Aturan Membawa Makanan Sisa dari Pesawat, WNI Dideportasi Gara-Gara Kesalahan Ini

Vania Rossa

Sabtu, 28 September 2024 | 13:03 WIB
Aturan Membawa Makanan Sisa dari Pesawat, WNI Dideportasi Gara-Gara Kesalahan Ini
Aturan Membawa Makanan Sisa dari Pesawat (Unsplash)

Suara.com - Belum lama ini, beredar berita seorang Warna Negara Indonesia (WNI) yang dideportasi lantaran tak mampu membayar denda dari petugas bea cukai Taiwan sebesar NT$200.000, atau lebih dari Rp 99,8 juta akibat mencoba membawa sisa makanan yang mengandung daging babi dari pesawat. Tak dipungkiri, sebagian orang memang belum banyak yang mengetahui aturan membawa makanan sisa dari pesawat.

Ketika bepergian naik pesawat, beberapa maskapai penerbangan kerap membagikan makanan kepada para penumpang di dalam pesawat. Dari seluruh makanan yang dibagikan itu, tak semua penumpang akan menghabiskan makanan tersebut. Sehingga, sebagian orang memilih membawa makanan tersebut saat turun dari pesawat dan menghabiskannya saat sampai di tempat tujuan.

Sekilas memang tak ada yang aneh dari kebiasaan itu, daripada harus membuang makanan yang masih banyak atau belum dimakan sama sekali. Namun ternyata ada ketentuan bila kita ingin membawa makanan yang dibagikan di pesawat ini.

Aturan Membawa Makanan Sisa dari Pesawat

Sejauh ini, tidak ada aturan resmi terkait larangan untuk membawa makanan sisa dari pesawat. Itu artinya, penumpang pesawat boleh membawa turun makanan yang ia dapat.

Namun satu hal yang perlu jadi perhatian, tidak semua negara mengizinkan membawa beberapa jenis makanan, termasuk Taiwan yang melarang pengunjungnya membawa daging olahan babi. Hal ini dilakukan guna untuk mengurangi risiko virus flu babi melalui penggunaan limbah makanan di negara tersebut.

Selain babi, Taiwan juga melarang beberapa jenis makanan lain untuk di bawa masuk ke negaranya. Berikut di antaranya:

  1. Daging unggas beserta produk olahannya. Seperti daging api, domba, rusa, kuda, zebra, tapir, badak, ayam, bebek, angsa dan lainnya.
  2. Makanan untuk hewan peliharaan dan tulang mainan untuk hewan peliharaan.
  3. Produk panganan hewani lainnya yang berisiko seperti telur, susu, darah, jeroan, tulang, tanduk, kulit dan lainnya.
  4. Produk pangan nabati yang bisa berjamur, seperti bawang merah, bawang putih, jahe, kunyit, kacang tanah, biji selasih, wijen dan lainnya.
  5. Segala produk tanaman hidup termasuk sayuran.

Selain itu, penumpang dilarang mengambil barang-barang yang digunakan sebagai fasilitas dalam pesawat, seperti:

  • Alat makan, termasuk, sendok, garpu, piring dan serbet
  • Selimut dan bantal
  • Perlengkapan di toilet seperti tisu, parfum, lotion, dan lainnya
  • Headphone, kecuali headphone sekali pakai, yang boleh dibawa
  • Kartu keselamatan yang terletak di kantong kursi
  • Sabuk pengaman, jaket pelampung, dan masker oksigen darurat.

Penumpang yang nekat mengambil barang-barang ini akan menerima konsekuensi yang serius sebab beberapa di antaranya terkait dengan keselamatan penerbangan. Bila penumpang ketahuan mengambilnya, maka akan dihukum sesuai undang-undang negara yang berlaku.  

baca juga

Demikian tadi ulasan mengenai aturan membawa makanan sisa dari pesawat.

Kontributor : Putri Ayu Nanda Sari

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Naik Pesawat Saat Hamil 8 Bulan, Apa Saja Risiko yang Bisa Terjadi?

