Benarkah Bali Sudah Jadi Milik Asing? Menparekraf Sandiaga Uno Buka Suara

M. Reza Sulaiman, Lilis Varwati

Selasa, 28 Mei 2024 | 15:13 WIB
Benarkah Bali Sudah Jadi Milik Asing? Menparekraf Sandiaga Uno Buka Suara
Sejumlah warga negara asing di Terminal Internasional Bandara Ngurah Rai, Denpasar, Kamis (6/8). (Antara)

Suara.com - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno menolak narasi tentang Bali yang dijajah oleh turis lantaran maraknya bisnis yang dijalankan oleh warga asing di Pulau Dewata tersebut. Menurut Sandi, tindakan warga asing membuat usaha di Bali termasuk pemanfaatan layanan publik selama dilakukan sesuai aturan.

Terlebih, Sandi juga melihat dengan adanya bisnis tersebut juga membantu perekonomian di Bali dan membuka lapangan pekerjaan baru.

Menparekraf Sandiaga Uno saat ditemui di kawasan Nusa Dua, Kabupaten Badung, Rabu (22/5/2024) (suara.com/Putu Yonata Udawananda)
Menparekraf Sandiaga Uno saat ditemui di kawasan Nusa Dua, Kabupaten Badung, Rabu (22/5/2024) (suara.com/Putu Yonata Udawananda)

"Jadi kemudahan berusaha melalui penyederhanaan perizinan itu merupakan salah satu transformasi layanan publik yang telah kami lakukan dan ini berhasil meningkatkan pertumbuhan ekonomi kita," kata Sandi dalam keterangannya, Senin (27/5/2024).

Pernyataan itu sekaligus menanggapi kritikan dari selebgram Wanda Ponika. Lewat postingan Instagram @wandaponika, selebgram tersebut menyebut keadaan Bali sekarang seperti dijajah oleh warga asing. Wanda juga mengatakan adanya isu diskriminasi aparat terhadap turis asing hingga terkesan perampasan pekerjaan di Bali bagi warga lokal.

Kondisi tersebut nyatanya dipandang berbeda oleh Sandi. Dia mengatakan bahwa pemerintah sudah memiliki aturan mengenai izin usaha dan bekerja bagi warga asing yang ada di Indonesia. Terlebih, apa yang terjadi di Bali rupanya juga terjadi di daerah-derah lain yang wisatanya memang terkenal hingga ke mancanegara.

"Yang terjadi di Bali itu sama dengan wilayah lain, baik di Likupang maupun di wilayah Indonesia lainnya, di mana masyarakat ingin berusaha itu diberikan kemudahan UMKM-UMKM. Tapi sebetulnya semuanya harus mengikuti, mengacu pada regulasi yang kita miliki. Usaha-usaha tersebut harus sesuai dengan peraturan perundang-undangan," kata Sandi.

Mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta itu menegaskan bahwa tetap ada batasan usaha dan bekerja baginwarga asing yang ada di Indonesia.

"Mereka juga tidak boleh mengambil porsi yang memang tidak boleh diambil oleh warga negara asing, tapi harus diberikan kesempatan kerjanya kepada warga lokal. Jadi kuncinya adalah penegakan aturan dan enforcement atau menindaklanjuti temuan jika seandainya ada penyimpangan. Jadi saya tidak sepakat sama sekali (Bali dijajah oleh warga asing)," ujar Sandi.

Hingga saat ini Bali memang masih menjadi tiga besar dari destinasi favorit turis mancanegara. Menurut Sandi, ada alasan khusus yang membuat Bali selaku diminati para turis asing.

baca juga

"Karena Bali memiliki keunggulan dari segi wisata berbasis budaya dan bahwa Bali ini memiliki keindahan alam. Juga masyarakatnya yang ramah serta adat istiadat yang dijaga," ucapnya.

Langkah konkret untuk menanggapi kritikan tersebut, lanjut Sandi, harus dilakukan penegakan hukum secara tegas bila memang ada pelanggar hukum. Hukuman terberat bagi warga asing itu bisa jadi dideportasi dari Bali dan kembali ke negara asal.

Selebgram Wanda Ponika Sebut Bali Dijajah Warga Asing

Viral di media sosial, selebgram Wanda Ponika mengungkapkan isi hatinya soal warga asing yang lebih diutamakan daripada warga lokal di Bali. Ia menuliskan curhatan soal fenomena tersebut di media sosial Instagram.

"Penjajahan modern di Bali, kita bisa apa? Masa mau diam aja? Apa peran pemerintah? Apa peran rakyat? Jeritan hati turis lokal, benarkah mau tak dianggap?" tulisnya.

Wanda juga memperlihatkan beberapa kelakukan warga asing yang menurutnya tidak pantas dilakukan, tapi masih dibela.

