Potensi Gempa Megathrust Disebut 'Tinggal Menunggu Waktu', Kapan akan Terjadi?

Dany Garjito

Selasa, 20 Agustus 2024 | 15:44 WIB
Potensi Gempa Megathrust Disebut 'Tinggal Menunggu Waktu', Kapan akan Terjadi?
Ilustrasi Gempa Megathrust (unsplash)

Belakangan ini warganet terutama di media sosial tengah ramai membahas tentang potensi akan terjadinya bencana besar di Indonesia, yakni potensi terjadinya gempat Megathrust.

Sebagai salah satu pulau dengan penduduk terpadat di Indonesia, Pulau Jawa menjadi disebut masuk ke dalam daerah yang terkena dampak gempa Megathrust ini. 

Daryono, selaku Kepala Pusat Gempa Bumi dan Tsunami BMKG angkat suara melalui postingannya di media sosial X pada Kamis (15/082/2024) yang lalu terkait hebohnya berita mengenai gempa ini.

Munculnya kembali pembahasan potensi gempa di zona megathrust saat ini bukanlah bentuk peringatan dini yang seolah-olah dalam waktu dekat akan segera terjadi gempa besar, tidak demikian,” tulis Daryono.

Kapan Gempa Megathrust di Indonesia Terjadi?

Pada postingan sebelumnya, Daryono sempat menyinggung tentang potensi terjadinya Megathrust di Indonesia saat dirinya menganalisis gempa besar di Megathrust Nankai Jepang.

Daryono menyebut dua zona Megathrust yang sudah sangat lama tidak mengalami gempa atau dengan kata lain memiliki seismic gap, yakni Megathrust Selat Sunda dan Megathrust Mentawai-Siberut dengan potensi kekuatannya masing-masing M 8,7 dan M 8,9.

Seismic gap sendiri memiliki makna bahwa zona tersebut termasuk zona sumber gempa potensial tetapi belum terjadi gempa besar selama masa puluhan sampai ratusan terakhir.

Berdasarkan data pada Peta Sumber dan Bahaya Gempa Indonesia Tahun 2017, kedua segmen Megathrust yang disebutkan di atas memang sudah sangat lama sejak terakhir kali mengalami gempa, tepatnya lebih dari dua abad yang lalu.

baca juga

“Rilis gempa di kedua segmen Megathrust ini boleh dikata ‘tinggal menunggu waktu’ karena kedua wilayah tersebut sudah ratusan tahun belum terjadi gempa besar,” ujar Daryono.

Berdasarkan penjelasan Dayono tersebut, memang belum ada waktu yang pasti tentang kapan terjadinya gempa Megathrust di Indonesia tersebut. Namun, ditilik dari pernyataan di atas, sepertinya masyarakat Indonesia diminta untuk bersiap-siap menghadapi bencana yang katanya ‘tinggal menunggu waktu’ tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Arti Mimpi Gempa Bumi: Pertanda Keberuntungan atau Masalah?

Arti Mimpi Gempa Bumi: Pertanda Keberuntungan atau Masalah?

Lifestyle | Minggu, 18 Agustus 2024 | 21:24 WIB

Kapan Gempa Megathrust Terjadi? BMKG Ungkap Fakta Mengkhawatirkan!

Kapan Gempa Megathrust Terjadi? BMKG Ungkap Fakta Mengkhawatirkan!

Lifestyle | Minggu, 18 Agustus 2024 | 21:03 WIB

Gempa Megathrust Hoax atau Fakta? Ini Penjelasan Resmi BMKG

Gempa Megathrust Hoax atau Fakta? Ini Penjelasan Resmi BMKG

Lifestyle | Minggu, 18 Agustus 2024 | 18:23 WIB

Terkini

105 Mitra Pengemudi Grab Dapat Kesempatan Umrah

105 Mitra Pengemudi Grab Dapat Kesempatan Umrah

Foto | Minggu, 13 September 2026 | 05:00 WIB

Pencarian 5 Jurnalis dan 3 Awak Kapal Masih Nihil akibat Cuaca Buruk di Lapangan

Pencarian 5 Jurnalis dan 3 Awak Kapal Masih Nihil akibat Cuaca Buruk di Lapangan

Banten | Minggu, 13 September 2026 | 01:36 WIB

Garudayaksa FC Dikalahkan Persik, Milos Joksic Malu

Garudayaksa FC Dikalahkan Persik, Milos Joksic Malu

Bola | Sabtu, 12 September 2026 | 23:50 WIB

Panglima TNI Cup 2026 Jadi Ajang Adu Nyali, Eks Menpora Dito Ariotedjo Ikut Pacu Jetski

Panglima TNI Cup 2026 Jadi Ajang Adu Nyali, Eks Menpora Dito Ariotedjo Ikut Pacu Jetski

Sport | Sabtu, 12 September 2026 | 23:24 WIB

Hari Ke-5 Pencarian Jurnalis Hilang, Tim SAR Temukan Helm dan Jerigen di Perairan Anyer

Hari Ke-5 Pencarian Jurnalis Hilang, Tim SAR Temukan Helm dan Jerigen di Perairan Anyer

News | Sabtu, 12 September 2026 | 22:11 WIB

Sindiran Pelatih Persib Usai Takluk di GBK: Persija Rayakan Kemenangan Seperti Juara Liga Champions

Sindiran Pelatih Persib Usai Takluk di GBK: Persija Rayakan Kemenangan Seperti Juara Liga Champions

Jabar | Sabtu, 12 September 2026 | 21:52 WIB

Titik Terang Hilangnya Jurnalis di Krakatau, Basarnas Temukan 4 Barang di Perairan Selat Sunda

Titik Terang Hilangnya Jurnalis di Krakatau, Basarnas Temukan 4 Barang di Perairan Selat Sunda

Banten | Sabtu, 12 September 2026 | 21:39 WIB

Laba Anjlok 19 Persen, Astra Jor-joran Akuisisi Tambang Emas di Awal 2026

Laba Anjlok 19 Persen, Astra Jor-joran Akuisisi Tambang Emas di Awal 2026

Bisnis | Sabtu, 12 September 2026 | 20:53 WIB

Kisah Perjuangan Tati Purwanti, Mantan PMI yang Sukses Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei

Kisah Perjuangan Tati Purwanti, Mantan PMI yang Sukses Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei

Bekaci | Sabtu, 12 September 2026 | 20:29 WIB

Dari Cirebon ke Taipei, Tati Purwanti Bawa Kuliner Lokal dan Tumbuh Bersama BRI

Dari Cirebon ke Taipei, Tati Purwanti Bawa Kuliner Lokal dan Tumbuh Bersama BRI

Jakarta | Sabtu, 12 September 2026 | 20:27 WIB

×