Sosok Indigo Hard Gumay Jadi Sorotan Usai Ramalannya Sering Kebetulan Akurat, Bagaimana Pandangan Sains?

Bimo Aria Fundrika

Senin, 01 Juli 2024 | 13:12 WIB
Sosok Indigo Hard Gumay Jadi Sorotan Usai Ramalannya Sering Kebetulan Akurat, Bagaimana Pandangan Sains?
profil Hard Gumay (YouTube/dr Richard Lee)

Suara.com - Hard Gumay sedang menjadi perhatian warganet setelah meramalkan akan ada cobaan dalam hubungan Aaliyah Massaid dan Thariq Halilintar.

Menurut ramalan Hard Gumay, cobaan akan menimpa pihak perempuan. Ia menyebut bahwa Aaliyah Masaid akan menghadapi banyak godaan setelah prosesi lamaran. Ramalan ini segera menarik perhatian dan menjadi viral di kalangan warganet.

Hard Gumay, atau nama aslinya Hardiansyah Gumay, dikenal sebagai indigo yang sering meramalkan kehidupan selebriti Indonesia. Ia sering muncul di televisi untuk memberikan ramalannya, yang kebetulan terbukti.

Pria yang akrab disapa Hard Gumay atau Bang Gumay ini lahir di Sumatera Selatan pada 13 Oktober 1989. Saat ini, pria berusia 33 tahun ini sering tampil di reality show ANTV. Selain dikenal sebagai paranormal, ia juga berprofesi sebagai aktor dan presenter.

Tapi, bagaimana sebenarnya sains memandang indigo? 

ramalan Hard Gumay yang jadi kenyataan (YouTube/VDVC entertainment)
ramalan Hard Gumay yang jadi kenyataan (YouTube/VDVC entertainment)

Anak indigo merupakan konsep New Age yang memberikan karakteristik psikologis khusus pada anak tertentu. Ini melibatkan sesuatu yang disebut colorology, juga dikenal sebagai psikologi warna atau chromotherapy.

Colorology memberikan arti pada warna tertentu dan juga mengacu pada penggunaannya untuk tujuan terapeutik.

Warna indigo yang merupakan rona biru tua umumnya tergolong memberikan rasa tenang. Anak-anak indigo dikatakan sebagai anak-anak (atau orang dewasa) dengan "aura" berwarna nila yang memiliki "kemampuan spiritual atau metafisik khusus", menurut Mo Mulla, salah satu pencipta blog parenting Parental Questions. Aura Indigo dikatakan berwarna biru atau ungu.

Fenomena anak indigo merupakan fenomena yang cukup baru. Semuanya dimulai pada akhir tahun 1960an dan awal tahun 1970an ketika seorang paranormal dan parapsikolog California bernama Nancy Ann Tappe mulai memperhatikan anak-anak dengan aura nila.

baca juga

Dia memperhatikan peningkatan jumlah anak yang lahir pada waktu itu dengan aura nila. Mayoritas anak indigo lahir pada tahun 1980an dan 1990an.

DI tahun 1999 sebuah buku berjudul  "The Indigo Children: The New Kids Have Arrived" ditulis oleh penulis internasional Jan Tober dan Lee Carroll yang mempelajari aspek spiritual dari anak-anak ini. Buku tebal ini berfungsi sebagai "cetak biru bagi orang tua yang membesarkan anak indigo," tulis blogger parenting Kris McCormick melalui email.

Dalam deskripsi bukunya, penulis menyebut anak-anak ini sebagai mereka yang menampilkan "seperangkat atribut psikologis yang baru dan tidak biasa, mengungkapkan pola perilaku yang umumnya tidak terdokumentasikan sebelumnya".

Menurut penulis, karakteristik yang belum pernah terlihat sebelumnya ini memerlukan upaya khusus dari orang tua dan guru untuk "membantu mereka mencapai keseimbangan dan harmoni dalam hidup mereka, dan untuk membantu mereka menghindari frustrasi."

Pandangan kritis fenomena indigo

Tidak semua orang setuju dengan teori anak indigo ini. Beberapa ahli berpendapat label anak indigo digunakan sebagai semacam plester untuk anak-anak yang berpotensi menghadapi masalah yang tidak terdiagnosis seperti autisme, gangguan pemusatan perhatian/hiperaktivitas (ADHD), atau gangguan pemusatan perhatian.

Monica Vermani, psikolog klinis dan penulis "A Deeper Wellness: Conquering Stress, Mood, Anxiety and Traumas," mengatakan melalui bahwa dia merasa nyaman mengibarkan "bendera merah" tentang konsep tersebut.

Ia menjelaskan bahwa orang tua yang “dengan sepenuh hati menyetujui kerangka kerja indigo mungkin akan memandang gejala dan perilaku anak mereka yang bermasalah – seperti kurangnya perhatian, dan perilaku yang mengganggu atau menantang – melalui kacamata status atau identitas anak indigo mereka.”

Hal ini, jelasnya, “dapat menyebabkan mereka mengabaikan, menolak, atau menunda penanganan masalah melalui jalur tradisional berupa diagnosis dan pengobatan yang tepat.”

