Mengapa Paus Fransiskus Dipuji sebagai SJW? Ini Daftar Gebrakannya

Ruth Meliana

Jum'at, 06 September 2024 | 12:48 WIB
Mengapa Paus Fransiskus Dipuji sebagai SJW? Ini Daftar Gebrakannya
Paus Fransiskus (Instagram/franciscus)

Suara.com - Kehadiran Kepala Negara Vatikan, Paus Fransiskus di Indonesia pada 3 sampai 6 September 2024 tengah menjadi perhatian banyak orang, terutama umat Katolik di Tanah Air. Selain memperlihatkan kesederhanaan, Paus Fransiskus juga dipuji sebagai SJW (social justice warrior) alias pejuang keadilan sosial.

"FYI bagi non-Katolik. Paus yang datang sekarang ini SJW mentok. Perhatian khususnya tidak sebatas soal toleransi. Di masanya, beliau keluarkan ensiklik Laudato Si yang banyak bicara soal keadilan ekologis dan Fratelli tutti yang banyak mengkritik spekulasi dan industri keuangan," bunyi cuitan seorang warganet pada Kamis (5/9/2024).

Lantas apa saja gebrakan Paus Fransiskus hingga dipuji sebagai SJW? Simak penjelasan berikut ini.

Gebrakan Paus Fransiskus Sebagai SJW

Paus Fransiskus (Instagram/franciscus)
Paus Fransiskus (Instagram/franciscus)

1. Peduli Keselamatan dan Kelestarian Lingkungan

Di tahun 2015, Paus Fransiskus mengeluarkan surat (ensiklik) ke seluruh uskup sedunia, "Laudato Si" tentang kepedulian lingkungan. Sejak itu, 354 institusi Katolik di lebih dari 50 negara telah melakukan divestasi dari bisnis energi fosil. Di tahun yang sama, Paus juga mengumpulkan walikota sedunia di Vatikan untuk konferensi dan komitmen iklim.

Gebrakan selanjutnya di tahun 2018, Paus mengumpulkan titan minyak dan meminta mereka diversifikasi bisnis. Pihak yang dipanggil Paus ini termasuk Exxon, Eni, dan BP.

Selain itu Paus Fransiskus juuga mengadakan kunjungan ke negara yang rentan dampak krisis iklim yakni Madagaskar, Mozambique, Mauritius di tahun 2019 untuk menekankan aksi ekologi.

Tak berhenti sampai di situ, Paus juga jadi tuan rumah dan berpartisipasi dalam joint appealFaith and Science: Towards COP26” di tahun 2021. Selain itu pada tahun 2023, Paus mengeluarkan Seruan Apostolik "Laudate Deum" untuk segera dan bersama-sama berkontribusi menanggulangi krisis iklim.

2. Sederhana Tapi Berprinsip Kuat

baca juga

Kepemimpian Paus Fransiskus pun menonjol karena sifatnya yang sederhana, rendah hati, dan merakyat, tapi tetap menjunjung prinsip yang kuat.

Bahkan Paus Paus Fransiskus disebut sebagai paus perdamaian, keadilan, lingkungan hidup dan kaum periferi, tokoh pejuang kemanusiaan yang andal serta tak kenal lelah.

3. Komitmen Pada Perdamaian Dunia

Bukan hanya itu, Paus Fransiskus juga berkomitmen pada perdamaian yang melampaui batas-batas agama dan budaya. Bahkan dalam beberapa tahun terakhir, Paus mengangkat prinsip persahabatan dan saling menghargai lewat persaudaraan lintas agama.

Salah satu yang dilakukan Paus adalah penandatanganan Dokumen Persaudaraan Manusia untuk Perdamaian Dunia dan Kehidupan Bersama atau dikenal dengan sebutan Dokumen Abu Dhabi bersama Imam Besar Al- Azhar di tahun 2019. Hal itu jadi langkah penting dalam usaha Paus membangun perdamaian dunia.

4. Soroti Isu Politik dan Sosial Dunia

Paus Fransiskus turut vokal menanggapi berbagai isu politik dan sosial dunia. Beliau sering mengkritik kebijakan yang membatasi hak-hak pengungsi dan imigran, termasuk kebijakan imigrasi Donald Trump, Presiden Amerika Serikat periode 2017-2021.