Naik Pesawat Saat Hamil 8 Bulan, Apa Saja Risiko yang Bisa Terjadi?

Health | Kamis, 12 September 2024 | 16:19 WIB

Aturan Wanita Hamil Naik Pesawat, Benarkah Harus Pakai Jet Pribadi?

Aturan Wanita Hamil Naik Pesawat, Benarkah Harus Pakai Jet Pribadi?

Lifestyle | Rabu, 11 September 2024 | 17:39 WIB

RI Rugi Rp 551 Triliun per Tahun Gegara Banyak Makanan Sisa yang Terbuang

RI Rugi Rp 551 Triliun per Tahun Gegara Banyak Makanan Sisa yang Terbuang

Bisnis | Rabu, 03 Juli 2024 | 14:57 WIB

Terkini

Jadi Takut Makan karena Tayangan di Media Sosial? Waspadai Konten Kesehatan yang Menakut-nakuti

Jadi Takut Makan karena Tayangan di Media Sosial? Waspadai Konten Kesehatan yang Menakut-nakuti

Health | Selasa, 15 September 2026 | 17:20 WIB

Industri Telekomunikasi Diminta Perkuat Kolaborasi, Kepercayaan Publik Jadi Taruhan

Industri Telekomunikasi Diminta Perkuat Kolaborasi, Kepercayaan Publik Jadi Taruhan

Tekno | Selasa, 15 September 2026 | 17:19 WIB

Di Mana Nusron Wahid? Absen Rapat DPR Usai Pejabat Kementerian ATR Kena OTT KPK

Di Mana Nusron Wahid? Absen Rapat DPR Usai Pejabat Kementerian ATR Kena OTT KPK

News | Selasa, 15 September 2026 | 17:19 WIB

Review Film Agensi Rumah Tangga: Saat Isu Kerasnya PHK Dibalut Komedi Segar

Review Film Agensi Rumah Tangga: Saat Isu Kerasnya PHK Dibalut Komedi Segar

Your Say | Selasa, 15 September 2026 | 17:18 WIB

Media Asing Sorot Perasaan Purbaya Dipecat Prabowo, Singgung Krisis Kepercayaan Investor

Media Asing Sorot Perasaan Purbaya Dipecat Prabowo, Singgung Krisis Kepercayaan Investor

News | Selasa, 15 September 2026 | 17:17 WIB

Hari ke-8 Pencarian Rombongan Jurnalis: Kabut Tebal, Ombak 2,5 Meter dan Bahaya Erupsi Krakatau

Hari ke-8 Pencarian Rombongan Jurnalis: Kabut Tebal, Ombak 2,5 Meter dan Bahaya Erupsi Krakatau

News | Selasa, 15 September 2026 | 17:13 WIB

IHSG Makin Anjlok Setelah Purbaya Dicopot dari Menkeu, Betah di Level 6.400

IHSG Makin Anjlok Setelah Purbaya Dicopot dari Menkeu, Betah di Level 6.400

Bisnis | Selasa, 15 September 2026 | 17:09 WIB

Kementan Targetkan Ekspor 10.000 Ton Beras ke Palestina

Kementan Targetkan Ekspor 10.000 Ton Beras ke Palestina

Bisnis | Selasa, 15 September 2026 | 17:06 WIB

Aksi Bobol Toko Terpantau CCTV HP, Pencuri di Probolinggo Tewas Dihajar Massa

Aksi Bobol Toko Terpantau CCTV HP, Pencuri di Probolinggo Tewas Dihajar Massa

Jatim | Selasa, 15 September 2026 | 17:06 WIB

Liburan di Luar Negeri Diskon Jutaan, Begini Cara Klaim Diskon BRI di Avia Tour!

Liburan di Luar Negeri Diskon Jutaan, Begini Cara Klaim Diskon BRI di Avia Tour!

Bri | Selasa, 15 September 2026 | 17:05 WIB

×