Misalnya, jika seorang anak tidak diobati karena ADHD, maka akan timbul konsekuensi yang luas. Banyak ahli mengatakan bahwa ADHD yang tidak diobati dapat menyebabkan masalah penyalahgunaan zat, kebiasaan makan yang buruk, dan bahkan keterampilan mengemudi yang buruk, dan masalah lainnya. Anak-anak dengan spektrum autisme yang tidak menerima dukungan cenderung tidak mengembangkan keterampilan sosial dan mungkin memiliki masalah perilaku yang signifikan seiring pertumbuhan dan kedewasaan mereka.

“Dalam masyarakat, kita hanya perlu melihat manusia sebagai manusia, dan kita semua mempunyai gejala-gejala yang dapat menghambat kita dalam satu atau lain cara dalam hidup,” kata Vermani.

“Adalah berbahaya untuk mengkategorikan orang daripada mengakui, memahami dan membantu mereka mengatasi gejala-gejala yang bermasalah. Secara profesional saya percaya bahwa pengobatan adalah tentang memberikan keterampilan mengatasi masalah, sumber daya, dan bimbingan profesional untuk mengatasi gejala-gejala yang bermasalah… sedini mungkin.”

Counters Berg, "ADHD, Autisme, neurodivergence, dan sebutan-sebutan sejenisnya adalah cara kita mengkategorikan kepekaan yang muncul seiring dengan pergeseran kesadaran yang sedang kita alami. Anak indigo adalah cara lain untuk menggambarkan konsep tersebut karena anak-anak kita datang dengan kesadaran yang lebih besar karena perubahan kolektif ini."

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Berapa Tarif Konsultasi Hard Gumay? Laku Banget dan Sering Dapat Klien Pengusaha

Berapa Tarif Konsultasi Hard Gumay? Laku Banget dan Sering Dapat Klien Pengusaha

Lifestyle | Senin, 01 Juli 2024 | 08:05 WIB

Bukan Settingan! Deretan Ramalan Hard Gumay Ini Benar-benar Terjadi, Gimana Nasib Thariq-Aaliyah?

Bukan Settingan! Deretan Ramalan Hard Gumay Ini Benar-benar Terjadi, Gimana Nasib Thariq-Aaliyah?

Lifestyle | Minggu, 30 Juni 2024 | 20:55 WIB

Sosok Hard Gumay: Indigo yang Ramalannya Sering Tepat, Kini Ramal Hubungan Thariq dan Aaliyah

Sosok Hard Gumay: Indigo yang Ramalannya Sering Tepat, Kini Ramal Hubungan Thariq dan Aaliyah

Lifestyle | Minggu, 30 Juni 2024 | 20:13 WIB

Terkini

Kupas Lagu Teh Hijau Tulus, Sulitnya Mencari Rasa yang Hilang

Kupas Lagu Teh Hijau Tulus, Sulitnya Mencari Rasa yang Hilang

Your Say | Rabu, 16 September 2026 | 17:00 WIB

Bukan Soal Biaya, Mengapa ESG Perlu Dilihat Sebagai Cara Kelola Risiko?

Bukan Soal Biaya, Mengapa ESG Perlu Dilihat Sebagai Cara Kelola Risiko?

News | Rabu, 16 September 2026 | 17:00 WIB

Inul Daratista Ungkap Cara Manjakan Kucing Kesayangan, Ternyata Waktu Makan Jadi Momen Bonding

Inul Daratista Ungkap Cara Manjakan Kucing Kesayangan, Ternyata Waktu Makan Jadi Momen Bonding

Lifestyle | Rabu, 16 September 2026 | 16:59 WIB

Spesifikasi Redmi Note 17 Series Lengkap, Ada yang Bawa Baterai 10.000 mAh & Anti Air 72 Jam

Spesifikasi Redmi Note 17 Series Lengkap, Ada yang Bawa Baterai 10.000 mAh & Anti Air 72 Jam

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 16:58 WIB

Menkeu Suahasil Dipanggil Prabowo ke Istana, Bahlil hingga Dony Oskaria Ikut Hadir

Menkeu Suahasil Dipanggil Prabowo ke Istana, Bahlil hingga Dony Oskaria Ikut Hadir

News | Rabu, 16 September 2026 | 16:56 WIB

Kembalinya Harta Karun Sasak, Kain Tenun Berusia Seabad Lebih

Kembalinya Harta Karun Sasak, Kain Tenun Berusia Seabad Lebih

Bali | Rabu, 16 September 2026 | 16:56 WIB

Bhimasena Run for Whale Shark 2026: Saat Langkah Kaki Membawa Pesan untuk Laut

Bhimasena Run for Whale Shark 2026: Saat Langkah Kaki Membawa Pesan untuk Laut

Jawa Tengah | Rabu, 16 September 2026 | 16:54 WIB

Flash Sale BRImo: Beli Pulsa Cukup Bayar Pakai Uang Koin Rp1

Flash Sale BRImo: Beli Pulsa Cukup Bayar Pakai Uang Koin Rp1

Bri | Rabu, 16 September 2026 | 16:48 WIB

Naik LRT Bareng Pramono, Prabowo Beri Instruksi Mendadak soal Penghijauan Jakarta

Naik LRT Bareng Pramono, Prabowo Beri Instruksi Mendadak soal Penghijauan Jakarta

News | Rabu, 16 September 2026 | 16:45 WIB

Promo BRI x RiaMiranda, Beri Gift Spesial untuk 250 Pembeli Pertama

Promo BRI x RiaMiranda, Beri Gift Spesial untuk 250 Pembeli Pertama

Bri | Rabu, 16 September 2026 | 16:44 WIB

×