Paus juga secara terbuka mengecam proyek tembok perbatasan Amerika Serikat-Meksiko yang diusung Trump. Paus menyebutnya sebagai simbol pemisahan serta eksklusi yang bertentangan dengan nilai-nilai kemanusiaan.

Merespons konflik Rusia-Ukraina, Paus juga aktif terlibat dalam upaya diplomasi untuk meredakan ketegangan yang makin panas. Lewat pernyataan publik, doa dan keterlibatannya dalam dialog internasional, Paus menekankan perlunya rekonsiliasi dan mengutuk kekerasan yang menyebabkan penderitaan.

Paus juga vokal terhadap isu kudeta Myanmar dan berulang kali menyerukan pada militer Myanmar agar membebaskan para tahanan politik. Beliau pun tak segan mengkritik kebijakan pasar bebas yang dianggap gagal mensejahterakan masyarakat. Terbaru, Paus juga lantang menyuarakan gencatan senjata dalam konflik Palestina-Israel.

5. Soroti Kekerasan terhadap perempuan dan anak-anak

Dalam kesempatan mendatang, Paus disebut akan membahas tema-tema kritis seperti dehumanisasi serta kekerasan pada perempuan dan anak-anak. Menurut Pater Paulus Budi Kleden SVD, Uskup Agung Ende, Flores, pesan-pesan yang akan dibawa Paus itu sangat relevan untuk Indonesia.

"Kekerasan terhadap perempuan dan anak-anak dalam berbagai bentuk, baik verbal, fisik, maupun seksual, merupakan masalah yang mendalam dalam masyarakat kita," ujar Budi Kleden.

Kontributor : Trias Rohmadoni

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Resmi Comeback, 2NE1 Siap Konser di Indonesia pada November Mendatang

Resmi Comeback, 2NE1 Siap Konser di Indonesia pada November Mendatang

Your Say | Jum'at, 06 September 2024 | 12:22 WIB

Makna 2 Ayat Al Quran yang Dibacakan Kayla di Depan Paus Fransiskus, Jadi Sorotan Dunia

Makna 2 Ayat Al Quran yang Dibacakan Kayla di Depan Paus Fransiskus, Jadi Sorotan Dunia

Lifestyle | Jum'at, 06 September 2024 | 12:20 WIB

Dihadiri 86 Ribu Orang, Sampah Misa Akbar Bareng Paus Fransiskus di GBK Capai 19,8 Ton

Dihadiri 86 Ribu Orang, Sampah Misa Akbar Bareng Paus Fransiskus di GBK Capai 19,8 Ton

News | Jum'at, 06 September 2024 | 12:04 WIB

Adab Lyodra ke Anton Jamaica Cafe di Misa Akbar Paus Fransiskus Jadi Omongan

Adab Lyodra ke Anton Jamaica Cafe di Misa Akbar Paus Fransiskus Jadi Omongan

Lifestyle | Jum'at, 06 September 2024 | 11:58 WIB

Riwayat Karier Ribka Tjiptaning, Politisi Keturunan PKI yang Kini Jadi Anggota DPR

Riwayat Karier Ribka Tjiptaning, Politisi Keturunan PKI yang Kini Jadi Anggota DPR

News | Jum'at, 06 September 2024 | 11:35 WIB

Berkelas! Komentar Mengejutkan Jay Idzes cs Usai Tahan Arab Saudi, Maarten Paes Bilang Begini

Berkelas! Komentar Mengejutkan Jay Idzes cs Usai Tahan Arab Saudi, Maarten Paes Bilang Begini

Bola | Jum'at, 06 September 2024 | 11:34 WIB

Terkini

Bukan Hanya Populer, Seskab Teddy Salip Sejumlah Menteri Senior dalam Urusan Kinerja

Bukan Hanya Populer, Seskab Teddy Salip Sejumlah Menteri Senior dalam Urusan Kinerja

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 00:19 WIB

Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet

Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet

Bola | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 23:35 WIB

Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah

Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik

Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 21:35 WIB

IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung

IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 21:27 WIB

5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau

5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:31 WIB

Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026

Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026

Otomotif | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:15 WIB

Kredit Macet Hantui Industri Pinjol

Kredit Macet Hantui Industri Pinjol

Bisnis | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:05 WIB

Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru

Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru

Jawa Tengah | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:00 WIB

Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung

Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung

Lampung | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:57 WIB

×