"Bali sering masuk daftar destinasi liburan terbaik. Terbaik atau terenak? Bisa setengah bugil bahkan bugil di sembarang tempat. Bisa main sirkus motor di jalan raya dan nonjok pecalang. Bisa manicure dan sewa villa ga mau bayar, dan balik ngancam warga lokal," tambahnya lagi.

Ia juga menyebut adanya perbedaan perlakuan oleh pelaku usaha di Bali terhadap warga lokal dan warga asing.

"Warga lokal pesan makanan semeja full tapi kalah servisnya dari pada bule yang duduk 3 jam dengan sebotol bir adalah kisah klasik dari Bali. Bahkan ada club yang bulenya bisa langsung masuk tapi warga lokal diperiksa ketat. Maafkan ini pahit, tapi ingatlah pada saudara-saudara lokal kita yang membuat Bali bertahan di era pandemi. Jangan sampai WNI kabur jalan-jalan dan shopping ke Thailand yang tak kalah asik dan murah. Mulailah menghargai semua turis dengan kadar yang sama termasuk lokal," tutupnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Resmi Bertunangan, Pembalap F1 Indonesia Pertama Ini Pebisnis Muda

Resmi Bertunangan, Pembalap F1 Indonesia Pertama Ini Pebisnis Muda

Bisnis | Selasa, 28 Mei 2024 | 13:42 WIB

Jejak Suami Pengacara Vina Cirebon yang Tewas Dibunuh 2018: Kenal dengan Menteri Jokowi

Jejak Suami Pengacara Vina Cirebon yang Tewas Dibunuh 2018: Kenal dengan Menteri Jokowi

News | Selasa, 28 Mei 2024 | 09:10 WIB

Pendidikan Moncer Athina Papadimitriou, Calon Istri Rio Haryanto yang Lulusan Luar Negeri

Pendidikan Moncer Athina Papadimitriou, Calon Istri Rio Haryanto yang Lulusan Luar Negeri

Lifestyle | Selasa, 28 Mei 2024 | 06:25 WIB

Terkini

Perusahaan Penimbun Sampah Liar di Kramat Jati Wajib Ganti Rugi

Perusahaan Penimbun Sampah Liar di Kramat Jati Wajib Ganti Rugi

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 17:29 WIB

J.C. STAFF Garap Anime Wound & Bandage, Romcom Putri Yakuza dan Pengasuhnya

J.C. STAFF Garap Anime Wound & Bandage, Romcom Putri Yakuza dan Pengasuhnya

Your Say | Selasa, 04 Agustus 2026 | 17:25 WIB

Polri Siap Hadapi Perlawanan Febrie Adriansyah Lewat Praperadilan Kasus Korupsi dan TPPU

Polri Siap Hadapi Perlawanan Febrie Adriansyah Lewat Praperadilan Kasus Korupsi dan TPPU

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 17:22 WIB

Timnas Indonesia vs Singapura: Awas Ketajaman Striker Berdarah Pacitan

Timnas Indonesia vs Singapura: Awas Ketajaman Striker Berdarah Pacitan

Bola | Selasa, 04 Agustus 2026 | 17:21 WIB

5 Sepatu Lari Mills Terbaik untuk Pemula dan Maraton, Nyaman Dipakai Latihan hingga Race

5 Sepatu Lari Mills Terbaik untuk Pemula dan Maraton, Nyaman Dipakai Latihan hingga Race

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 17:17 WIB

Kata-kata Jordi Amat Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam di Piala AFF 2026

Kata-kata Jordi Amat Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam di Piala AFF 2026

Bola | Selasa, 04 Agustus 2026 | 17:15 WIB

Aparat Kewalahan, Massa Duduki Gerbang Kejagung dan Hadang Jalan Panglima Polim

Aparat Kewalahan, Massa Duduki Gerbang Kejagung dan Hadang Jalan Panglima Polim

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 17:13 WIB

Flare Merah Menyala di Kejagung, Massa Mahasiswa Bawa Keranda Bertuliskan 'Febrie'

Flare Merah Menyala di Kejagung, Massa Mahasiswa Bawa Keranda Bertuliskan 'Febrie'

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 17:11 WIB

DPR RI Murka! Korban Curanmor di Bekasi Malah Diteror Sindikat, Polisi Diminta Bergerak Cepat

DPR RI Murka! Korban Curanmor di Bekasi Malah Diteror Sindikat, Polisi Diminta Bergerak Cepat

Bekaci | Selasa, 04 Agustus 2026 | 17:10 WIB

Pilih Gabung Ducati, Pedro Acosta Ogah Pakai Motor KTM yang Tak Kompetitif

Pilih Gabung Ducati, Pedro Acosta Ogah Pakai Motor KTM yang Tak Kompetitif

Your Say | Selasa, 04 Agustus 2026 | 17:10 WIB

×