Tahukah Kamu Tanggal 2 Oktober Hari Apa? Ada Momen Istimewa!

Chyntia Sami Bhayangkara

Selasa, 01 Oktober 2024 | 13:15 WIB
Tahukah Kamu Tanggal 2 Oktober Hari Apa? Ada Momen Istimewa!
tanggal 2 oktober hari apa (Unsplash)

Suara.com - Bulan Oktober 2024 menjadi bulan kesepuluh di tahun ini, yang artinya tahun 2025 akan segera tiba dalam waktu dekat. Meski secara praktis tidak hari libur atau cuti bersama selain akhir pekan, tapi ada beberapa tanggal penting di bulan ini. Salah satu pertanyaan yang banyak diajukan netizen adalah tanggal 2 Oktober 2024 hari apa?

2 Oktober sendiri menjadi salah satu tanggal penting di Indonesia, karena terkait dengan warisan budaya dan tradisi asli Indonesia. Setiap tahun, tanggal ini selalu diperingati dengan cukup meriah oleh masyarakat secara umum, berbagai dinas, kantor, dan komunitas.

Tanggal 2 Oktober Hari Apa?

Tanggal 2 Oktober 2024 akan diperingati sebagai Hari Batik Nasional. Peringatan yang dilakukan setiap tahun ini ditujukan untuk menunjukkan ekspresi atau rasa bangga pada kain tradisional asal Indonesia yang kini telah mendunia.

Peringatan Hari Batik Nasional sendiri bermula dari pengakuan batik sebagai warisan budaya tak benda oleh UNESCO pada tahun 2009 lalu. Hal ini dilakukan pada sidang ke-4 Komite Antar Pemerintah tentang Warisan Tak Benda di Abu Dhabi, 2 Oktober 2009.

Pengakuan batik sebagai warisan budaya tak benda manusia juga dilakukan bersamaan dengan warisan budaya lain, seperti wayang, keris, noken, dan juga tari saman. Penetapan dilakukan oleh presiden Susilo Bambang Yudhoyono melalui Keputusan Presiden Nomor 33 Tahun 2009 yang dikeluarkan pada 17 November 2009 lalu.

Hingga saat ini, momen peringatan Hari Batik Nasional memiliki nilai yang kental akan pernyataan tegas bahwa batik adalah warisan budaya milik masyarakat Indonesia, yang merupakan salah satu identitas dan ciri khas yang dimiliki oleh negara ini.

Hari Anti Kekerasan Sedunia

Selain Hari Batik Nasional, 2 Oktober 2024 juga menjadi Hari Anti Kekerasan Sedunia, atau biasa disebut dengan International Day of Non Violence. Peringatan pada hari ini ditetapkan oleh PBB pada tahun 2007 lalu, dengan tujuan menghormati aktivis India, Mohandas Karamchand Gandhi atau Mahatma Gandhi.

Alasan utama yang digunakan oleh PBB adalah karena komitmen dari Mahatma Gandhi terhadap kemerdekaan India dengan metode perjuangan tanpa kekerasan. Mahatma Gandhi memiliki pandangan bahwa penggunaan kekerasan untuk mencapai perdamaian sama sekali tidak rasional, dan diperlukan cara yang benar untuk menghasilkan tujuan yang sejalan.

Itu tadi sekilas penjelasan tentang tanggal 2 Oktober hari apa yang bisa disampaikan dalam artikel singkat kali ini. Semoga menjadi artikel yang berguna untuk Anda, dan selamat melanjutkan kegiatan Anda berikutnya!

baca juga

Kontributor : I Made Rendika Ardian

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sejarah Hari Batik Nasional: Dari Cinderamata Soeharto Hingga Pengakuan UNESCO

Sejarah Hari Batik Nasional: Dari Cinderamata Soeharto Hingga Pengakuan UNESCO

Lifestyle | Senin, 30 September 2024 | 21:59 WIB

Tanggal 11 Oktober Diperingati Sebagai Hari Apa?

Tanggal 11 Oktober Diperingati Sebagai Hari Apa?

Lifestyle | Sabtu, 28 September 2024 | 21:10 WIB

Insan Pegadaian Peringati Maulid Nabi Bersama Ustaz Maulana dan Sabyan Gambus

Insan Pegadaian Peringati Maulid Nabi Bersama Ustaz Maulana dan Sabyan Gambus

Bisnis | Selasa, 24 September 2024 | 19:51 WIB

Terkini

Perbedaan Sunscreen Skintific dan Amaterasun, dari Tekstur hingga Tingkat Proteksi

Perbedaan Sunscreen Skintific dan Amaterasun, dari Tekstur hingga Tingkat Proteksi

Lifestyle | Kamis, 10 September 2026 | 07:00 WIB

Masker Jadi Barang Buruan, Harga Melonjak: Ada Ancaman Pidana bagi Pedagang Nakal?

Masker Jadi Barang Buruan, Harga Melonjak: Ada Ancaman Pidana bagi Pedagang Nakal?

News | Kamis, 10 September 2026 | 07:00 WIB

Karhutla Jadi Bencana Paling Banyak Terjadi di Indonesia, Capai 627 Kejadian

Karhutla Jadi Bencana Paling Banyak Terjadi di Indonesia, Capai 627 Kejadian

Foto | Kamis, 10 September 2026 | 07:00 WIB

Huawei FreeBuds 7 Resmi Meluncur, Bawa Fitur ANC AI Baterai Tahan 42 Jam

Huawei FreeBuds 7 Resmi Meluncur, Bawa Fitur ANC AI Baterai Tahan 42 Jam

Your Say | Kamis, 10 September 2026 | 06:40 WIB

Ulasan Novel Membunuh Alice: Ketika Mimpi Buruk Menjadi Kenyataan

Ulasan Novel Membunuh Alice: Ketika Mimpi Buruk Menjadi Kenyataan

Your Say | Kamis, 10 September 2026 | 06:25 WIB

Ekonomi Semarang Tumbuh 6,49 Persen, LEPAS Ekspansi Pasar Mobil Listrik Premium

Ekonomi Semarang Tumbuh 6,49 Persen, LEPAS Ekspansi Pasar Mobil Listrik Premium

Jawa Tengah | Kamis, 10 September 2026 | 06:10 WIB

Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Masih Siaga

Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Masih Siaga

Foto | Kamis, 10 September 2026 | 06:00 WIB

25 Tahun Konflik Agraria di Jambi Tak Selesai! BAM DPR Bakal Turun dan Investigasi

25 Tahun Konflik Agraria di Jambi Tak Selesai! BAM DPR Bakal Turun dan Investigasi

News | Rabu, 09 September 2026 | 23:45 WIB

Genap 17 Tahun Otomatis Punya Rekening, Buat Apa?

Genap 17 Tahun Otomatis Punya Rekening, Buat Apa?

News | Rabu, 09 September 2026 | 23:19 WIB

Bukan Siang Hari, Ini Waktu Udara Palembang Paling Berbahaya Saat PM2.5 Tembus 600

Bukan Siang Hari, Ini Waktu Udara Palembang Paling Berbahaya Saat PM2.5 Tembus 600

Sumsel | Rabu, 09 September 2026 | 22:30 WIB

×