Wamensos Apresiasi Bupati Sidrap Sediakan Lahan untuk Rumah Orang Tua Siswa Sekolah Rakyat

Fabiola Febrinastri

Selasa, 03 November 2026 | 19:01 WIB
Wamensos Apresiasi Bupati Sidrap Sediakan Lahan untuk Rumah Orang Tua Siswa Sekolah Rakyat
Audiensi di Kantor Kemensos, Jakarta Pusat, Selasa (3/11/2026). (Dok: Kemensos)

Suara.com - Pemerintah Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), Sulawesi Selatan, berkomitmen menyiapkan lahan untuk membangun rumah bagi ratusan orang tua siswa Sekolah Rakyat.

Bupati Sidrap Syaharuddin Alrif mengatakan, berdasarkan data yang dihimpun, dari total 500 siswa Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 1 Kabupaten Sidrap, 200 di antaranya, orangtuanya belum memiliki rumah.

"Kami punya data sebaran, data sebaran orantua siswa yang memang tidak punya rumah, ada sekitar 200 orang," kata Alrif saat audiensi di Kantor Kemensos, Jakarta Pusat, Selasa (3/11/2026).

Alrif pun menawarkan beberapa lahan milik Pemkab untuk digunakan membangun rumah layak huni bagi orang tua siswa Sekolah Rakyat. Ia menyebut, pihaknya siap berkoordinasi dengan Kemensos dan kementerian/lembaga terkait lainnya untuk membahas lebih lanjut mengenai teknis rencana pembangunan ini.

"Kami punya beberapa tawaran tanah. Ada di dekat Sekolah Rakyat, ada di beberapa kecamatan," kata dia.

Wakil Menteri Sosial (Wamensos) Agus Jabo Priyono menyambut baik komitmen tersebut. Dia mengatakan, kolaborasi pemerintah pusat dan daerah menjadi kunci agar manfaat program Sekolah Rakyat dapat dirasakan secara nyata dan menyeluruh.

"Kita senang kalau ada pimpinan daerah yang seperti bapak ini luar biasa, Indonesia butuh orang-orang kayak bapak ini, enggak cuma omon-omon," katanya.

Agus Jabo menegaskan bahwa program Sekolah Rakyat tidak hanya berfokus pada pendidikan anak-anak dari keluarga miskin, tetapi juga menjadi bagian dari upaya pengentasan kemiskinan secara komprehensif. Upaya tersebut dilakukan melalui tiga intervensi utama, yakni menyekolahkan anak, memberdayakan orang tua, serta memperbaiki kondisi rumah keluarga penerima manfaat.

“Ini pengentasan kemiskinan secara komprehensif. Di Sekolah Rakyat itu, itu perintah pak Presiden, anaknya disekolahkan, orang tuanya diberdayakan, rumahnya diperbaiki,” ungkapnya.

baca juga

Kendati demikian, Agus Jabo menyampaikan, sebelum pembangunan dilakukan, pemerintah setempat perlu memastikan kebutuhan dan kesediaan orang tua siswa untuk menempati rumah yang nantinya dibangun. Hal ini penting mengingat mereka berasal dari berbagai daerah sehingga diperlukan pendataan secara cermat.

“Intinya harus didata lagi. Dari 500 siswa itu, kalau ada lahan, kemudian kita mau bangun di situ, siapa yang mau tinggal di situ. Yang penting mereka mau tinggal di situ,” katanya.

Lebih lanjut Agus Jabo mengatakan, pemberdayaan orang tua juga menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari program Sekolah Rakyat. Setelah pembangunan rumah, keluarga siswa juga perlu mendapatkan pendampingan dan pemberdayaan agar memiliki kemampuan ekonomi yang lebih baik.

Dia juga menyoroti pentingnya menyiapkan keberlanjutan masa depan siswa setelah lulus dari Sekolah Rakyat. Pemerintah perlu memastikan para lulusan memiliki kesempatan melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi atau memasuki dunia kerja. Sehingga mereka dapat membangun kehidupan yang lebih baik dan keluar dari lingkaran kemiskinan.

“Kita juga harus pikirkan hilirisasinya, pak. Setelah anak-anak ini lulus mau ditaruh di mana? Karena kalau tidak kerja atau tidak kuliah, berarti kita gagal. Kita kan mau menggraduasi mereka. Sekolah Rakyat itu hanya jalan saja untuk mereka supaya hidup,” tegasnya.

Sejalan dengan hal tersebut, Agus Jabo juga meminta pemerintah daerah turut memperkuat pendampingan dan pengawasan terhadap siswa Sekolah Rakyat. Ia mengungkapkan, anak-anak yang mengenyam pendidikan di sekolah ini berasal dari keluarga dengan keterbatasan ekonomi dan menghadapi persoalan sosial yang membutuhkan perhatian serta penanganan khusus.

Ia menilai pendampingan perlu dilakukan secara berkelanjutan agar anak-anak mendapatkan pembinaan, penguatan karakter, serta lingkungan pendidikan yang aman dan mendukung tumbuh kembang mereka.

“Kita minta kepada dinas sosial dan tim untuk betul-betul ikut mengawasi, supaya anak-anak yang sekolah di Sekolah Rakyat itu bisa kita bina dan bisa kita ubah karakternya (menjadi lebih baik),” ajak Agus Jabo.

