Belajar Dari Rio Reifan yang Kecanduan Narkoba Hingga Lima Kali, Ahli Sebut Pentingnya Sambutan Baik Orang Terdekat

Selasa, 30 April 2024 | 10:55 WIB
Belajar Dari Rio Reifan yang Kecanduan Narkoba Hingga Lima Kali, Ahli Sebut Pentingnya Sambutan Baik Orang Terdekat
Pesinetron Rio Reifan memberi pernyataan saat dihadirkan dalam rilis kasus narkoba yang menjeratnya di Polres Metro Jakarta Pusat, Rabu (21/4/2021). [Suara.com/Alfian Winanto]

Suara.com - Nama artis Rio Reifan menjadi sorotan usai ditangkap Satresnarkoba Polres Metro Jakarta Barat terkait kasus penyalahgunaan narkoba pada Jumat (26/4/2024). Ditangkapnya Rio Reifan ini menjadi kelima kalinya ia bermasalah dengan narkoba setelah sebelumnya pernah alami kasus serupa.

Kembali ditangkapnya Rio Reifan ini membuat pernyataan dirinya pada 2018 kembali disorot. Saat ditangkap untuk yang kedua kali kala itu, Rio Reifan mengaku kapok. Namun, ia tidak bisa berjanji untuk benar-benar berhenti dari narkoba.

“Kalau dibilang kapok ya kapok. Cuma saya nggak berjanji (berhenti pakai narkoba). Pas pertama kali dulu malah jadi (pakai lagi). Jadi, lihat ke depan ya,” tutur Rio Reifan kala itu.

Pesinetron Rio Reifan dibawa kembali ke ruang tahanan usai dihadirkan saat rilis kasus narkoba yang menjeratnya di Polres Metro Jakarta Pusat, Rabu (21/4/2021). [Suara.com/Alfian Winanto]
Pesinetron Rio Reifan dibawa kembali ke ruang tahanan usai dihadirkan saat rilis kasus narkoba yang menjeratnya di Polres Metro Jakarta Pusat, Rabu (21/4/2021). [Suara.com/Alfian Winanto]

Terkait kecanduan seperti yang dialami Rio Reifan sendiri memang membutuhkan penanganan yang tidak mudah. Pasalnya, untuk membuat pecandu berhenti menggunakan narkoba dibutuhkan berbagai faktor, salah satunya lingkungan dan keluarga.

Hal ini kerap menjadi masalah karena biasanya beberapa orang terdekat justru memberikan pandangan buruk kepada orang tersebut. Akibatnya pecandu tersebut memilih untuk menggunakan barang terlarang itu lagi. Lalu apa yang harus dilakukan orang terdekat agar pecandu itu tidak menggunakan narkoba kembali?

Psikiater Adiksi BNN, Dr. Iman Firmansyah, SpKJ.,SH.,MH. menjelaskan, adanya pengasingan di keluarga maupun masyarakat kerap membuat para pecandu kembali gunakan narkoba. Hal ini akan membuatnya merasa sendiri dan tidak memiliki keluarga serta teman.

Mereka juga kerap dipandang menjadi kriminal oleh orang-orang. Padahal, para pecandu ini sebenarnya bisa pulih dan berprestasi kembali.

“Karena masyarakat tidak menerima, masih menganggap bahwa pecandu itu kriminal. Padahal pecandu itu Itu masih banyak yang bisa berprestasi kembali. Begitu banyak mantan-mantan pecandu yang mungkin banyak di berita, dia bisa pulih bahkan dia bisa berprestasi melebihi orang yang tidak menggunakan narkoba,” kata Dr. Iman kepada Suara.com, Senin (29/4/2024).

Adanya hal ini yang seharusnya menjadi pandangan masyarakat sekitar. Menurut Dr. Iman, ketika seorang pecandu bebas, justru keluarga menjadi sosok utama yang memberikan dukungan. Gal ini karena seseorang pasti tidak ingin menjadi pecandu. Untuk itu, orang-orang terdekat ketika mereka bebas menjadi pihak yang membantunya agar tidak menggunakan narkoba lagi.

Baca Juga: Resmi, Artis Rio Reifan Jadi Tersangka Kasus Narkoba

“Agar mereka tidak menggunakan lagi memang harus ada dukungan, yang paling utama ada dukungan keluarga karena tidak ada satupun orang ingin menjadi pecandu. Ini adalah masalah gaya hidup masalah kebutuhan yang salah, pergaulan yang salah,” sambungnya.

Alasan mengapa penting adanya sambutan baik di keluarga di masyarakat agar proses rehabilitasi yang dilakukan tidak sia-sia. Menurut Dr. Iman, jika proses rehabilitasi yang dilakukan sudah baik dan membuatnya berubah, tetapi jika sambutan lingkungan terdekatnya kurang baik, ini yang berdampak buruk.

“Yang paling utama adalah mempersiapkan pecandu yang dalam rehab ini untuk kembali ke masyarakat, keduanya adalah mempersiapkan keluarganya untuk menerima. Jadi bukan hanya mempersiapkan pecandunya ini untuk kembali ke masyarakat. tapi kita juga harus mempersiapkan keluarga dan masyarakat untuk menerima,” tutur Dr. Iman.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Ekstrovert, Introvert, Ambivert, atau Otrovert?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Cocok Kamu Jadi Orang Kaya? Tebak Logo Merek Branded Ini
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: iPhone Seri Berapa yang Layak Dibeli Sesuai Gajimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Kamu Gabung Kabinet, Cocoknya Jadi Menteri Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Masuk ke Dunia Disney Tanpa Google, Bisakah Selamat?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Hidupmu Diangkat ke Layar Lebar, Genre Film Apa yang Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI