06:21 WIB

DFSK E5 Plus Resmi Meluncur di GIIAS 2026 dengan Harga Spesial Mulai Rp479 Juta

DFSK E5 Plus Resmi Meluncur di GIIAS 2026 dengan Harga Spesial Mulai Rp479 Juta

Otomotif | Kamis, 30 Juli 2026 | 06:14 WIB

Karhutla Hanguskan 40 Hektare Lahan di Palangka Raya

Karhutla Hanguskan 40 Hektare Lahan di Palangka Raya

Foto | Kamis, 30 Juli 2026 | 06:00 WIB

50 Persen Pengaduan di Jateng Isinya Sama: Perusahaan Nekat Tahan Ijazah Mantan Karyawan

50 Persen Pengaduan di Jateng Isinya Sama: Perusahaan Nekat Tahan Ijazah Mantan Karyawan

Jawa Tengah | Kamis, 30 Juli 2026 | 05:51 WIB

BI Luncurkan Layanan Baru Penukaran Uang Rusak, Warga Sumsel Kini Punya Lebih Banyak Pilihan

BI Luncurkan Layanan Baru Penukaran Uang Rusak, Warga Sumsel Kini Punya Lebih Banyak Pilihan

Sumsel | Rabu, 29 Juli 2026 | 23:40 WIB

Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI

Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 23:16 WIB

Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional

Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 23:16 WIB

Metodologi Audit BPKP Dinilai Tak Konsisten, Pakar Desak Evaluasi Total

Metodologi Audit BPKP Dinilai Tak Konsisten, Pakar Desak Evaluasi Total

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 23:06 WIB

Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi

Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:57 WIB

Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?

Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?

Bogor | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:37 WIB

×