Melalui pendekatan tersebut, Kemensos mendorong keterlibatan pemerintah daerah untuk bersama-sama memastikan seluruh rangkaian program berjalan. Mulai dari pendidikan anak, pembinaan karakter, penyiapan masa depan lulusan, pembangunan rumah layak, hingga pemberdayaan ekonomi keluarga. ***

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Papua Tengah Usulkan Dua Titik Sekolah Rakyat, Gus Ipul: Wilayah 3T Jadi Prioritas

Papua Tengah Usulkan Dua Titik Sekolah Rakyat, Gus Ipul: Wilayah 3T Jadi Prioritas

News | Selasa, 03 November 2026 | 12:39 WIB

Malam Peringatan Hari Pahlawan, Gus Ipul Ingatkan Warisan Konstitusi Para Pejuang

Malam Peringatan Hari Pahlawan, Gus Ipul Ingatkan Warisan Konstitusi Para Pejuang

News | Selasa, 03 November 2026 | 12:12 WIB

Semarak Peringatan Hari Pahlawan di Kota Tua Jakarta

Semarak Peringatan Hari Pahlawan di Kota Tua Jakarta

Foto | Selasa, 03 November 2026 | 07:15 WIB

Jaga Independensi Komisi Nasional Disabilitas, Kemensos Pastikan Seleksi Bebas Intervensi

Jaga Independensi Komisi Nasional Disabilitas, Kemensos Pastikan Seleksi Bebas Intervensi

News | Senin, 02 November 2026 | 16:20 WIB

Kunjungi Banyumas, Gus Ipul Apresiasi Agen Perlinsos dengan Capaian di Atas Rata-rata Nasional

Kunjungi Banyumas, Gus Ipul Apresiasi Agen Perlinsos dengan Capaian di Atas Rata-rata Nasional

News | Senin, 02 November 2026 | 11:16 WIB

Banjir dan Longsor di Sejumlah Desa di Trenggalek, Kemensos Salurkan Bantuan Logistik

Banjir dan Longsor di Sejumlah Desa di Trenggalek, Kemensos Salurkan Bantuan Logistik

News | Senin, 02 November 2026 | 10:54 WIB

Terkini

Rakyat Diminta Berhemat, Pejabat Menikmati Fasilitas Negara?

Rakyat Diminta Berhemat, Pejabat Menikmati Fasilitas Negara?

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 19:00 WIB

Sengketa Lahan Gunung Sindur Memanas: Proses Mediasi di Pengadilan Negeri Cibinong Berpotensi Gagal

Sengketa Lahan Gunung Sindur Memanas: Proses Mediasi di Pengadilan Negeri Cibinong Berpotensi Gagal

News | Selasa, 03 November 2026 | 18:58 WIB

Siap Garap Album Baru di Tahun 2027, My Chemical Romance Bakal Rehat Tur

Siap Garap Album Baru di Tahun 2027, My Chemical Romance Bakal Rehat Tur

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 18:45 WIB

Kabar Baik Warga Jakbar! Proyek Pelebaran Jalan Raya Joglo Dilanjutkan Usai Mandek Sejak 2019

Kabar Baik Warga Jakbar! Proyek Pelebaran Jalan Raya Joglo Dilanjutkan Usai Mandek Sejak 2019

News | Selasa, 03 November 2026 | 18:36 WIB

Tito Dorong Percepatan Penanganan Bencana, Daerah Diberi Ruang Tetapkan Status Tanggap Darurat

Tito Dorong Percepatan Penanganan Bencana, Daerah Diberi Ruang Tetapkan Status Tanggap Darurat

News | Selasa, 03 November 2026 | 18:36 WIB

Membaca Pikiran Orang Seperti Membaca Buku: Memahami Bahasa Tubuh Manusia

Membaca Pikiran Orang Seperti Membaca Buku: Memahami Bahasa Tubuh Manusia

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 18:35 WIB

Dari Cabut Izin hingga Kompensasi Korban, Ini 5 Tuntutan Koalisi soal Karhutla

Dari Cabut Izin hingga Kompensasi Korban, Ini 5 Tuntutan Koalisi soal Karhutla

News | Selasa, 03 November 2026 | 18:34 WIB

Dekan FEB Unair: Ekonomi Kuartal III-2026 Tumbuh 5,3 Persen, Investasi dan Manufaktur Menguat

Dekan FEB Unair: Ekonomi Kuartal III-2026 Tumbuh 5,3 Persen, Investasi dan Manufaktur Menguat

Bisnis | Selasa, 03 November 2026 | 18:30 WIB

Sinopsis Love and Wifi in the Palace, Cinta Beda Zaman Lewat Smartphone

Sinopsis Love and Wifi in the Palace, Cinta Beda Zaman Lewat Smartphone

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 18:30 WIB

Bukan Hanya Warga Miskin, Desil 7-8 Juga Diusulkan Dapat BPJS PBI

Bukan Hanya Warga Miskin, Desil 7-8 Juga Diusulkan Dapat BPJS PBI

News | Selasa, 03 November 2026 | 18:28 WIB

×