Dampak Nonton Film Porno, Benarkah Bisa Picu Lakukan KDRT?

Vania Rossa

Kamis, 15 Agustus 2024 | 17:07 WIB
Dampak Nonton Film Porno, Benarkah Bisa Picu Lakukan KDRT?
Ilustrasi Nonton Konten Dewasa - (Freepik)

Suara.com - Konsumsi konten dewasa, termasuk film porno, telah menjadi bagian dari kehidupan banyak orang. Namun, dampak nonton film porno terhadap individu, hubungan, dan masyarakat secara keseluruhan, tidak dapat diabaikan. Terbaru, kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang dialami selebgram, Cut Intan Nabila, oleh suaminya sendiri, ternyata dipicu karena tindakan Armor Toreador (AT) yang kepergok menonton film porno di ponsel. Benarkah dampak nonton film porno bisa bikin lakukan KDRT?

Fakta itu disampaikan oleh Armor saat dirinya menjalani pemeriksaan oleh petugas kepolisian. Kala itu, Intan yang dari baru dua minggu melahirkan, bertanya pada sang suami. Hal inilah yang kemudian membuat Cut Intan Nabila dan Armor Toreador terlibat cekcok hingga berujung penganiayaan terhadap mantan atlet anggar tersebut.

Keinginan untuk mengakses film atau konten dewasa (pornografi) menjadi hal wajar yang dilakukan oleh manusia. Namun, hal tersebut bisa menimbulkan bahaya apabila seseorang sudah kecanduan melihat konten pornografi. Bahkan, jika sudah kecanduan, kebiasaan itu bisa berdampak negatif.

Tontonan pada film porno memberikan sensasi menyenangkan yang mirip seperti saat mengonsumsi alkohol. Ketika seseorang melakukan masturbasi sambil menontonnya, sirkuit dalam saraf tubuh akan melepaskan hormon dopamin, hormon yang memicu rasa bahagia yang berbeda. Pelaku itulah yang kemudian bisa memicu kecanduan karena efek 'ingin lebih' usai merasa puas.

Dampak Nonton Film Porno, Bisa Picu Lakukan KDRT?

Menurut beberapa penelitian, tayangan dalam film porno memang banyak memiliki dampak negatif daripada positifnya. Bahkan konten dewasa bisa merusak keharmonisan rumah tangga. Tak jarang beberapa kasus perceraian dipicu oleh pasangan yang kecanduan film porno.

Hobi menonton video syur meski sudah menikah bisa menjadi indikasi bahwa seseorang tidak merasa puas terhadap pasangan. Apabila dibiarkan, hal ini tentu akan mengurangi gairah seksual yang berdampak terhadap buruknya komunikasi antara pasangan di dunia nyata sehingga bisa menghancurkan hubungan rumah tangga.

Peneliti mengatakan, film porno bisa memberikan dampak ketagihan pada orang yang menontonnya. Ketagihan untuk menonton video dewasa bukanlah hal yang baik untuk seseorang, terutama yang sudah berumah tangga. Hal ini karena seseorang cenderung hanya akan memikirkan kepentingannya sendiri hingga berujung terabaikannya waktu bersama pasangan dan anak. 

Selain ketagihan, dampak yang akan dirasakan oleh seorang pecandu pornografi yaitu memiliki emosi yang tidak stabil dan susah dikontrol. Hal tersebut sangat berbahaya bila tidak segera ditangani, sebab seorang pecandu pornografi akan lebih mudah tersinggung dan marah.

baca juga

Kebanyakan orang yang memiliki emosi tidak stabil akan lebih mudah untuk depresi, sehingga tak menutup kemungkinan mereka melakukan KDRT terhadap pasangannya. Jenis KDRT yang sering dilakukan orang yang kencanduan pornografi adalah kekerasan fisik.

Tidak hanya kepada pasangannya, KDRT kemungkinan juga bisa dilakukan terhadap anak-anaknya. Bahkan dalam kasus yang parah, orang bisa gelap mata untuk membunuh pasangannya.

Dampak lain film porno yang bisa dirasakan oleh seseorang yaitu kerusakan otak yang berakibat rusaknya pola pikir manusia, sehingga akan sulit mengambil keputusan. Mereka juga akan mengalami disfungsi ereksi. Hal ini terjadi karena rata-rata pecandu pornografi membutuhkan lebih banyak rangsangan untuk mencapai titik orgasme.

Orang yang sudah kecanduan pornografi juga lebih suka berdiam diri di dalam rumah daripada berinteraksi dengan orang lain. Sehingga kebiasaan ini bisa mengganggu aktivitas sehari-hari untuk bersosialisasi.

Dalam kasus yang sudah terjadi, pornografi dapat membuat seseorang tidak bisa berpikir jernih. Karena orang-orang yang kecanduan film dewasa lebih mengutamakan hasrat seksualnya. Sehingga hal ini berisiko untuk melakukan kejahatan seksual dengan tujuan agar merasakan sensasi yang lebih.

Mengingat dampak negatifnya sangat banyak, para ahli kemudian menyarankan agar setiap rumah tangga yang sudah ketergantungan dengan tayangan pornografi harus segera melakukan konsultasi ke psikiater. Sebab jika terus dibiarkan, bukan hanya merusak hubungan rumah tangga, pornografi juga bisa mengubah sifat dan perangai pasangan, maupun perilaku diri sendiri.

Itulah dampak nonton film porno yang ternyata bisa memicu seseorang melakukan KDRT karena emosi yang tidak stabil dan sulit dikontrol akibat kecanduan pornografi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Viral Wartawan Toyor Kepala Armor Toreador, Ekspresi Polisi Ketawa Bikin Salfok: Pak Pol Mendukung

Viral Wartawan Toyor Kepala Armor Toreador, Ekspresi Polisi Ketawa Bikin Salfok: Pak Pol Mendukung

News | Kamis, 15 Agustus 2024 | 15:40 WIB

Ini Prestasi Cut Intan Nabila saat Masih Jadi Atlet Anggar, Pilih Mundur usai Nikah dan Punya Anak

Ini Prestasi Cut Intan Nabila saat Masih Jadi Atlet Anggar, Pilih Mundur usai Nikah dan Punya Anak

Lifestyle | Kamis, 15 Agustus 2024 | 13:14 WIB

Miris! Sedang Hamil Tua, Cut Intan Nabila Ternyata Pernah Curhat dengan Larissa Chou: Pernikahanku di Ujung Tanduk

Miris! Sedang Hamil Tua, Cut Intan Nabila Ternyata Pernah Curhat dengan Larissa Chou: Pernikahanku di Ujung Tanduk

Lifestyle | Kamis, 15 Agustus 2024 | 13:02 WIB

Terkini

Bukan Hanya Populer, Seskab Teddy Salip Sejumlah Menteri Senior dalam Urusan Kinerja

Bukan Hanya Populer, Seskab Teddy Salip Sejumlah Menteri Senior dalam Urusan Kinerja

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 00:19 WIB

Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet

Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet

Bola | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 23:35 WIB

Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah

Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik

Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 21:35 WIB

IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung

IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 21:27 WIB

5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau

5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:31 WIB

Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026

Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026

Otomotif | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:15 WIB

Kredit Macet Hantui Industri Pinjol

Kredit Macet Hantui Industri Pinjol

Bisnis | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:05 WIB

Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru

Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru

Jawa Tengah | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:00 WIB

Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung

Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung

Lampung | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:57 WIB

×