Hari Lingkungan Sedunia, Ini 3 Gaya Hidup Ramah Lingkungan yang Perlu Diterapkan Sehari-hari

Bimo Aria Fundrika, Dini Afrianti Efendi

Rabu, 05 Juni 2024 | 07:25 WIB
Hari Lingkungan Sedunia, Ini 3 Gaya Hidup Ramah Lingkungan yang Perlu Diterapkan Sehari-hari
Ilustrasi barang-barang ramah lingkungan (unsplash.com/@privetannet)

Suara.com - Setiap 5 Juni diperingati sebagai Hari Lingkungan Hidup Sedunia. Mirisnya penanganan limbah di Indonesia masih belum menjadi isu penting, termasuk hanya sedikit orang yang tahu gaya hidup ramah lingkungan dan cara kelola sampah di rumah.

Laporan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) pada 2023 menyebutkan 39,1 persen dari 19,56 juta ton sampah di Indonesia berasal dari sampah rumah tangga. Inilah sebabnya menurut Pemerhati Lingkungan Dwi Sasetyaningtias mengingatkan pentingnya mengurangi penggunaan kemasan sekali pakai hingga mendaur ulang barang bekas.

Nah, berikut ini gaya hidup ramah lingkungan yang perlu diperhatikan dan terapkan dalam sehari-hari:

1. Jangan buang baju bekas layak pakai

Kerap kali seseorang membeli pakaian baru hanya karena pakaian yang ada sudah sedikit bernoda, bolong, atau bahkan sebatas tidak cocok lagi dengan gaya berpakaian saat ini. Padahal, limbah pakaian dari industri fast fashion bisa menyebabkan berbagai kerusakan lingkungan, mulai dari polusi tanah hingga penyumbatan aliran air.

Nah, daripada langsung dibuang jadi timbunan sampah, disarankan pakaian yang sudah tidak ingin digunakan tersebut didaur ulang menjadi produk yang lebih ramah lingkungan.

Daur ulang ini bisa dibuat barang yang hilang dimanfaatkan kembali, seperti toples bekas yang disulap menjadi wadah penyimpanan bumbu dapur. Tidak hanya ramah lingkungan, daur ulang seperti ini juga lebih ramah di kantong, karena mengurangi kebutuhan kita untuk membeli barang baru.

2. Sampah organik jadi sumber gizi tanah

 Sampah dapur organik seperti kulit bawang, atau sisa irisan tomat hingga sayur sangat bermanfaat untuk kesuburan tanah dan hanya memerlukan pengelolaan yang cukup praktis. Hal ini rajin dilakukan Tyas seperti yang kerap ia bagikan di akun TikTok @sasetyaningtyas, seputar cara mengompos sampah organik di rumah.

baca juga

Sebelum mengompos, Tyas terlebih dahulu menerapkan sistem pemilahan sampah di rumahnya, yakni memisahkan antara sampah organik (dapat diuraikan) dan anorganik (tidak dapat diuraikan). Pada proses pemisahan ini, sampah organik yang bisa langsung dikumpulkan dalam komposter drum maupun lubang biopori atau lubang resapan di halaman rumah. 

"Selanjutnya, kita dapat memanen pupuk kompos ketika semua sampah organik telah menghitam, tidak berbau, dan tidak ada lagi binatang pengurai di dalamnya," papar Tyas.

3. Cara jajan tapi gak nyampah

Tyas mengatakan masih banyak penjual dan kedai makanan yang masih menggunakan wadah atau kemasan sekali pakai. Kemasan yang masih didominasi oleh bahan plastik ini sulit diuraikan oleh tanah yang akhirnya mencemari lingkungan.

Agar tetap bisa nyaman jajan tanpa meninggalkan sampah, Tyas menyarankan agar dapat mulai membawa kotak bekal atau botol minum portable saat bepergian. Bisa juga dengan meminta pramusajinya untuk menyajikan makanan atau minuman di wadah yang sudah bawa. 

Tidak hanya untuk konsumsi sehari-hari, Tyas juga giat mengajak masyarkaat untuk membawa kantung belanja sendiri yang bisa digunakan untuk menaruh daging dan produk segar lainnya.

