Bukan Hal Baru, Anies Baswedan Sudah Pernah Singgung Bahasa Indonesia Miskin Kosakata

Yasinta Rahmawati

Sabtu, 06 April 2024 | 15:12 WIB
Bukan Hal Baru, Anies Baswedan Sudah Pernah Singgung Bahasa Indonesia Miskin Kosakata
Capres nomor urut satu, Anies Baswedan saat mengikuti sidang perdana perselisihan hasil Pilpres 2024 di Gedung Mahkamah Konstitusi, Jakarta, Kamis (27/3/2024). [Suara.com/Alfian Winanto]

Suara.com - Artis Cinta Laura dan YouTuber Indah Gunawan alias Indah G mendadak jadi perbincangan publik usai obrolan mereka terkait kosakata Bahasa Indonesia.

Dalam cuplikan video podcast The Indah G Show yang beredar luas di Twitter (X), mereka membahas soal Bahasa Indonesia yang miskin kosakata.

"Bahasa Indonesia itu sebenarnya adalah bahasa yang miskin kosakata, dan itu sangat benar, terutama dibandingkan dengan Bahasa Arab dan Bahasa Inggris," ujar Indah G.

Penyataan Indah G itu sontak menimbulkan kritik dari netizen. Tak sedikit yang berseberang pendapat dengan wanita lulusan Loyola Marmount University itu.

Namun sebenarnya, topik mengenai Bahasa Indonesia yang miskin kosakata itu bukanlah hal baru. Anies Baswedan sendiri pernah menyinggung hal tersebut saat hadir di podcast Close The Door Deddy Corbuzier pada 2019 lalu.

Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI itu menyoroti fenomena masyarakat sekarang yang berbicara dengan mencampur adukkan Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris.

Salah satu akar masalahnya, menurut Anies adalah kurangnya kosakata di Bahasa Indonesia. "Yang kita harus dorong ini Bahasa Indonesia harus diperkaya, supaya kosakata lebih banyak, karena memang bahasa muda," bebernya.

"Bahasa Inggris itu bro, tau berapa kosakatanya? 1 juta. Kita 100 (ribu) lebih. Nah kita harus nambahin," lanjutnya.

Karena itu, saat masih menjabat sebagai menteri, mereka membuat program agar orang-orang bisa mengusulkan kosakata baru. Caranya, Kemendikbud membuat website khusus untuk mendaftarkan kosakata yang diserap dari bahasa daerah.

baca juga

"Tidak ada bangsa lain di dunia yang punya kekayaan bahasa daerah seperti kita, kenapa ga diserap? Karena banyak bahasa Indonesia tidak punya terjemahannya. Misal unyeng-unyeng," terang Anies saat itu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

5 Kontroversi Indah G yang Bikin Publik Geram usai Kritik Hafalan Quran

5 Kontroversi Indah G yang Bikin Publik Geram usai Kritik Hafalan Quran

Lifestyle | Sabtu, 06 April 2024 | 15:03 WIB

Cara Mengubah Bahasa di Laptop Windows 11, Mudah Banget Lho!

Cara Mengubah Bahasa di Laptop Windows 11, Mudah Banget Lho!

Your Say | Kamis, 04 April 2024 | 15:02 WIB

Profil Indah Gunawan, Selebgram yang Dihujat Netizen Usai Benturkan Isu Mayoritas Minoritas di Masa Tenang Pemilu

Profil Indah Gunawan, Selebgram yang Dihujat Netizen Usai Benturkan Isu Mayoritas Minoritas di Masa Tenang Pemilu

Lifestyle | Senin, 12 Februari 2024 | 15:29 WIB

Terkini

Polisi Selidiki Dugaan Pengeroyokan Kepala Dispar Sultra di Kantor

Polisi Selidiki Dugaan Pengeroyokan Kepala Dispar Sultra di Kantor

Sulsel | Selasa, 03 November 2026 | 19:11 WIB

Sisi Gelap 'Magang': Kerja Profesional, Kenapa Dihargai Upah Sukarela?

Sisi Gelap 'Magang': Kerja Profesional, Kenapa Dihargai Upah Sukarela?

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 19:10 WIB

BUMD Banten Gandeng Perusahaan Korea Selatan, Cabai dan Tomat Lokal Dibidik Tembus Pasar Ekspor

BUMD Banten Gandeng Perusahaan Korea Selatan, Cabai dan Tomat Lokal Dibidik Tembus Pasar Ekspor

Banten | Selasa, 03 November 2026 | 19:08 WIB

Terima Audiensi PB PMII, Mensos Gus Ipul: Pasal 31, 33, dan 34 Jadi Jantung Negara Kesejahteraan

Terima Audiensi PB PMII, Mensos Gus Ipul: Pasal 31, 33, dan 34 Jadi Jantung Negara Kesejahteraan

News | Selasa, 03 November 2026 | 19:05 WIB

Ekspansi Mobil Mewah Hongqi dan Foton Sapa Warga Lewat Indomobil Expo 2026

Ekspansi Mobil Mewah Hongqi dan Foton Sapa Warga Lewat Indomobil Expo 2026

Otomotif | Selasa, 03 November 2026 | 19:03 WIB

Wamensos Apresiasi Bupati Sidrap Sediakan Lahan untuk Rumah Orang Tua Siswa Sekolah Rakyat

Wamensos Apresiasi Bupati Sidrap Sediakan Lahan untuk Rumah Orang Tua Siswa Sekolah Rakyat

News | Selasa, 03 November 2026 | 19:01 WIB

Krisis Iklim Ancam Kesehatan Dunia, WHO Didesak Tetapkan Status Darurat

Krisis Iklim Ancam Kesehatan Dunia, WHO Didesak Tetapkan Status Darurat

Health | Selasa, 03 November 2026 | 19:01 WIB

Temuan Mencurigakan di Pemkot Makassar, Appi Janji Bongkar Habis 'Anomali'

Temuan Mencurigakan di Pemkot Makassar, Appi Janji Bongkar Habis 'Anomali'

Sulsel | Selasa, 03 November 2026 | 19:00 WIB

Rakyat Diminta Berhemat, Pejabat Menikmati Fasilitas Negara?

Rakyat Diminta Berhemat, Pejabat Menikmati Fasilitas Negara?

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 19:00 WIB

Sengketa Lahan Gunung Sindur Memanas: Proses Mediasi di Pengadilan Negeri Cibinong Berpotensi Gagal

Sengketa Lahan Gunung Sindur Memanas: Proses Mediasi di Pengadilan Negeri Cibinong Berpotensi Gagal

News | Selasa, 03 November 2026 | 18:58 WIB

×