"Mengolah limbah sampah dengan baik dan benar ternyata masih menjadi kesulitan tersendiri yang dihadapi masyarakat Indonesia. Karenanya, lewat konten saya di TikTok, saya ingin memperlihatkan bagaimana masyarakat dapat ikut berkontribusi merawat lingkungan lewat berbagai tip yang mudah diterapkan. Kalau tahu cara mengolahnya, sampah tidak semenakutkan itu, kok. Lebih menakutkan efek jangka panjangnya," ungkap Tyas. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Geopark Maros-Pangkep Diusulkan Jadi Kawasan Ekonomi Khusus, Siap Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia

Geopark Maros-Pangkep Diusulkan Jadi Kawasan Ekonomi Khusus, Siap Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia

Bisnis | Sabtu, 01 Juni 2024 | 18:33 WIB

Masyarakat Diajak Maksimalkan Pemanfaatan Pengelolaan Sampah Supaya Jadi Nilai Ekonomis

Masyarakat Diajak Maksimalkan Pemanfaatan Pengelolaan Sampah Supaya Jadi Nilai Ekonomis

Bisnis | Selasa, 04 Juli 2023 | 12:47 WIB

Berkenalan dengan Pembalut Berbahan Bio Material yang Ramah Lingkungan

Berkenalan dengan Pembalut Berbahan Bio Material yang Ramah Lingkungan

Lifestyle | Rabu, 07 Juni 2023 | 20:40 WIB

Terkini

Garudayaksa FC Dikalahkan Persik, Milos Joksic Malu

Garudayaksa FC Dikalahkan Persik, Milos Joksic Malu

Bola | Sabtu, 12 September 2026 | 23:50 WIB

Panglima TNI Cup 2026 Jadi Ajang Adu Nyali, Eks Menpora Dito Ariotedjo Ikut Pacu Jetski

Panglima TNI Cup 2026 Jadi Ajang Adu Nyali, Eks Menpora Dito Ariotedjo Ikut Pacu Jetski

Sport | Sabtu, 12 September 2026 | 23:24 WIB

Hari Ke-5 Pencarian Jurnalis Hilang, Tim SAR Temukan Helm dan Jerigen di Perairan Anyer

Hari Ke-5 Pencarian Jurnalis Hilang, Tim SAR Temukan Helm dan Jerigen di Perairan Anyer

News | Sabtu, 12 September 2026 | 22:11 WIB

Sindiran Pelatih Persib Usai Takluk di GBK: Persija Rayakan Kemenangan Seperti Juara Liga Champions

Sindiran Pelatih Persib Usai Takluk di GBK: Persija Rayakan Kemenangan Seperti Juara Liga Champions

Jabar | Sabtu, 12 September 2026 | 21:52 WIB

Titik Terang Hilangnya Jurnalis di Krakatau, Basarnas Temukan 4 Barang di Perairan Selat Sunda

Titik Terang Hilangnya Jurnalis di Krakatau, Basarnas Temukan 4 Barang di Perairan Selat Sunda

Banten | Sabtu, 12 September 2026 | 21:39 WIB

Laba Anjlok 19 Persen, Astra Jor-joran Akuisisi Tambang Emas di Awal 2026

Laba Anjlok 19 Persen, Astra Jor-joran Akuisisi Tambang Emas di Awal 2026

Bisnis | Sabtu, 12 September 2026 | 20:53 WIB

Kisah Perjuangan Tati Purwanti, Mantan PMI yang Sukses Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei

Kisah Perjuangan Tati Purwanti, Mantan PMI yang Sukses Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei

Bekaci | Sabtu, 12 September 2026 | 20:29 WIB

Dari Cirebon ke Taipei, Tati Purwanti Bawa Kuliner Lokal dan Tumbuh Bersama BRI

Dari Cirebon ke Taipei, Tati Purwanti Bawa Kuliner Lokal dan Tumbuh Bersama BRI

Jakarta | Sabtu, 12 September 2026 | 20:27 WIB

Bubur Cirebon Go International, Kisah Tati Purwanti Bangun Usaha di Taipei

Bubur Cirebon Go International, Kisah Tati Purwanti Bangun Usaha di Taipei

Jawa Tengah | Sabtu, 12 September 2026 | 20:25 WIB

Jejak Kontak Terakhir 8 Warga Hilang Terdeteksi di Pulau Sebesi, Kemkomdigi Telusuri Sinyal

Jejak Kontak Terakhir 8 Warga Hilang Terdeteksi di Pulau Sebesi, Kemkomdigi Telusuri Sinyal

Tekno | Sabtu, 12 September 2026 | 20:24 WIB

×